Apa itu batu permata?

Dilihat 2,43 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Manusia menyukai benda-benda yang indah untuk dijadikan perhiasan atau koleksi berharga yang bisa menunjukkan status sosial seseorang. Semakin indah dan langkanya benda tersebut semakin mahal pula harganya. Benda yang biasanya dijadikan perhiasan seperti emas, perak, dan batu mulia. 


Berbagai jenis perhiasan tersebut sebagian berasal dari alam yang membutuhkan tenaga, pengorbanan, dan waktu untuk mencarinya oleh karena itu harga perhiasan dari bahan berharga sangat mahal hingga sekarang. Salah satu jenis perhiasan atau benda berharga yang sering diburu orang adalah batu permata. 


Batu permata adalah mineral dari golongan bebatuan dan juga logam yang memiliki nilai keindahan maupun nilai jualnya bagi manusia. Sejak dulu juga batu permata adalah lambang yang memperlihatkan status sosial, ekspresi integral, dan juga kekayaan. Jenis-jenis batu permata cukup banyak sementara pengelompokannya dibagi menjadi dua kelompok yaitu batu permata mulia dan semi mulia. 


Jenis-jenis batu permata berharga di antaranya adalah zamrud, intan, ruby, dan safir. Beberapa di antara jenis-jenis batu permata tersebut menjadi salah satu batu permata termahal di dunia. Bahkan, batu permata intan telah disebut-sebut sebagai batu permata yang paling dicari di dunia. Sementara sisanya dikelompokkan pada batu permata semi mulia.


Batu permata



Sejarah Batu Permata


Sejarah batu permata sudah ada sejak 100 ribu tahun yang lalu, dikenal sebagai salah satu perhiasan yang mewah dan hanya dipakai oleh golongan tertentu. Sejarah batu permata adalah bagian dari peradaban manusia sejak dulu. 


Sejak dahulu kala, batu permata telah mengiringi kemajuan zaman yang memungkinkan manusia untuk memanfaatkan logam dan permata menjadi karya seni dan juga perhiasan dari waktu ke waktu. Dan sampai saat ini, peradaban tersebut mempengaruhi budaya modern pada zaman sekarang.


Namun, sebenarnya ada cara dalam pemilihan dan juga syarat agar sebuah batu secara resmi bisa dikatakan sebagai batu mulia atau batu permata. 

Jadi, sebuah batu belum bisa dikatakan sebagai batu permata jika tidak bisa memenuhi ketiga syarat dasar batu permata. 



Syarat Dasar Batu Permata


Sebuah batu belum bisa dikatakan sebagai batu berharga atau batu mulia jika tidak memiliki ketiga syarat dasar batu permata. Ketiga syarat ini harus dimiliki. Jika salah satu syarat dasar tersebut tidak ada maka batu tersebut tidak bisa dianggap sebagai batu permata. 


Tapi sesederhana itu kah? Berikut diskusi singkat tentang ketiga syarat dasar batu permata:


     


1. Keindahan


Sebuah batu baru bisa dikatakan sebagai batu permata setelah melewati syarat pertama ini. Sebuah batu permata harus memiliki bentuk dan warna yang menarik. Syarat dasar ini adalah sifat utama yang pertama kali dilihat orang terhadap sebuah batu permata. 


Nilai estetika atau keindahan adalah unsur terpenting sebuah batu agar bisa dikatakan sebagai batu permata. Walaupun keindahan jatuh pada mata masing-masing orang dan lumayan bersifat subjektif pada mayoritas orang. 


Tetapi semua orang akan sampai pada satu kesimpulan antara, apa itu indah atau tidak? Keindahan permata pada dasarnya terbentuk dari potongannya, warna, dan kebeningannya.



2. Kelangkaan


Sebuah batu bisa disebut permata saat langka dan tidak gampang didapat. Nilai kelangkaan menjadi nilai lebih dari sebuah batu permata agar mampu menarik perhatian banyak orang. Selain itu kebanyakan bijih ini didapat dari kondisi geografis yang sulit seperti gunung, hutan, dan seringnya terjadi cuaca ekstrim, itulah sebab yang membuat sebuah batu permata berharga mahal. 


Kelangkaan juga tergantung pada persamaan penawaran dan permintaan dan juga masalah politik di daerah penambangan.


Batu permata intan


3. Ketahanan


Batu bisa dikelompokkan sebagai permata saat batu itu kuat dan proporsional kekerasannya. Ketahanan dari sebuah bebatuan berdasarkan pada kekerasan, kepadatan, dan juga spesifik gravitasinya. 


Skala mohs dari kekerasan mineral memberikan tingkat kekerasan yang akurat pada batu permata tertentu. Batu permata seharusnya bisa tahan dalam jangka panjang tanpa kerusakan dari keindahan penampilannya.



Jika sebuah batu tidak bisa memenuhi ketiga syarat dasar tersebut maka batu tersebut tidak bisa dikatakan sebagai batu permata yang memiliki nilai jual. Sekarang anda telah mengetahui alasan mengapa sebuah batu permata berharga sangat mahal karena salah satu syarat dasarnya adalah kelangkaan yang membuatnya begitu berharga. 


Sebelum anda memutuskan untuk membeli batu mulia atau batu permata, pastikan dulu apakah batu tersebut layak disebut sebagai batu permata secara legal berdasarkan syarat dasarnya. Selain itu anda juga harus mengetahui cara memilih batu permata sebelumnya. 


Semoga informasi mengenai batu permata ini bisa dijadikan sebagai tambahan pengetahuan bagi anda!

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang