Apa A/C bisa bikin radang tenggorokan? Kalau iya, kenapa?

Dilihat 612 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Benar, tapi menyalahkan A/C karena terkena radang tenggorokan itu sama aja kaya menyalahkan kondom karena tetap hamil; hubungan antara alat dan hasilnya itu memang ada, tapi untuk menganggapnya langsung sebagai sumber penyebabnya itu salah. Jadi, seperti ini: kalau kamu tidak menggunakan peralatan-peralatan dengan benar, konsekuensi yang nggak diinginkan bisa terjadi. Kenyataan kalau konsekuensi yang nggak diinginkan ini terjadi, dalam cara apapun, tidak mengurangi dari kenyataan kalau penemuan ini merupakan hal hebat dan secara mayoritas orang yang menggunakannya sangat mendapatkan keuntungan yang kompeten.

Beberapa alasan kenapa A/C bisa bikin radang tenggorokan:

  • Pemasangan yang buruk akan mengarah ke sirkulas udara yang tidak memadai, menyebabkan sistemnya menjadi tersendat di area tertentu dan membuat infeksi.
    Solusinya: desain dan rencanakan dengan hati-hati sebelum memasang A/C, dan juga sistem pemasangan yang didesain untuk menangani aliran udara dan kuantitas dalam gedung dimana A/C itu dipasang.

  • Pemeliharaan yang buruk, akan menyebabkan penyaring udara kotor dan memberikan masalah yang luas seperti jamur.
    Solusinya: ganti penyaring udara secara rutin, dan biarkan sistemnya menginspeksi/melakukan pemeliharaan sesuai dengan waktu yang disarankan oleh pabriknya.

  • Selalu menyalakan A/C dengan kontrol ventilasi yang tertutup, menyebabkan pertukaran udara rumah dengan lingkungan yang tidak memadai, dan lagi hal ini memberikan potensi dalam lingkungan tertentu menjadi tersendat dan membawa infeksi.
    Solusinya: Imbangi dengan membuka jendela kadang-kadang, atau cukup menyalakan A/C dengan kontrol ventilasi terbuka.

  • Menjalankan A/C sampai titik kering yang berlebihan, menyebabkan desikasi dan iritasi pada membran tenggorokan karena udara kering yang lewat antara lingkungan dan paru-paru.
    Solusinya: jalankan A/C jangan terlalu sering, jalankan pelembab (humidifier), atau cukup membiarkan pertukaran udara dengan membuka jendela untuk beberapa waktu. Tetap terhidrasi engan baik juga membantu mencegah hal ini terjadi.

Setiap penyebab-penyebab diatas merupakan contoh kesalahan manusia (human error) yang menyebabkan penggunakan A/C diluar parameter aslinya. Kesahannya itu berasal dari bagaimana cara A/C nya digunakan, bukan dari A/C nya itu sendiri.

Ini adalah perbedaan yang penting. A/C merupakan keajaiban modern yang telah ada untuk menurunkan tingkat heat stroke pada musim panas, terutama untuk orang yang lebih tua; telah diketahui kalau area yang status sosio-ekonomi nya lebih rendah rentan menderita heat stroke yang lebih parah dikarenakan mereka tidak mempunyai sumber untuk menyediakan A/C.

CDC dan EPA telah menganjurkan kalau penggunakan A/C itu harus digunakan secukupnya/semestinya:
http://www.cdc.gov/mold/dampness_facts.htm
http://www.epa.gov/iaq/pubs/careforyourair.html




Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang