Apa film-film horror yang menyeramkan yang tidak boleh ditonton sendirian?

Dilihat 3,78 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

          

Meski menakutkan, film bergenre horor termasuk salah satu jenis film yang paling banyak diminati oleh sebagian besar orang. Menonton film memang menjadi salah satu kegiatan yang menarik, terlebih jika genre film tersebut adalah horor. Film horor notabene memiliki alur cerita yang menakutkan, tegang dan dapat membuat bergidik sepanjang cerita. Di dalamnya banyak terdapat adegan mendebarkan, mengagetkan dan memicu adrenalin, sehingga terkadang kita bisa dibuat lelah menyaksikan film tersebut.

Merasa takut merupakan hal yang sering kita alami ketika menyaksikan film horor. “Takut namun penasaran” itulah kira-kira alasan yang sering menggelayuti pikiran kita selama ini. Adegan-adegan dalam film horor memang sengaja dibuat untuk memberikan rasa takut dan penasaran kepada penontonnya. Namun, tidak semua film horor berhasil menyajikan adegan yang membuat bulu kuduk berdiri, ada juga beberapa film yang dianggap gagal menciptakan rasa takut itu, tidak mampu memenuhi ekspektasi penonton. Di sisi lain, perasaan takut yang timbul akan berbeda untuk setiap orang, bisa jadi untuk satu film yang sama, sebagian orang akan merasa tegang,ketakutan namun sebagian lagi merasa biasa-biasa saja.

Baiklah, kesubjektifan dari kata “menakutkan” sudah ditentukan dengan baik di sini, jadi saya tidak akan membuang waktu melakukan sesuatu yang telah di tetapkan. Akan tetapi mari kita lihat beberapa film horor terseram yang telah dinilai secara objektif dari para penggemar film horor, dimana film-film ini dianggap lebih menyeramkan dibandingkan yang lainnya :


Film Horror Terseram Sepanjang Masa

Banyak yang menganggap ini adalah film horor terseram yang pernah mereka tonton. Bagi saya film ini membosankan. Akan tetapi , saya masih berumur 9 tahun saat film ini keluar, dan saya tidak pernah menontonnya lagi sampai bertahun-tahun kemudian, setelah special effect sudah jauh lebih baik. Cerita yang menyertai film ini “berdasarkan kisah nyata” yang membuat orang pingsan di bioskop, atau keluar bioskop karena ketakutan. Beberapa hype (kejutan) mungkin diciptakan oleh studio, baik menaruh aktor di tempat duduk, atau membuat orang menghubungkan “pengalamannya”. Sampai hari ini, saya belum pernah bertemu dengan orang yang mengalami gejala aneh yang sering digembor-gemborkan akibat menonton film ini.


Merupakan penerus The Exorcist, karena semua premisnya (ceritanya) sama yaitu tentang dasar pemikiran yang jahat/kejam, kecuali di film ini dikisahkan adanya rumah hantu. Saya baru-baru ini mengetahui bahwa film ini berdasarkan kasus Ed dan Lorraine Warren, orang yang sama yang kasusnya difilmkan dalam film horor terbaru Conjuring (2013), yang juga dianggap sebagai salah satu film yang paling menyeramkan. Saya tidak merasakan film The Amityville Horror (baik yang asli, atau yang di buat ulang (remake)) adalah film horor terseram. Dan ketika saya menonton Conjuring, film tersebut cukup bagus membuat bulu roma berdiri. Jadi, saya tidak dapat katakan bahwa semua film horor benar-benar menakutkan.


Ketika George Romero dan John Russo menulis dan membuat film ini, sebenarnya mereka hanya sekedar mencoba untuk membuat film. Apa yang akhirnya terjadi adalah terciptanya sebuah genre horor di film ini, termasuk terciptanya juga film-film lain yang bagus (Dawn of the Dead, Day of the Dead, Diary of the Dead, Land of the Dead, dan lain-lain), dan juga salah satu serial TV yang paling sukses (The Walking Dead). Bisa dianggap bahwa setiap film zombie modern (dengan pengecualian film zombie tradisional seperti Serpent and the Rainbow) memberi identitas langsung ke Romero dan Russo, bisa dibilang jika dilihat secara objektif, Night of the Living Dead dapat dianggap sebagai salah satu film yang paling menyeramkan sepanjang masa.


Film ini berdasarkan horor jepang Ringu (1998), premis/cerita tentang mitos urban yang nyata membuat film ini menjadi kandidat yang bagus untuk film horor terseram. Horor bukanlah tentang kekerasan dan kesadisan. Film ini tidak menakutkan, hanya mengejutkan dan menegangkan. Menakutkan adalah sesuatu yang tidak terlihat terjadi, dan tidak ada yang bisa anda lakukan tentang itu. Ada sejumlah film horor Jepang dan di remake oleh Amerika yang bercerita tentang hantu yang tidak terlihat atau kekuatan gaib (Ju On/The Grudge, One Missed Call, Shutter). Ringu dan The Ring yang menjadi awalnya. Saya pikir The Ring sebagai film favorit saya di urutan pertama. Namun, saya tidak menganggap itu adalah film yang paling menyeramkan yang pernah saya tonton.



Lupakan remake dari Amerika (dan sekuelnya), horor Jepang asli nya sangat menyeramkan. Film yang menceritakan tentang keputus asa-an penuh yang diselimuti oleh hantu (mereka benar-benar lenyap bukannya mati), lenyap bersama dengan gambar orang-orang yang hilang di sebuah website hantu di internet, membuat yang melihat website tersebut ketakutan dan gelisah sesudahnya. Film ini disebut-sebut sebagai film yang paling menyeramkan di beberapa kalangan, akan tetapi tidak selalu menjadi daftar sepuluh besar film horor terseram bagi penggemar film horor. Saya bilang fim ini sangat menggelisahkan dan menakutkan (dan sangat bagus), tapi pergerakan filmnya sangat lamban, dan ketakutan dari apa yang sedang terjadi lebih besar dibandingkan aspek menakutkannya.


  • Invasion of the Body Snatchers (1978) & The Thing (1982) 

Saya menempatkan dua film ini bersama-sama karena pada dasarnya kedua film tersebut mempunyai tipe yang sama, dan dianggap sama menakutkannya oleh banyak penggemar horor. Film ini tentang paranoia, mempunyai ide bahwa orang yang anda kenal bukanlah orang yang anda tahu. Saya merasa bahwa paranoia ini sangatlah menakutkan, dan kesia-sia an penuh dari perlawanan yang tidak dapat dihindari membuat film ini menyeramkan.


Paranormal Activity termasuk film horor terbaruTeknik Found footage menjadi pokok dari film horor ini , karena biaya pembuatan film yang relatif rendah dan kesuksesan besar dari suatu film tertentu. Paranormal Activity merupakan salah satu pelopor awal di genre tersebut. Film ini memakai perspektif orang pertama, pemainnya (aktor) merekam peristiwa yang sedang terjadi, sehingga memperdaya penonton menjadi berpikir kalau film tersebut adalah kisah nyata. Cara ini, semacam kecurangan, dimana menggunakan “realitas” yang menciptakan suatu ketakutan. Menurut saya Paranormal Activity relatif membosankan, dengan semua “action” dalam film tersebut ada dalam beberapa saat terakhir. Karena itu, saat menonton film ini saya cepatkan ke bagian tengah film pada tiap sekuelnya, atau ke bagian setelahnya, untuk sampai ke bagian yang lebih seram, karena tiap-tiap bagian dari film ini benar-benar sama, dan saya tidak punya kesabaran untuk menunggu klimaksnya.


  • Dracula (1931), Frankenstein (1931), The Wolf Man (1941), Creature From the Black Lagoon (1954)

Saya menempatkan keempat film ini bersama-sama, karena mereka dianggap film paling seram di zaman nya. Setelah monster klasik sudah diremake atau di buat cerita alternatif tanpa batas, anggapan kalau film tersebut merupakan film-film yang masih menakutkan menjadi dipertanyakan, akan tetapi pada zamannya, film-film tersebut memang sangat menakutkan.


Tetapi, pilihan saya pribadi untuk film yang paling menyeramkan adalah...

Ini bukanlah film yang menggunakan teknik Found footage asli. (Penghargaan untuk genre film ini jatuh ke film tahun 1980 Cannibal Holocaust ), meskipun begitu genre fim ini dibuat dengan biaya USD 60.000, tetapi menghasilkan 29 juta dolar pada sepekan setelah peluncurannya. Fakta inilah yang memperkuat perjanjian untuk calon pembuat film Found footage dimana-mana, kemudian genre ini dibuat sangat sering sehingga membuat bosan, mereka hanya memberi beberapa masukan yang layak di dalam konsep yang lebih luas, yang sebenarnya hal itu adalah sesuatu yang tidak berguna. Tetapi The Blair Witch Project sangat “segar”, dan bersamaan dengan kampanye/iklan di internet yang mengisyaratkan plot dengan membuat cerita seperti film dokumenter, film tersebut menciptakan banyak kejutan. Ceritanya memiliki unsur horor yang khas (hilang di hutan, diburu oleh orang yang tak dikenal, simbol-simbol misterius) yang telah ada sebelumnya, tetapi bukan berarti hal itu adalah nyata.

Ketika saya menonton film ini, saya tahu ini adalah fiksi, beberapa hari setelah saya menonton film ini, saya mengunjungi seorang teman yang mempunyai tanah yang sangat luas seperti hutan, entah mengapa saya secara terus-menerus memperhatikan pundak saya sendiri karena saat itu saya membongkar mobil di kegelapan. Kejadian menakutkan seperti itu belum pernah saya alami sebelumnya. Hingga saya menjadi paranoid untuk beberapa minggu. (Baca: Apakah adegan film horor yang paling menakutkan sepanjang masa?)

 

Jadi, itulah daftar film horor terseram yang pernah ada baik dari film yang sudah lama ataupun film horor terbaru. Sebuah daftar objektif dari para penggemar film yang menganggapnya paling seram. Namun, apakah anda bilang film itu seram atau tidak adalah murni penilaian subjektif anda.

Intinya, film horror dibuat untuk menghibur anda, jika anda merasa ketakutan maka tidak perlu memaksakan diri untuk menonton film tersebut. Namun, dibalik adegan-adegan seram yang terkadang membuat jantung menjadi berdegup, film horor mempunyai alur cerita yang menarik. Bahkan terkadang memberikan sebuah arti perjalanan hidup. 

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang