Apa kebalikannya depresi?

Dilihat 1,74 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Mengejutkan, tapi kebalikan depresi adalah keyakinan kalau kamu bisa mendapatkan yang kamu perlukan. Kecuali ada ketidakseimbangan kimia dalam sistemu, depresi itu sangat sering merupakan hasil dari perasaan ketika kamu tidak mendapatkan apa yang kamu perlukan. Bukan maksudku kamu tidak bisa mencari pekerjaan atau mendapatkan pasangan. Maksudku adalah kebutuhan yang paling penting. Kamu tidak merasa aman atau sejahtera. Kamu tidak melihat bagaimana kamu bisa membangun hubungan atau intimasi dengan orang lain. Kamu berpikir kamu akan menggagalkan oranglain yang penting bagimu.

Contoh yang bagus itu adalah remaja yang kaya. Depresi itu tidak terkendali dalam kelompok tersebut. Dan hal ini sudadikenal kalau alasannya itu karena tak berhentinya ekspektasi, ekspektasi terlalu tinggi hinga mereka tidak bisa berharap supaya tidak mengecewakan orang tuanya. Mereka dibesarka didunia dimana mereka bisa mendapatkan pelatih, mentor, guru, pengajar, kelas, atau bantuan untuk aspek hidup mereka apapun.

Jadi, tidak ada alasan, dalam pikiran mereka atau pikiran orang tua mereka, bagi mereka tidak pandai dalam setiap aspek dalam hidup mereka. Dan kamu akan menemukan depresi dalam kelompok tersebut dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada populasi pada umumnya. Mereka tidak tahu dimana untuk berputar untuk mencari keamanan, intimasi, dan yang lebih dari semua itu penerimaan. Kebalikan depresi adalah keyakinan kamu bisa mendapatkan keperluanmu.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang