Apa algoritma yang digunakan Tinder ketika menunjukkan orang-orang yang ada di sekitar penggunanya? Apakah itu hanya lokasi geografis?

Dilihat 679 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Salah satu teka-teki paling misterius dalam hidup adalah jodoh. Jodoh itu seperti misteri yang tak tahu kapan datangnya.  Setiap orang mencarinya, namun tidak semua menemukannya. Banyak tulisan yang menceritakan pengalaman dan tips mencari pasangan, namun sulit diterapkan pada kehidupan nyata.

Memiliki pasangan hidup (jodoh), merupakan suatu kebutuhan bagi banyak orang. Sebagian dari mereka berhasil menemukan pasangan dengan mudah, namun tidak untuk sebagian yang lain. Mencari pasangan memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Pergaulan yang luas belum tentu menjamin anda memperoleh pasangan dengan mudah.

Untungnya, perkembangan teknologi digital mampu memberikan solusi inovatif bagi permasalahan tersebut. Selama lima tahun terakhir, banyak aplikasi pencari jodoh yang bermunculan dan mendunia dengan pesat. Macam-macam metode yang dikembangkan dapat membantu para single mencari jodoh hanya dengan sentuhan jari belaka. Salah satu aplikasi pencari jodoh online yaitu bernama Tinder.

Aplikasi Tinder ini memudahkan anda berkenalan dengan seseorang yang berada di seluruh dunia. Meskipun tidak menjamin anda untuk mendapat pasangan yang di idamkan, namun tidak ada salahnya bagi anda untuk mencobanya.

Jadi apa itu Aplikasi Tinder? Dan bagaimana cara kerja aplikasi tersebut? Bagi anda yang sedang mencari pasangan, penasaran kan? Yuk, kita lihat uraian singkat di bawah ini!


Apa itu Tinder?

Tinder merupakan aplikasi pencari jodoh online yang sangat menyenangkan, dimana penggunanya dapat berkenalan dengan orang-orang baru. Tinder adalah aplikasi kencan buta online yang cukup sederhana; aplikasi ini akan memasangkan orang-orang yang saling menyukai, sehingga mengurangi kemungkinan penolakan.

Tinder memudahkan anda untuk memilih teman kencan yang sesuai dengan kriteria yang anda inginkan. Untuk sign up ke Tinder, anda harus sign up melalui akun Facebook. Setelah itu anda diperkenankan untuk memasang foto dan deskripsi personal mengenai diri anda untuk menarik perhatian para pengguna lain.

     


Di aplikasi Tinder ini, anda bisa melihat foto-foto orang yang bisa diajak berkenalan hanya dengan menggeser layar smart phone. Jika anda menyukai seseorang, anda bisa memberi "like" dibawah fotonya. Bila cocok, seseorang akan memberi "like" kembali pada foto anda. --Jika anda menyukai orang itu, geser ke kanan atau ketuk pada ikon "hati". Tulisan "Liked" akan dicap pada foto. Jika anda tidak menyukai orang itu, geser ke kiri atau ketuk ikon "X", dan pesan "Nope" akan dicap pada foto--

Di aplikasi Tinder anda dapat menjelajahi gambar orang-orang yang lokasinya berada dekat dengan anda dan memilih salah satu yang menarik perhatian anda. Anda pun diperkenankan untuk chatting dengan orang pilihan anda jika telah terjadi "match" atau kedua belah pihak telah saling memilih "like" .

Tinder juga memungkinkan anda untuk mengobrol dengan orang yang disukai dan sharing foto atau momen dengannya. Tinder bisa anda download dari perangkat android melalui Google play store ataupun Apple Store




Cara Tinder menunjukkan Orang-orang Sekitar

Kembali ke pertanyaan di atas, apa algoritma yang digunakan Tinder ketika menunjukkan orang-orang yang ada di sekitar penggunanya? Apakah itu hanya lokasi geografis? Maka jawabannya adalah  tidak hanya lokasi geografis tetapi memang menggunakan algoritma khusus, namun algoritma yang digunakan Tinder adalah rahasia perusahaan, dan algoritma tersebut hampir pasti meliputi seperti di bawah ini:

  • Waktu terakhir kali kapan mereka aktif (Kapan mereka terakhir kali menggunakan aplikasi)
  • Seberapa menariknya/atraktifnya mereka? Berapa banyak orang yang "mengeser" mereka ke kanan dan ke kiri? Jika hal ini setara dengan tingkat atraktif anda, maka kemungkinan besar akan ditampilkan
  • Apakah mereka terlibat percakapan saat mendapat yang cocok (match)? Algoritmanya akan mendukung para pengguna yang melakukan hal tersebut, untuk meningkatkan pengalaman user (pengguna) secara keseluruhan.

Penggunaan algoritma ini menjadi lebih penting di area-area yang ramai (kota besar) dimana ada banyak orang di sekitar yang perlu difilter.


    


Nah, bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mencoba aplikasi Tinder tersebut? Intinya, Tinder hanyalah sebuah alat yang berfungsi untuk memudahkan komunikasi. Apapun yang kita lakukan di Tinder, merupakan tanggung jawab kita. Ada baiknya untuk tetap menjaga etika dan norma-norma sosial ketika memakai aplikasi kecan semacam Tinder, karena bisa saja terjadi sesuatu yang buruk apabila kita menggunakannya untuk sesuatu yang kurang baik. Mulai berkencan melalui aplikasi online, mengapa tidak?  Find someone new and Good luck! (Baca: Apakah kita bisa mencari orang tertentu di tinder?)

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang