Apa saja gejala-gejala HIV ?

Dilihat 15,1 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1


Jika anda mendengar kata HIV mungkin yang ada di dalam pikiran anda adalah suatu momok yang sangat menakutkan. Akan tetapi HIV sebenarnya bukan jenis virus penyakit menular yang mudah menyebar. Penyakit ini hanya akan menular melalui pertukaran darah dan cairan tubuh lain. Kontak secara langsung tanpa melibatkan cairan tertentu sama sekali tidak berbahaya.

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.  Bila sistem kekebalan tubuh kita sudah rusak atau lemah, maka kita akan terserang oleh berbagai penyakit yang ada di sekitar kita.  

Dengan diagnosis gejala awal HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini, ada baiknya Anda mengetahui apa saja gejala HIV AIDS tersebut . Silahkan baca penjelasannya berikut ini: 


Apa itu Infeksi HIV Primer (HIV ARS)?

Ketika orang berbicara tentang "gejala HIV" mereka pada umumnya mengacu pada gejala-gejala yang segera muncul (dalam waktu 2 sampai 6 minggu) setelah seseorang terinfeksi HIV (berbeda dari gejala AIDS yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang). Gejala - gejala tersebut merupakan hasil dari respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi HIV, “bukan” karena infeksi itu sendiri. Itulah sebabnya anda dapat menemukan gejala yang serupa/mirip dengan jenis infeksi lainnya.

Gejala-gejala yang biasa berkembang pada sekitar 2 sampai 6 minggu awal sejak terpapar biasa disebut sebagai Sindrom Retroviral Akut (Acute Retroviral Syndrome /ARS) / Infeksi HIV Primer (Infeksi HIV Akut) / Sindrom HIV Akut atau Sindrom Serokonversi Akut

Gejala HIV AIDS disebabkan karena sistem kekebalan tubuh merespon terhadap virus, itulah sebabnya banyak infeksi lain dapat memperlihatkan gejala yang sama.

                       


Apa saja gejala-gejala awal dari infeksi HIV?

Karena tubuh secara keseluruhan bereaksi untuk melawan virus, bukanlah hal yang mengejutkan untuk menemukan berbagai macam gejala yang mempengaruhi semua sistem tubuh.

  • Gejala umum - demam, berkeringat, lesu, rasa tidak enak badan, pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan
  • Kulit - Ruam, sariawan, sakit tenggrokan
  • Pencernaan - Mual, diare, hilang nafsu makan
  • Sistem Saraf - Sakit kepala
  • Gangguan musculoskeletal - nyeri otot dan nyeri sendi.

TIdak semua orang akan mengalami semua gejala di atas. Gejala - gejala tersebut dapat terjadi dalam berbagai kombinasi. Akan tetapi gejala yang paling umum adalah demam, sakit tenggorokan, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Hanya 40% sampai 70% dari orang - orang yang terinfeksi HIV akan mengalami gejala Infeksi HIV Primer (HIV ARS)


Siapa saja yang mengalami gejala Infeksi HIV Primer (HIV ARS) ?

Diperkirakan sekitar 50% sampai 90% (sebagian orang mengatakan 40% sampai 70%) orang-orang yang terinfeksi HIV akan berkembang menjadi Infeksi HIV Primer (HIV ARS). Tidak ada cara yang dapat dilakukan untuk memrediksi siapa yang akan mengalami HIV primer dan siapa yang tidak.


Kapan gejala HIV muncul dan berapa lama mereka akan bertahan?

Gejala HIV AIDS dapat muncul kapan saja, antara 2 minggu dan 6 minggu setelah seseorang terinfeksi. Pada sebagian besar orang, gejala dapat muncul pada minggu ketiga. Biasanya gejala berlangsung selama minimal 2 minggu, tapi ada juga yang berlangsung sampai dengan 10 minggu.


Gejalanya seperti “Flu” bukan seperti “Pilek”

Gejala Infeksi HIV Primer (HIV ARS)  sering digambarkan menyerupai “gejala flu”. Banyak orang yang mengira bahwa “Flu” sama dengan “Pilek”, padahal hal itu berbeda, dan hal ini telah menimbulkan banyak kebingungan.

Banyak pasien yang menemui saya karena gejala pilek yang ringan seperti hidung meler, sakit tenggorokan, atau batuk ringan dan mereka sangat khawatir hal itu dikarenakan oleh HIV. Padahal gejala-gejala tersebut merupakan gejala pilek, bukan gejala flu. (Baca: Berapa lama setelah terinfeksi gejala pilek atau flu biasanya muncul ?)

Bagi anda yang pernah terkena flu sebelumnya, anda pasti tahu apa rasanya flu. Ketika flu, anda akan menjadi sangat sakit. Demamnya tinggi dan bertahan lama, anda akan merasakan sangat sakit pada sekujur tubuh dan anda benar-benar tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Lebih tepatnya, Infeksi HIV Primer sering digambarkan seperti gejala penyakit mononukleosis.


Ruam pada Infeksi HIV Primer (HIV ARS)

Ini merupakan sumber kekhawatiran pada banyak orang yang saya temui. Saya telah melihat banyak pasien yang datang dengan satu bintik kecil merah pada lengan bawah mereka dan yakin itu adalah ruam HIV. Padahal ternyata bukan.

Ruam HIV biasanya muncul pada hari ke 2 atau 3 setelah terjadinya demam dan akan berlangsung selama 2 minggu. Itu adalah Ruam Eksantema morbiliformis (seperti campak) yang terdiri dari makula dan papula dengan diameter sampai 1 cm, yang berwarna pink atau merah. Setiap lesi tetap diskrit dan tidak menjadi satu. Ruam menyebar dan selalu (100%) melibatkan daerah thorax bagian atas dan leher dan biasanya (60-40%) mempengaruhi bagian wajah, lengan, kulit kepala, paha, dan telapak tangan dalam frekuensi urutan yang menurun.

                      

Biasanya ruam ini tampak buruk. Teman-teman atau kolega anda mungkin akan melihat sekilas dan bertanya, "Hei, mengapa kamu ada ruam? Cepat pergi ke dokter". Kalau bintik yang muncul pada kulit anda hanya satu-satu atau muncul secara acak, itu tandanya bukan ruam HIV.

Ruam pada infeksi HIV primer tampak seperti campak


Demam Infeksi HIV Primer  (HIV ARS)

Dari mana saya memulainya? Saya mempunyai pasien yang mengukur suhu tubuhnya setiap jam dan ketakutan ketika suhu tubuhnya mencapai 37.1⁰C karena mereka pernah membaca bahwa suhu tubuh yang normal adalah 36.9⁰C . Oleh karena itu mereka beranggapan telah terkena demam dan karena itu pula mereka terkena HIV. Ini adalah suatu ketakutan yang berlebihan (paranoia)

Demam pada Infeksi HIV Primer cukup tinggi, biasanya di atas 38.5⁰C ketika diukur dari telinga. Demam Infeksi HIV Primer berlangsung lama, biasanya sekitar 2 minggu, bahkan seringkali lebih lama dari itu. Gejala ini biasanya terkait dengan gejala - gejala lain seperti lesu, rasa tidak enak badan, nyeri otot, dan nyeri sendi.


Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Infeksi HIV Primer (HIV ARS)

Ini merupakan sumber kecemasan lainnya. Saya punya pasien yang tidak berhenti meraba leher mereka untuk merasakan kelenjar getah bening dan langsung panik setiap kali mereka merasakan adanya benjolan yang tidak mereka rasakan sebelumnya.

Pertama-tama, kelenjar getah bening dapat normal teraba , terutama pada orang-orang yang kurus. Jadi hanya karena anda bisa meraba kelenjar getah bening anda, bukan berarti bagian tersebut membesar.

Kelenjar getah bening yang membesar/bengkak biasanya memiliki diameter sekitar 1 cm. Pada infeksi HIV Primer, biasanya ada banyak kelenjar getah bening pada leher, paha, dan ketiak. Kelenjar getah bening tersebut biasanya lunak ( pada dasarnya sakit saat disentuh).


Sakit Tenggorokan dan Sariawan Pada Infeksi HIV Primer

Sakit tenggorokan yang berhubungan dengan HIV Primer biasanya sangat buruk. Bukan hanya merasa sedikit tidak nyaman pada tenggorokan atau rasa ingin membersihkan tenggorokan anda, tetapi rasanya sangat menyakitkan. Jika anda sudah pernah terkena radang tenggorokan sebelumnya, rasanya seperti itu.

Hal tersebut sering digambarkan sebagai tonsilitis eksudatif. Dengan kata lain, anda dapat melihat zat seperti nanah yang berwarna putih atau kuning pada amandel. Amandelnya sendiri akan berwarna merah dan bengkak. Sekitar 20% biasanya juga terdapat sariawan yang berbentuk bulat atau oval dengan diameter 5-10 mm dengan dasar putih dan lingkaran merah yang terjadi pada dalam gusi, amandel, atau langit - langit mulut.

Rasa gelisah sering menyebabkan otot-otot di sekitar tenggorokan mengencang dan menyebabkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan, tetapi itu bukan HIV.


Penyakit apa yang memiliki gejala mirip Infeksi HIV Primer (HIV ARS)?

Yang pertama flu, yang saya maksud di sini adalah infeksi flu, bukan pilek. (Baca lagi tulisan di atas untuk lebih jelasnya).

Gejala Infeksi HIV Primer juga sangat menyerupai gejala infeksi mononukleosis (sering dikenal sebagai Mono atau demam kelenjar). Gejala Infeksi HIV Primer sering juga disangka sebagai adanya penyakit infeksi Hepatitis A atau B akut, infeksi parvovirus, infeksi sitomegalovirus, dan toksoplasmosis. Bahkan dapat keliru disangka sebagai penyakit Rubella (campak Jerman)


                         

Setelah mengetahui tentang apa itu HIV dan gejala awal HIV, marilah mulai untuk menjaga diri, mengubah gaya hidup yang buruk agar  terhindar dari HIV, karena sampai saat ini HIV belum bisa disembuhkan, meskipun telah ada obat yang dapat memperlambat perkembangan penyakit dan meringankan gejala awal HIV tersebut. Oleh karena itu, cara terbaik dalam menghadapi penyakit ini adalah dengan menghindari faktor penyebabnya. Dengan menghindari faktor penyebab penyakit HIV, maka Anda pun tidak akan terjangkiti oleh penyakit mematikan ini


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang