Akankah paru-paru saya meledak jika saya terus-terusan batuk dengan keras?

Dilihat 623 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sebenarnya tidak juga. Batuk tidak punya efek yang besar pada paru-paru. Pada saat batuk dengan keras, sebenarnya bagian dari dinding dada andalah yang akan mengalami efek benturan keras... Terkadang batuk yang sangat keras bisa mengakibatkan keretakan pada tulang rusuk atau keseleo pada otot-otot diantara tulang iga. Dan batuk juga bisa memberi dampak yang cukup besar pada laring ("kotak suara"), yang menjadi salah satu alasan anda mendapatkan suara yang serak dan tenggorokan gatal ketika sedang batuk-batuk.

Beberapa orang memiliki Pulmonary Bleb, yaitu lapisan dinding tipis yang berada diantara jaringan paru-paru di sepanjang paru-paru bagian luar, yang menjadi penghubung saluran pernapasan. Hal ini hanya sebuah ketidak normalan yang tidak perlu dikhawatirkan. Bayangkan seperti bentuk gelembung-gelembung yang anda lihat pada roti, atau lubang-lubang pada keju Swiss. Namun, Orang-orang ini rentan terhadap sesuatu yang disebut sebagai spontaneous pneumothorax, dimana terjadi luka pada blebs akibat dari peningkatan tekanan intrathorax atau apapun itu, dan ketika itu terjadi udara keluar dari dalam paru-paru ke bagian pleural (yang tidak semestinya). Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada dada, dan juga nafas pendek karena paru-paru tidak mampu memompa secara maksimal.

Kelainan pada "tension pneumothorax" adalah seperti sebuah katup dengan satu arah sehingga setiap kali bernafas akan memompakan lebih banyak udara ke bagian pleural. Apabila cukup parah, bisa menimbulkan tekanan yang cukup besar sehingga membuat jantung tak mampu terisi darah, dan mengakibatkan gagal jantung (sangat langka terjadi). Spontaneous Pneumothorax lebih umumnya terjadi pada para perokok. Faktor risiko lainnya yang termasuk adalah adanya bullae (semacam bleb namun lebih besar dan biasanya akibat dari kerusakan jaringan paru pada COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease/Penyakit Paru Obstruktif Kronik), penyakit kronis yang biasanya erat kaitannya dengan aktifitas merokok), penyakit paru-paru lainnya dan penyakit jaringan yang berhubungan dengannya.

Apapun itu...seseorang memiliki peningkatan risiko terhadap pneumothorax spontan karena alasan apapun, batuk dengan keras bisa menjadi penyebab terjadinya hal ini. Dengan demikian, tidak akan ada yang terjadi sedramatis semacam "paru-paru meledak".

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang