Apa alasan orang-orang menghindari rutinitas kesehatan dan kebugaran?

Dilihat 1,41 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Rutinitas Kesehatan dan kebugaran itu diperuntukkan untuk masyarakat dan biasanya berdasarkan preferensi pelatih yang sangat spesifik. Karena aku sudah pernah berada di kedua sisi tersebut: menggunakan rutinitas berbeda dari pelatih, atlet, dll yang lebih pengalaman dan juga rutinitas belakangan ini diperuntukkan untuk orang lain (ke setiap orang yang sangat spesifik dan terlatih), aku hanya bisa mengatakan kalau: 

Pasak persegi tidak muat kedalam lubang bulat... Itulah alasan aku berusaha selama bertahun-tahun ingin mencoba kehilangan berat badan, kemudian membangun massa ramping. Tidak ada rutinitas yang bisa beradaptasi dalam gaya hidupku: Antara aku terlalu sibuk melakukannya setiap hari, atau tidak memliki akses untuk menggunakan alat. Dan ayo hadapilah... kalau kamu perlu pertukaran hanya untuk menggunakan alat-alat mewah yang tertulis dalam kerutinitasan - kamu tidak akan bisa membuatnya menjadi kebiasaan. Hal ini hanya menyusahkan saja.

Lebih pentingnya lagi, tidak ada rutinitas yang disimpan dalam progil genetik dan informasi leluhur. Kebanyakan respon terhadap resisten dan latihan itu berdasarkan 2 hal: lingkungan dan genotip. Aku dari dulu adalah anak yng kurus yang bisa makan apapun, sampai pada akhirnya aku tidak bisa melakukannya. Aku baru tahu kalau tubuhku akan merespon ke makronutrisi tertentu (karbohidrat) dan mengumpulkan lemak (lewati bagian teknis pemanfaatan asam lemak dan LPL). Setelah aku menghilangkannya, aku berusaha untuk membangun otot... kenapa? sama alsannya. Itulah dimana rutinitas sebagai kebiasaan gagal. Dilain tangan, untuk rutinitas bekerja itu lebih ke personalisasi. Kamu sebagai pekerja latihan memiliki masukan yang lebih baik daripada pelatih - rutinitas ini perlu untuk diadaptaskan dalam keperluan dan gaya hidupmu. Artinya, cara pemotong cookie tidak akan bekerja dengan cara ini. 

Memiliki rutinitas membantumu mengatur dirimu sendiri dan tidak hanya memberimu motivasi ekstra, tapi juga membangun kebiasaan yang berkelanjutan. kuharap ini membantu.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang