Apakah pengaruh kebudayaan Belanda terhadap Indonesia?

Dilihat 9,67 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan hal tersebut tidak terbentuk dengan sendirinya. 


Berdasarkan pengertiannya, kebudayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat dan setiap kecakapan, dan kebiasaan. 


Adapula definisi lain dari kebudayaan menurut Koentjaraningrat yang mengatakan bahwa pengertian kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan semua itu tersusun dalam kehidupan masyarakat. Dari pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa kebudayaan tidak terbentuk dengan sendirinya, semuanya memiliki unsur pembentuk yang berasal dari tingkah laku dan kebiasaan suatu individu yang kemudian diadaptasi sesuai dengan wilayah tersebut.


Belanda sebagai salah satu negara yang menjajah Indonesia dan masa penjajahannya di Indonesia pun bisa dibilang sangat lama yaitu selama tiga setengah abad. Kependudukan bangsa Belanda tersebut tidak semata-mata hanya untuk menjajah atau mengambil kekayaan alam Indonesia saja. Selama tiga setengah abad itu, tentu saja pasti ada pencampuran kehidupan barat bangsa Belanda dengan kehidupan adat orang Indonesia. 


Bangsa Belanda pun mengenalkan unsur kebudayaan mereka kepada Indonesia. Tidak salah jika ada beberapa dari kebudayaan Indonesia merupakan asimilasi dari kebudayaan Belanda.


Kontjaraningrat juga menjelaskan ada 7 unsur kebudayaan universal. Unsur-unsur kebudayaan tersebut disebut universal karena dapat ditemukan pada semua kebudayaan Indonesia dan dunia. Berikut unsur-unsur kebudayaan Belanda yang terdapat di Indonesia.

  
                                 galena kebudayaan



Unsur-unsur Kebudayaan Belanda Terhadap Indonesia


Karena Belanda sudah berada disini sejak hampir empat abad yang lalu, tentu saja banyak pengaruh budaya di Indonesia. Pengaruh Belanda bisa terlihat di banyak aspek, terutama hukum (yang kebanyakan masih berbasis hukum Belanda), sistem pendidikan, bahasa, kuliner, pakaian, dll.


Ambil contoh pertama bahasa. Bahasa Indonesia sangat dipengaruhi oleh bahasa Belanda. "Untuk pergi ke kantor, aku harus naik sepur. Tapi sebelum pergi aku harus bayar tuslah di loket terus nunggu di peron di belakang papan reklame." Untuk pergi ke kantor (kantoor), aku harus naik sepur (spoor). Tapi sebelum pergi aku harus bayar tuslah (toeslag) di loket (loket) terus nunggu di peron (perron) di belakang papan reklame (reclame). 


Beberapa kata yang juga masih digunakan, seperti atret (achteruit, berarti mundur ke belakang), kopling (koppeling), kuadrat (kwadraat), kuintal (kwintaal), branwir (brandweer), anval (aanval, berarti serangan jantung), dan banyak lainnya.


Contoh kedua adalah aspek kuliner. Manado di Sulawesi Utara sangat terkenal dengan klappertaartnya yang jelas terpengaruh oleh Belanda dan juga jenis kue kering yang kita ketahui selama ini.

      klappertaart


klappertaart merupakan makanan yang mendapat pengaruh dari Belanda.

Belanda juga sangat mempengaruhi sistem pendidikan dan hukum kami. Sebagai contoh regulasi tanah Indonesia berdasarkan Agrarische Wet, meskipun sudah banyak dikembangkan.


Selain kebudayaan Belanda, ada pula beberapa kebudayaan dari negara lain yang dikenalkan kepada bangsa Indonesia pada saat jaman penjajahan dulu. Banyak kebudayaan Indonesia yang proses terbentuknya itu berasal dari bangsa lain tanpa kita sadari. Semoga informasinya dapat berguna ^^


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang