Al- Quran : Mengapa begitu banyak nama perempuan Muslim bernama Aisha?

Dilihat 528 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hal tersebut karena Hazrat Aisha (R.A) adalah salah satu dari istri Nabi Muhammad (SAW). Beliau dikenal bijaksana,  baik dan merupakan sumber banyak hadis (kumpulan dari perkataan Nabi). Beliau adalah salah satu dari istri favorit Nabi Muhammad dan disebut Umm ul Momineen (Ibu dari orang yang beriman). Dalam aliran sunni beliau adalah salah satu sosok wanita yang paling bergengsi dalam sejarah Islam dan dianggap sebagai saksi tunggal terbesar dalam kehidupan Nabi Muhammad. 

Dalam Islam sebuah nama memiliki nilai karena arti dan makna,  banyak orang yang nama anak perempuan mereka setelah Beliau sehingga mereka mungkin memiliki beberapa cahaya dari nama dan memiliki kesalehan yang sama seperti yang dilakukan Hazrat Aisha. Memberikan nama setelah keluarga Nabi Suci adalah praktik umum di antara muslim sebagai tanda iman dan keyakinan mereka. Ini menandakan cinta yang kami miliki  untuk anggota keluarga nabi ini. Itu memungkinkan kami sebagai muslim untuk menyuruh saudara kami ke jalan kebenaran dengan penamaan mereka setelah tokoh-tokoh penting Islam. Setelah mengatakan hal tersebut,  tidak wajib untuk melakukannya. Sebagai seorang muslim kita karus memastikan bahwa nama yang kita berikan kepada anak-anak kami berarti sesuatu yang baik karena kami percaya bahwa nama memilki efek pada siapa akhirnya kita akan menjadi. 

Dengan pemikiran ini,  dalam pikiran banyak keluarga muslim nama anak-anak mereka setelah nama anggota keluarga suci sebagai nama-nama terbaik dan para pelopor kaum muslimin. Semoga Tuhan menerangi anda. Ameen

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang