Adik lelaki saya memiliki disleksia dan down syndrome . Apakah mungkin bagi dia untuk menjadi seorang programmer yang handal ?

Dilihat 1,2 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya tidak bisa berbicara mengenai down sindrom, tetapi saya mempunyai disleksia yang agak parah, disgrafia dan beberapa ketidakmampuan belajar lainnya. Pada waktu itu,  saya sedang merencanakan sesuatu dan saya hanya bisa tidur saja karena saya baru menyadari bahwa saya sama sekali tidak bisa menuliskan atau memproses kata-kata  kedalam bentuk tulisan. Namun, saya tidak pernah membiarkan ketidakmampuan belajar ini membatasi jalan pada apa yang saya inginkan. Cacat bukanlah pertempuran, mereka adalah perang. Anda dapat menyerah sekali dan pada akhirnya bisa mengalahkannya. Dan, seperti yang saya alami, seperti itulah yang saya kira seharusnya  adik anda lakukan . Untuk beberapa hari pasti akan merasakan bahwa itu hal yang tidak mungkin, dan rasanya ingin menyerah, tetapi jika anda berusaha keras keluar dari situ, akan ada banyak kesempatan dan pengalaman besar. Programmer adalah profesi yang sangat besar dan menarik. Saya pikir itu layak baginya untuk melanjutkan mimpinya.


Tetapi,  jika adik anda benar-benar ingin menjadi seorang programmer, itu harus benar-benar keinginan dia sendiri. Dia, seperti saya, akan harus menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dibandingkan yang lain untuk mencapai hasil yang sama. Namun, itu bukan berarti dia tidak akan pernah menjadi seorang programmer yang hebat. Saya sarankan jika ia benar-benar tertarik dalam bidang programming, coba lihat website Code Academy (seandainya website ini sudah  ada ketika saya pertama kali belajar program), dan buatlah akun gratis di website tersebut.  Disana dia bisa belajar gratis mengenai programming yang cukup sederhana.  Ada bacaan (artikel) yang dilibatkan, tetapi rasio bacaan mengenai coding (sistem pengkodean jauh lebih mendukung. 


Setelah dia mempelajari dasar-dasar suatu bahasa pemrograman, tidak ada tempat untuk pergi kecuali berlanjutlah dari sana. Saya mulai belajar programming ketika saya sedikit lebih muda dari dia, dan sekarang saya "mengenal"  banyak bahasa pemograman (anda tidak dapat sepenuhnya "mengenal" bahasa pemograman, karena mereka terus menerus berkembang). Mengingat betapa masih sangat mudanya adik anda, berarti dia masih memiliki banyak waktu untuk belajar. Yang paling penting adalah bahwa dia sungguh-sungguh dalam hal itu. 


Sebagai catatan akhir, saya akan mengatakan bahwa saya pribadi tidak percaya bahwa "ketidakmampuan" belajar dapat membatasi anda untuk melakukan banyak hal. Ketidakmampuan belajar hanya membuat hal-hal sedikit lebih sulit dan panjang. Tetapi jika anda memiliki kemauan dan berusaha keras, waktu akan membuktikan bahwa seseorang dapat mengatasi ketidakmampuan belajarnya tersebut, 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang