Apa cuma Indonesia yang negaranya punya banyak ragam budayanya?

Dilihat 335 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saat kamu bilang 'beragam', itu maksudnya lebih dari satu, kan? Berarti, Indonesia pastinya tidak unik. Kebanyakan negara paling tidak punya satu orang migran yang tinggal didalamnya, artinya, 'multikultural'. Contohnya, di Jepang (yang paling tidak budayanya ada yang berbeda), aku bisa memastikan paling tidak ada satu orang Indonesia yang tinggal disitu (temanku). Dari sekarang, kuharap kamu sudah melihat masalahnya. 

Bagaimana cara mengartikan 'multikultural' dalam suatu negara? Harusnya kita bilang perhitungan migrasi 'multikultural' baru-baru ini? Contohnya, Indonesia sudah menjadi negara 'multikultural' dari dulu. Berarti, seberapa lama 'dari dulu' nya itu? Selanjutnya, kamu mungkin mengatakan tentang keunikan budaya dari tempat asalnya, yang merupakan perhitungan orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Hmmm... bagaimana dengan orang Indonesia-Chinese yang sudah tinggal di Indinosia sejak beberapa generasi? Kalau kamu tanya mereka, mereka akan lebih mengatakan kalau mereka itu orang Indonesia daripada bilang orang Chinese. Apakah kamu memperhitungkan mereka sebagai 'budaya' tertentu? Atau mengelompokkan mereka sebagai 'orang Chinese'? Bagaimana dengan Kristen Jawa VS Muslim Jawa VS Buddha Jawa? Walaupun agama tidak boleh diartikan sebagai budaya (kebanyakan orang bilang begitu), tapi mereka melakukan hal yang berbeda-beda. Jadi, apakah mereka dipisahkan menurut budaya atau tidak? Jadi, kalau kita tidak setuju dalam metrik objektif dari 'multikultural', berarti kita tidak akan maju kemana-mana, kan? Metrik mana yang mau kita gunakan? 

Sayangnya, aku tidak bisa menawarkanmu solusinya. Banyak ahli memiliki masalah yang sama untuk mendefinisikan metrik 'objektif' ini. Ayo hadapi, ketika tentang ilmiah sosial seperti ini, semuany itu subjektif. Masalah seperti kerusuhan sosial, migrasi global, data usia yang dikonstribusi kedalam data. Jadi, pertanyaan selanjutnya adalah, "Apa perbedaan etnisitas (seperti budaya) diluar sana dalam negara -negara yang berbeda?". Yaa, itu, ternyata, tidak mudah dijawab juga. Informasi terbaik yang bisa kutemukan itu diberikan oleh organisasi Evangelical Christian (Hah???). Pertanyaan kenapanya itu ada diluar dari pertanyaan ini, tapi kalau kamu melihat-lihat ke website ini (salah satu dari beberapa contoh lainnya), kamu akan dapat melihat daftar detil yang sangat baik dari 'kelompok orang' yang berbeda yang tinggal di negara-negara yang berbeda. 

Singkatnya: Tidak, Indonesia itu tidaklah unik kalau tentang angka budayanya (bagaimanapun kamu mendefinisikannya) yang hidup dalam kendala geopolitik.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang