Apa efek mendengus Viagra, Cialis, dll?

Dilihat 366 • Ditanyakan 12 bulan lalu
1 Jawaban 1

Singkatnya - Viagra pastinya akan hampir membuat hidungmu berdarah yang benar-benar parah. Dan mungkin saja memberimu ereksi dalam waktu sepuluh menit, tetapi tidak ada yang mau melakukan seks denganmu saat hidungmu berdarah seperti itu. Viagra merupakan sebuah vasodilator, yang artinya membuat pembuluh darah terbuka lebar dan meningkatkan aliran darah. Viagra ada dalam bentuk tablet sebanyak 25, 50 dan 100mg (di AS saat ini). Bioavailabilitas orangnya 50% atau kurang, artinya paling tidak setengah dari Viagra yang kamu telan tidak akan pernah masuk ke sistemik darahmu. Untuk obat oral, Viagra itu lumayan cepat diserapnya. Namun,menghirupnya akan membuatmu lebih cepat menyerapnya, dan akan meningkatkan vioavailabilitasnya.

Inilah masalahnya: 

Menelan 50mg Viagra biasanya sudah cukup, saat obatnya diencerkan melalui seluruh tubuhmu, sudah cukup Viagra dalam penismu yang menyebabkan ereksi.

Coba perhatikan: 

Kamu menaruh 50mg Viagra dalam perutmu, sekitar 25mg masuk kedalam tubuhmu (25% sisanya dikeluarkan dan/atau dibersihkan oleh hatimu), dan 25mg yang didalam tubuhnmu menyebar kseluruh tubuhmu. Paling banyak 0.25mg Viagra ada di penismu, dan mungkin kurang dari 0.1mg. Hanya 0.1mg Viagra saja sudah memiliki efek yang sangat kuat dalam penis. Sekarang bayangkan kamu menaruh 50mg Viagra ke hidungmu. Seluruh dosisnya, semua masuk ke hidungmu, semuanya.

Konsentrasi Viagra dalam hidungmu itu paling tidak 1,000 kali lebih tinggi daripada saat kamu menelan pillnya. Menelan pill Viagra sering kali menyebabkan hidung berdarah (studi menyatakan 1 dari 10% pria mengalami hidung berdarah).

Menurutmu, apa yang terjadi kalau kamu menaruh seribu kali Viagra lebih dalam hidungmu? Dijamin hidungmu akan berdarang sangat parah. Ini dikarenakan Viagra meningkatkan aliran darah dengan sangat kuat. Kita dapat menggunakan efek ini pada hidung untuk hal baik. Kalau kamu menghirup Viagra sedikit saja (1mg atau kurang) dan kemudian menghirup obat lain, kamu akan menyerap obat yang lain itu lebih cepat. Hal ini dikarenakan peningkatan aliran darah dalam hidung membasahi obat lain dengan sangat cepat. Namun, hanya dengan 1mg Viagra dalam hidungmu itu tidak cukup untuk memberimu ereksi. 1mg Viagra yang dimasukkan dalam penis akan memberimu ereksi, tetapi juga bisa membunuh penismu dan mengarah ke amputasi penis atau yang lebih parah lagi, seperti penis gangren yang menyebabkan kematian.

Setelah beberapa studi, dokter dan peneliti telah memutuskan kalau menghirup vasodilator seperti Viagra itu bukanlah cara yang dapat ditoleransi untuk mempercepat pengiriman obat kedalam tubuh. Kejadian hidung berdarah, sakit hidung, dan sakit kepala itu benar-benar sangat tinggi sakitnya. Ada obat yang menyebabkan ereksi yang bisa langsung disuntik ke penismu, tetapi Viagra itu bukan salah satu ari mereka. Menyuntik Viagra langsung ke penis itu terlalu beresiko, seperti yang dideskripsikan diatas.

Terkadang pecandu kokain mempercepat penyerapan kokain dengan mencampurnya dengan bubuk basis-ganda tanpa asap (bubuk mesiu). Bubuk ini berisikan nitrogliserin, dan nitrogliserin adalah vasodilator seperti Viagra. Campuran kokain dan bubuk tersebut disebut sebagai coklat-coklat (brown-brown), itu adalah bagian populer Afrika, dan menyebabkan hidung berdarah.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang