Apa itu desain minimalis, terutama dalam desain perabotan?

Dilihat 576 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Minimalis sebagai estetis general dimulai pada pasca Perang Dunia ke-2 dan terkemuka dalam Seni Barat sekitar tahun 1960an sampai awal tahun 1970an. Banyak yang mengatakan kalau minimalis itu lahir karena reaksi dari melawan ekspresi abstrak. Minimalis adalah prinsip desain yang mencoba menggunakan esensi dan elemen yang paling sedikit dan paling sederhana untuk mencapai efek yang paling bagus. Ada fokus yang bagus dalam material itu sendiri diatas ornamen-ornamen. Minimalis sebagai prinsip desain bisa diperuntukkan untuk semua seni visual, musik, arsitektur, penampilan user, dan tentu saja desain perabotan. Konsep perabotan minimalis adalah untuk menghapus segala sesuatu yang non esensial, sampai ke titik dimana suatu produk tidak bisa dikembangkan lebih jauh lagi dengan menghilangkan sesuatu. Perabotan minimalis menjauhkan diri dari elemen desain ornamental yang mendukung kepraktisan dan kegunaannya ke si pemakai. Kalau kamu tertarik dalam membuat rumah minimalis: http://www.corliving.com/blog/how-to-create-a-minimalist-home/

Dieter Rams, desainer industrial Jerman terkenal, yang secara agresif mengejar desain minimalis dalam produknya, dari kalkulator sampai gramopon, radio, dan alat-alat pelanggan lainnya. Dia memperkenalkan 10 prinsip untuk desain yang bagus yang para desainer perabotan minimalis banyak ikuti:

  1. Inofatif
    Kemungkinan dalam kemajuan itu, dalam arti apapun, tidak melelahkan. Perkembangan teknologi selalu memberikan kesempatan baru untuk desain-desain original. Tapi, desain yang imajinatif selalu berkembang berduaan dengan kemajuan teknologi, dan tidak akan bisa menjadi yang terakhir dengan sendirinya.

  2. Membuat produk yang berguna 
    Produk yang dibeli akan digunakan. Produk itu harus memuaskan tidak hanya sencara fungsional, tapi juga psikologikal dan kriteria estetis. Desain yang bagus mengempatisipasikan kegunaan dari produk sementara mengabagikan apapun yang dapat menguranginya.

  3. Estetis 
    Kualitas estetis produk itu harus dilengkapi dengan kegunaannya karena produk yang digunakan setiap hari dan memiliki efek pada orang-orang dan kenyamanan mereka. Hanya obyek yang dijalankan dengan baik yang bisa mdisebut indah.

  4. Buat produk dapat dimengerti 
    Hal ini mengklarifikasikan struktur dari suatu produk. Lebih baik lagi, hal ini dapat membuat suatu produk secara jelas memperlihatkan fungsinya dengan memanfaatkan intuisi pengguna. Sebagus-bagusnya, hal ini sudah jelas.

  5. Rendah hati
    Produk menyelesaikan tujuannya seperti alat. Entah sebagai obyek dekorasi maupun pekerjaan seni. Karena itu, desain mereka harus netral dan terkendali, untuk meninggalkan ruangan untuk ekspresi diri pengguna.

  6. Jujur
    Hal ini tidak membuat produk terlihat inofatif, kuat atau lebih ternilai lebih dari sebelumnya. Hal ini juga tidak digunakan untuk memanipulasi pelanggan dengan janji-janji palsu.

  7. Tahan Lama 
    Hal ini menghindar dari modern dan sehingga tidak akan pernah muncul secara kuno. Tidak seperti desain modern, produk ini tahan selama beberapa tahun – bahkan dalam masyarakat hari ini.

  8. Menyeluruh sampai ke detail terakhirnya 
    Tidak ada yang semaunya atau tersisa untuk kesempatan. Perawatan dan ketepatan dalam proses desain memperlihatkan penghargaan kepada pelanggan.

  9. Ramah Lingkungan 
    Desain memberikan konstribusi yang penting terhadap kelestarian lingkungan. Hal ini melestarikan sumber daya alam dan meminimaliskan polusi fisk dan visual lewat siklus hidup dari produk.

  10. Desainnya sekecil mungkin 
    Kurang, tapi lebih baik – karena hal ini mengkonsentrasikan pada aspek esensial, dan produk tidak dibebani dengan yang non-esensial. Kembali ke kemurnian, kembali ke kesederhanaan.

Kalian yang tertarik perabotan minimalis juga mungkin tertarik dengan desain perabotan pada Abad-Pertengahan.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang