Ada yang bisa bantu aku mengerti masalah dan diagnosa Vertigo?

Dilihat 700 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Vertigo itu lebih tentang perasaan bergerak walaupun tubuh sedang berdiri diam. Dalam istilah medis, vertigo adalah perasaan berputar (seperti pusing) sebagai kekurangan dari asosiasi pergerakkan, yang disebabkan oleh patologi dasar di dalam telinga, otak, atau jalur saraf sensorik. Vertigo adalah gejala kondisi medis dasar dan bukan penyakit itu sendiri.

Tipe-tipe Vertigo -

Ada dua tipe vertigo, 

  • Vertigo Perifer 
    Vertigo ini dikarenakan masalah di bagian dalam telinga yang mengkontrol keseimbangan. Area-area ini disebut sebagai vestibular labirin atau kanal setengah lingkaran. Masalah ini juga melibatkan saraf vestibular, yang menghubungan telinga dalam ke batang otak.

    Vertigo perifer dapat disebabkan oleh:

    - Benign Positional Vertigo (Benign Paroxysmal Positional Vertigo)
    **PENYEBAB PALING UMUM**
    - Luka (seperti luka dikepala)
    - Peradangan pada saraf vestibular (neuronitis)
    - Labyrinthitis
    - Penyakit Meniere
    - Tekanan pada saraf vestibular, biasanya dari tumor non-kanker seperti Meningioma atau Schwannoma
    - Obat-obatan medis tertentu seperti Cisplatin Aminoglycoside, antibiotik, diuretik, atau salisilat

  • Vertigo Sentral
    Vertigo sentral itu dikarenakan masalah pada otak, biasanya dalam batang otak atau bagian belakang otak (serebelum - otak kecil). 

    Vertigo sentral dapat disebabkan oleh:
    - Penyakit pembuluh darah
    - Obatan-obatan tertentu seperti antikonvulsan, aspirin
    - Alkohol
    - Migrain
    - Sklerosis berganda
    - Stroke
    - Tumor (kanker atau non-kanker)

Gejala-gejala Vertigo: 

*Perasaan yang kebanyakan orang rasakan adalah lingkungan sekitar mereka terasa berputar atau bergerak.

  • Mual/muntah/berkeringan
  • Pusing
  • Telinga mendengar bunyi dering dan perubahan dalam pendengaran
  • Gerakan mata yang tidak normal
  • Berputar/miring/bergoncang
  • Kehilangan keseimbangan
  • Tertarik ke satu arah 

Kalau vertigo yang kamu alami itu merupakan masalah dalam otak (vertigo sentral), kamu mungkin akan punya gejala lain, seperti:

  • Susah menelan sesuatu
  • Penglihatan ganda
  • Masalah gerakan mata
  • Kelumpuhan wajah
  • Berbicara cadel
  • Anggota tubuh yang terasa melemah

Diagnosis

Pengujian untuk memastikan tipe vertigo, yaitu:

  • Tes dorongan-kepala: Pasien melihat hidung si pemeriksa, dan pemeriksa akan melakukan gerakan kepala yang cepat ke pinggir dan melihat gerakan mata yang benar.
  • Tes Romberg: Pasien berdiri dengan kedua kaki dan mata terbuka, kemudian menutup mata dan mencoba menjaga keseimbangan.
  • Tes Fukuda-Unterberger: Pasien akan diminta untuk berbaris ditempat dengan mata tertutup tanpa miring kesamping
  • CT Scan
  • MRI
  • Stimulasi Kalori untuk menguji respon mata
  • EEG
  • Pungsi lumbal
  • Tes darah
  • Elektronistagmografi 

Tanda Peringatan

Tanda peringatan komplikasi serius , yaitu:

  • Vertigo yang tiba-tiba tidak dipengaruhi oleh perubahan posisi.
  • Vertigo diasosiasikan dengan tanda neurologis seperti kurangnya koodrdinasi otot yang parah.
  • Vertigo diasiosiasikan dengan kutetulian dan tidak ada sejarah penyakit Meniere

Pengobatan

Pengobatan tergantung dari penyebabnya.

- Vestibular Blocking Agent (VBA) adalah tipe obat medis yang paling populer. Vestibular Blocking Agent, yaitu:

  • Antihistamin (Promethazine, Betahistine)
  • Benzodiazepin (Diazepam, Lorazepam)
  • Antiemetik (Prochlorperazine, Metaclopramide)

***Pengobatan untuk penyebab spesifik vertigo, yaitu:

  • BPPV 
    Manuver reposisi Epley (prosedur canalith), gerakan spesifik yang meregangkan kristal kalsium dan mengendurkan kristal kalsium dan membersihkannya dari kanal telinga.

  • Rehabilitasi vestibular
    Tipe terapi fisik ini ditujukan untuk membantu menguatkan sistem vestibular. 
    Fungsi sistem vestibular adalah mengirimkan signal ke otak tentang gerakan relatif kepala dan tubuh terhadao gravitasi. Rehabilitasi vestibular generik dimana individu akan diberikan beberapa seri tugas untuk dilakukan yang perlu menggunakan mata mereka saat kepala mereka sedang bergerak, dan kemungkinan ketika tubuh mereka juga bergerak

  • Keplastisan
    Perubahan dalam hubungan sentral untuk mengkompensasi untuk gangguan perifer. Akan lebih baik kalau plastisan dapat menangani semuanya. Sayangnya, ada batas dalam seberapa banyak otak dapat mengkompensasinya.

  • Formasi Model Internal
    Proses kognitif dimana seseorang belajar apa yang harus diduga dari suatu gerakan. Model internal ini sangat kritis untuk kontrol motor prediksi, dimana penting ketika seseorang mengkontrol sistem yang terlambat.

  • Belajar Batasan Diri
    Proses kognitif lain yang melibatkan pmbelajaran apa yang aman dan apa yang tidak. Seseorang yang tidak tahu batasan diri mereka sendiri mungkin akan terlalu berhati-hati dan menghindari situasi bahaya. Orang yang tidak sadar akan hal itu, contohnya, mereka tidak dapat mengetahui mana arah permukaan, mungkin akan tenggelam di kolam renang.

  • Pembobotan Sensorik
    Proses kognitif dimana salah satu dari beberapa rasa berlebihan dipilih dan dijaga. Secara klasik, seleksi ini terjadi antara penglihatan, vestibular dan masukan sensasisomato ketika seseorang mencoba menjaga keseimbangan. Orang dengan sistem vestibular yang tidak bisa diandalkan, seperti pada penyakit Meniere, terkadang terlihat tidak dapat mengganti kepercayaan visual mereka, menyebabkan mereka kesulitan dalam situasi tertentu dimana pengliatan itu salah.

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang