Al-Qur'an : Mengapa begitu banyak nama perempuan bernama Aisha?

Dilihat 1,22 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hal itu karena Hazrat Aisha (R.A) adalah salah satu istri dari Nabi Muhammad (SAW). Beliau dikenal bijaksana,  baik dan merupakan sumber banyak hadis (kumpulan perkataan Nabi). Beliau adalah salah satu istri favorit Nabi dan disebut Umm Ul Mukminin (Ibu dari orang-orang beriman). Dalam aliran sunni,  beliau adalah salah satu sosok wanita yang paling bergengsi dalam sejarah Islam dan dianggap sebagai saksi tunggal terbesar dalam kehidupan Nabi Muhammad. 

Dalam Islam sebuah nama memiliki nilai karena berarti dan bermakna,  banyak orang yang memberi nama anak-anak perempuan mereka setelah beliau sehingga mereka mungkin memiliki beberapa cahaya dari nama dan memiliki kesalehan yang sama seperti yang Hazrat Aisha lakukan. Pemberian nama setelah nama Keluarga Nabi Suci adalah praktik umum diantara muslim sebagai tanda iman dan keyakinan mereka . Ini menandakan cinta yang kita miliki pada anggota keluarga Nabi. Hal ini memungkinkan kita sebagai muslim untuk memerintahkan saudara kita ke jalan ke benaran dengan pemberian nama mereka setelah nama tokoh-tokoh kunci Islam. Setelah mengatakan begitu,  namun tidak wajib dilakukan. Sebagai seorang muslim kita hanya harus memastikan bahwa nama yang kita berikan kepada anak-anak kita berarti sesuatu yang baik karena kita percaya bahwa nama memiliki efek pada menjadi apa kita akhirnya. 

Denga pemikiran ini,  dalam pemikiran orang-orang muslim nama anak-anak mereka setelah anggota keluarga suci sebagai nama-nama yang terbaik dan pelopor kaum muslimin. Semoga Tuhan menerangi anda. Ameen. 

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang