Apa saja film perang terbaik dan paling realistis sepanjang masa?

Dilihat 963 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hampir seluruh negara di dunia saat ini berdiri di atas darah dan pengorbanan para prajuritnya. Tak dapat dipungkiri, banyak kemerdekaan, perubahan sistem negara, hingga revolusi agama dicapai setelah melalui peperangan yang panjang dan menyakitkan, termasuk Indonesia. Jepang yang kekejamannya terus kita kenang pun tak luput pahitnya siksaan negara lain di kampung halaman mereka.


Karena sejarah dan cerita peperangan tidak dapat dilupakan begitu saja, beberapa perang yang berperan besar terhadap perubahan dunia banyak diangkat ke layar lebar, menjadi film perang yang memukau para maniak sejarah. Namun, tidak semua film peperangan benar-benar menunjukkan gambaran dan kejadian perang yang sesungguhnya. Sebagian besar telah digubah untuk mengikuti selera penonton, jadi melenceng jauh dari cerita yang sesungguhnya.


Film perang terbaik tentu saja yang realistis dan dibuat berdasarkan sejarah yang sesungguhnya tanpa terlalu banyak tambalan atau romantisme yang tidak perlu. Juga tanpa akting kacangan dan efek-efek komputer murahan.


Bagi anda para penikmat emosi di balik letusan senjata, berikut ini adalah ulasan beberapa film perang terbaik dan paling realistis sepanjang masa, dibintangi oleh para aktor dan sutradara yang luar biasa.




Film Perang Terbaik dan Paling Realistis



  • Band of Brothers 

film peperangan


Bagaimana kita bisa membicarakan film perang tanpa menyebutkan Band of Brothers? Film mini-seri yang digawangi oleh sutradara Steven Spielbergs dan aktor Hollywood Tom Hanks ini menceritakan tentang kisah Easy Company, batalion ke dua dari Resimen ke 506 dari divisi udara 101, Angkatan Udara Amerika Serikat.


Diangkat dari novel karya Stephen E. Ambrose yang ditulis berdasarkan wawancara dengan para veteran, buku harian, serta surat-surat asli para prajurit yang dikirimkan ke keluarga mereka. Para parajurit ini adalah pasukan elit yang diturunkan di Perancis pada saat fajar D-Day, bertempur di pertempuran Bulge, menemukan Sarang Rajawali Hitler di Berchtesgaden, dan kehilangan 150 nyawa pasukannya.


Dengan sumber-sumber yang akurat, film ini menggambarkan dengan sangat jelas bagaimana keberanian dan emosi para prajurit di Perang Dunia ke 2 yang siap merenggut nyawa mereka kapan saja.

Tayang dari 9 September - 4 November 2001, Band of Brothers memenangkan Golden Globe untuk kategori Mini-seri atau Film Televisi Terbaik dan disebut-sebut sebagai film perang yang paling realistis.




  • Pearl Harbor 

film perang terbaik


Penggemar karya-karya sutradara Michael Bay dan aktor Ben Affleck mungkin sudah pernah mendengar mengenai film yang dirilis pada tahun 2001 ini. Meskipun Pearl Harbor juga memiliki kisah romantis, namun tidak menimbulkan kesan mengada-ada atau mengalihkan jalan cerita (seperti kebanyakan film lokal saat ini).


Dari judul film ini, sudah cukup jelas terlihat bahwa film ini menceritakan tentang peperangan antara Amerika dan Jepang di Pearl Harbor (pangkalan prajurit Jepang), dengan diceritakan dari sudut pandang tentara Amerika. Film peperangan yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang dan Prancis ini juga mengangkat tema persahabat dan pengorbanan antar prajurit.

Meskipun rating yang diberikan oleh IMDb untuk Pearl Harbor tidak terlalu tinggi, tapi menurut saya film ini tetap layak untuk ditonton.





  • Letters From Iwo Jima (Iwojima Kara no Tegami) 
film peperangan

Letters From Iwo Jima menceritakan tentang peperangan antara Jepang dan Amerika di Iwojima dari sudut pandang tentara Jepang. Film ini dibuat sebagai film lanjutan dari Flags of Our Father yang menceritakan mengenai pertempuran yang sama, namun dari sudut pandang tentara Amerika. Dirilis pada tahun 2006, film produksi Amerika ini sepenuhnya menggunakan dialog berbahasa Jepang dan disutradarai oleh Watanabe Ken, Ninomiya Kazunari, dan Clint Eastwood.


Dengan alur maju-mundur, film peperangan ini sangat emosional. Kau dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi tentara Jepang yang mati-matian mempertahankan pulau Iwa dari tangan Amerika dari bawah tanah, meskipun semuanya sudah tahu bahwa Amerika pasti akan merebut pulau itu dan memenangkan pertempuran.


Tokoh sejarah nyata dalam kisah ini adalah Jendral Tadamichi Kuribayashi. Dalam pertempuran Iwojima, ia memimpin 20.000 pasukan tanpa bantuan angkatan udara, melawan lebih dari 100.000 tentara AS. Film ini menggambarkan dengan sangat gamblang bagaimana pertempuran tidak seimbang, pertahanan mati-matian, kecerdikan strategi, serta semangat nasionalisme para tentara Jepang di bawah kepemimpinan Jendral Kuribayashi yang luar biasa.


Rasanya hampir tidak mungkin kau beranjak dari tempat dudukmu ketika menonton film ini. Letters From Iwo Jima adalah salah satu film perang terbaik yang pernah ada, bahkan mendapatkan predikat 'hampir sempurna' dari Asosiasi Kritikus Film Amerika yang terkenal sangat pelit dalam memberikan nilai!




  • Saving Private Ryan 

film peperangan


Film ini sangat terkenal, walau mungkin banyak kaum millenial yang belum pernah mendengarnya, karena film ini ditayangkan pada tahun 1998.

Disutradarai oleh Steven Spielberg, film ini memiliki era pertempuran yang sama dengan Band of Brothers. Selain itu tentu saja, dengan sangat banyak penghargaan, sebut saja Oscar untuk Sutradara Terbaik pada tahun 1999.


Melihat judulnya, mungkin kita agak sedikit bertanya, kenapa mereka harus menyelamatkan seorang private (prajurit biasa)?


Saving Private Ryan menceritakan tentang sekelompok prajurit di bawah pimpinan Kapten John Miller (Tom Hanks) yang menjalankan misi dari Jendral George Marshall untuk menyelamatkan perwira James Francis Ryan (Matt Damon) dan mengembalikannya kepada ibunya, karena 3 saudaranya yang lain telah tewas di medan pertempuran.

Hanya dengan berbekal lokasi keberadaan pasukan Ryan sebagai informasi, pasukan Miller memulai perjalanan mereka dari Prancis menuju Neuville untuk menemukan prajurit tersebut. Dalam perjalanan membelah lautan pertempuran itu, mereka terpaksa memasuki kamp Jerman dan saling bantai di sana, membuat kisah ini menjadi sangat emosional.

 

Banyak nyawa gugur dalam misi tersebut. Tapi apakah yang sebenarnya membuat mereka rela berkorban? Kesuksesan dalam menjalankan misi atau demi meringankan kesedihan seorang ibu yang ditinggal mati oleh hampir seluruh anak lelakinya? Tontonlah film peperangan ini, kau tidak akan kecewa.




film perang terbaik


Semakin mundur ke tahun 1978, saya merekomendasikan sebuah film luar biasa karya sutradara Michael Cimino dengan setting tempat di Vietnam, The Deer Hunter. Tokoh utama dalam film ini adalah Michael (Robert De Niro), salah satu dari 6 pengrajin besi dari Western Pennsylvania yang mendapatkan perintah wajib militer untuk berperang di Vietnam.


Di Vietnam, mereka terpaksa menghadapi pahitnya kenyataan peperangan, jauh dari kehidupan mereka sebelumnya yang aman dan damai. Keadaan di sana sangat carut-marut, kawan-kawan mereka tewas, yang tersisa diburu dan ditangkap tentara lawan, dipermainkan dan disiksa secara psikologis hingga mereka merasa sangat tertekan dan hampir gila. 3 orang yang tersisa berhasil kabur melalui sungai dan menyelamatkan diri mereka.

Ketika perang Vietnam usai, hanya Michael yang berhasil mempertahankan kewarasannya. Teman-temannya yang lain mengalami depresi berat dan berakhir dengan bunuh diri.


Yang menarik dari film ini, mereka menceritakan keadaan psikologis para prajurit dengan sangat realistis. FIlm ini berhasil mengangkat keburukan dan dampak peperangan terhadap mental seorang prajurit, bagaimana mereka menyadari bahwa masa depan bukan seperti yang mereka impikan dulu. 

Terlebih ketika Michael kembali ke Amerika, ia menyadari bahwa negara yang ia tinggalkan tidak seperti yang dulu lagi.


Film peperangan ini memenangkan sangat banyak penghargaan, seperti Academy Award untuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik, Golden Globe untuk Sutradara Terbaik, dan New York Film Critic Circle Awards untuk Film Terbaik.



-


Dalam film-film perang terbaik dan paling realistis, kau pasti akan mendapatkan sebuah pesan moral, yaitu tidak ada perang yang berakhir bahagia, kalah ataupun menang. Sangat mahal harga dari sebuah perang; banyak uang terbuang dan manusia mati sia-sia.


Namun tentu saja, film perang, atau film action pada umumnya adalah seni tersendiri dan kita sangat menikmatinya. Meskipun ada banyak sekali film perang klasik yang realistis, beberapa film yang telah disebutkan di atas adalah yang terbaik dan emosional menurut pendapat saya, bahkan mungkin mampu membuat air mata anda menetes.


Sutradara film perang terbaik menurut saya adalah Steven Spielberg, terbukti dari karya-karyanya yang banyak menyabet penghargaan internasional. Kalau kau berminat, coba langsung cek film-film perang besutannya yang lain.

Apabila kau sudah lelah dengan peperangan, cobalah tonton beberapa film action terbaik Hollywood, karena mereka luar biasa! 

Selamat menonton dan semoga kau menyukainya!

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang