Apa itu klorofil dan dimana letaknya pada tanaman?

Dilihat 4,36 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Klorofil merupakan nama untuk sekelompok zat warna yang diciptakan oleh tanaman dengan sendirinya. Klorofil berwarna hijau karena menyerap energi eleteromagnetik dari cahaya bersama dengan dua spektrum tingkat lanjutan lainnya, merah dan biru, tapi memantulakn bagian menengah (hijau).


Tapi klorofil bukanlah satu - satunya zat warna (sebenarnya ada beberapa klorofil yang berbeda, tapi kamu hanya perlu mengetahui mengenai a dan b dalam tanaman, yang lain hanya muncul pada ganggang) di dalam tanaman. Banyak di antaranya memiliki tingkat yang berbeda dari dua zat warna, karotenoid dan anthocyanin. Keduanya juga menyertap menyerap dan memantulkan panjang gelombang cahaya yang berbeda dan membuat tanaman memiliki warna yang berbeda. Hal inilah yang menyebabkan tanaman dapat memiliki daun berwarna merah.


Keberadaan warna hijau tidak ada hubungannya dengan kemampuan tanaman untuk melakukan fotosistesis. Keberadaan klorofil tidak bisa dengan mudahnya ditetapkan seperti itu, meskipun warna hijau merupakan indikasi dari klorofil bisa juga hadir dalam warna yang berbeda, tapi dipenuhi dengan zat warna lain. Rasio dari zat warna tersebu berbeda antara satu tanaman dengan tanaman lainnya


Jadi, meskipun pada umumnya tanaman jelatang berwarna hijau seluruhnya, beberapa pohon, seperti kultivar dan varietas dari Japanese Maple (Acer Palmatum) berwarna merah dan sekilas kamu akan berpikir bahwa tanama tersebut tidak memiliki klorofil, tapi klorofilnya tersembunyi di bawah anthocyanin yang memantulkan warna merah.


Terlepas dari itu semua, klorofil biasanya ditemukan pada daun tanaman dikotil (kayu tanaman), meskipun kadang juga dapat ditemukan pada selubung buah dan kulit pohon. Pada tanaman monokotil, tanaman yang biasanya merupakan tanaman bunga serta tanaman palem, juga memiliki tingkatan yang bervariasi. Beberapa di antaranya hanya memiliki zat warna hijau sementara yang lain hanya sebagian hijau. Terlepas dari hal tersebut, bisa saja terdapat klorofil yang tersembuyi di bawah zat warna lainnya, sebagian di antaranya berfotosintesa sementara sebagian lagi tidak.

Despite this, chlorophyll is typically found in the leaves of dicotyledons (woody plants), though also sometimes their fruit casings (Quercus robur and Castanea sativa) and sometimes their bark (dozens of trees have chlorophyll in their bark, with Populus tremula, the Aspen, being the most prolific). In monocotyledons, plants that are typically garden flower plants, along with palms, also have varying extents. Some are completely green whilst others have only some green. Despite this, there may be chlorophyll hiding under other pigments, some of which photosynthesize and some of which don't.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang