Ada yang memberitahu saya mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelah menjalani prosedur bayi tabung?

Dilihat 13,1 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya sudah menjadi spesialis bayi tabung selama 7 tahun dan saya rasa saya bisa disebut sebagai spesialis super di bidang saya dan berkualifikasi untuk menjawab pertanyaanmu. Jadi sebuah "siklus" pada dasarnya memiliki arti untuk memberikan suntikan hormon kepadamu (gonadotropin) untuk menstimulasi perkembangan dari kantong - kantong di dalam indung telurmu, mengembalikan telur - telur tersebut setela matang dari luar tubuh pada saat yang tepat, menyuntikkan telur - telur tersebut dengan sperma suamimu melalui sebuah prosedur yang disebut ICSI, yang akhirnya membuahinya dan menciptakan janin.


Janin tersebut kemudian akan diamati pada hari ke 2 atau 3 atau hari ke 5 dan akan dipindahkan kembali ke dalam rahimmu dengan sebuah tabung kecil. Seluruh proses bayi tabung tersebut merupakan siklus IVF (janin tidak benar - benar berada di dalam tabung tapi dibilang begitu). Tingkat keberhasilan dinilai sebagai tingkat kehamilan klinis atau tingkat hidup kelahiran (biasanya untuk setiap prosedur indung telur). 


Banyak hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan prosedur bayi tabung ini, antara lain usia dari si wanita, penyebab dari kemandulan, durasi kemandulan, kualitas dari gamet (indung telur dan sperma), riwayat kegagalan prosedur IVF sebelumnya, dll. Tingkat keberhasian juga bergantung pada seberapa baik atau berpengalaman dokter yang melakukan prosedur ini, ahli embriolog (para ahli yang membuat janin dengan menyuntikan sperman ke dalam sel telur) yang ada, kualitas dari lab embriologi, orang yang melalukan pemindahan janin, dan lain sebagainya.

Hal tersebut sangat bergantung pada usiamu dan kualitas dari gamet yang dihasilakn olehmu dan pasanganmu. Kalau suamimu memiliki fragmentasi DNA dari sperma yang tinggi, dia dapat menjalani pengobatan antioksidan selama beberapa bulan sebelum kamu melakukan prosedur bayi tabung. Selain itu, jika dia merokok atau minum alkohol, minta dia untuk berhenti.

Janin beku merupakan pendekatan yang terbaik dan banyak negara berkembang hanya melakukan pemindahan embrio dalam siklus beku. Walaupun hal ini akan memperbesar biaya yang harus kamu keluarkan, hal ini juga akan memperbasar kemungkinan kamu untuk memiliki bayi dengan upaya yang rendah untuk pengambilan oosit. Melakukan pemindahan di hari ke 5 juga dapt meningkatkan peluang kehamilan. Kehamilan melalui bayi tabung tidak membutuhkan perawatan khusus dan kamu tidak perlu beristirahat setelah melakukan prosedur ini.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang