Apa kegunaan ekspektoran dalam obat batuk?

Dilihat 15,5 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1



Meskipun terlihat ringan, namun kehadiran batuk kerapkali menjengkelkan ya. Terlihat sepele, namun dapat juga menjadi penyakit yang berbahaya. 

Bagaimana tidak? Kehadiran frekuensi batuk yang sering dan berulang-ulang dapat membuat penderitanya merasa capek, belum lagi suara yang ditimbulkan dapat membuat lingkungan sekitar merasa bising, sehingga menjadi tidak nyaman.


Batuk sebenarnya merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh, yaitu respon alami tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran pernafasan atau paru-paru. 


Faktor pengganggu tersebut bisa dikarenakan adanya infeksi bakteri, iritasi ataupun karena mengkonsumsi makanan atau minuman yang merangsang keluarnya lendir/dahak. Memang agak terasa lebih mengganggu ya jika batuk disertai dengan dahak berlebihan, karena tentunya kita harus berulangkali mengeluarkan dahak tersebut agar tenggorokan lebih lega. Umumnya untuk mengobati batuk jenis ini, sebagian orang selain menggunakan obat resep dokter, mereka menggunakan bahan alami seperti jeruk nipis dan kecap. 


Namun sebenarnya Anda dapat mengkonsumsi obat yang bisa meredakan lendir dan membantu mengeluarkan dahak yang disebut Ekspektoran. Bagaimana cara kerjanya? Obat ini bekerja dengan cara mengencerkan dahak/lendir pada saluran pernafasan sehingga apapun yang menyebabkan batuk dapat keluar bersama dahak/lendir tersebut. 


Nah, untuk lebih jelasnya mari simak sampai tuntas ulasan berikut ini…




Meredakan Batuk Berdahak



Seperti yang telah dijelaskan di atas batuk sebenarnya adalah reaksi normal tubuh akibat adanya rangsangan dari selaput lendir di daerah tenggorokan dan cabang tenggorokan yang bertujuan untuk membersihkan saluran pernafasan dari zat-zat asing yang menganggu.


Lalu, bagaimana pengobatannya? Sebelum dibahas lebih lanjut mengenai jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan batuk, khususnya untuk batuk berdahak, ada baiknya kita lihat dahulu jenis tipe batuk yang umum terjadi.


Secara garis besar batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu batuk kering dan batuk berdahak.


1. Batuk Kering


Batuk kering adalah batuk yang tidak disertai dengan adanya produksi lendir atau dahak. Gejala awal batuk kering biasanya ditandai dengan rasa gatal di tenggorokan yang memicu terjadinya batuk. Walaupun terlihat sepele, sebaiknya jangan anggap enteng batuk ini, karena jika didiamkan dapat menyebabkan tenggorokan berdarah. 


Penyebab batuk kering bisa bermacam-macam, yaitu terjadinya reaksi alergi, infeksi pernafasan, meningkatnya asam lambung, efek samping obat, atau gejala penyakit serius, seperti radang paru-paru atau kanker. 


Untuk meredakan/mengurangi frekuensi batuk ini digunakan obat batuk antitusif, yaitu obat yang bekerja untuk menekan rangsang batuk. Saraf pemicu batuk akan ditekan, sehingga tidak terjadi batuk dan tubuh bisa beristirahat.



2. Batuk Berdahak


Batuk berdahak adalah batuk yang disertai dengan banyaknya lendir atau dahak yang merangsang timbulnya batuk, baik dahak itu keluar saat dibatukkan ataupun tetap tertahan dalam saluran pernafasan, yaitu di dalam paru-paru. Gejala umum batuk berdahak adalah adanya dahak yang menyertai batuk. 


Batuk berdahak dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya infeksi paru-paru oleh virus atau bakteri, merokok (baik aktif atau pasif), penyakit asam lambung, penyakit jantung atau kanker paru-paru. 


Untuk meredakan/mengurangi frekuensi batuk ini digunakan obat yang dapat membantu mengeluarkan atau mengencerkan dahak.




Nah, dalam kesempatan ini ulasan yang diberikan hanya akan dibatasi pada batuk berdahak saja dan cara mengatasinya ya.


Pada batuk berdahak, dahak yang diproduksi dapat mempersempit dan menyumbat saluran napas sehingga mengganggu proses pernapasan. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa dalam mengobati batuk berdahak, tubuh justru akan dirangsang agar terjadi batuk sehingga dahak akan keluar. 


Obat batuk berdahak adalah obat yang digunakan untuk mengeluarkan dahak yang di produksi oleh saluran napas yang sedang mengalami peradangan. Berbeda dengan kandungan obat batuk  antitusif yang digunakan pada batuk kering, yaitu menahan rangsangan batuk, pada batuk berdahak obat yang digunakan justru sebaliknya, yaitu merangsang terjadinya batuk agar dahak dapat keluar dan tidak menyumbat saluran napas. 


Obat yang digunakan untuk batuk berdahak adalah golongan mukolitik dan ekspektoran. Apakah perbedaan antara keduanya? Berikut penjelasannya:


  • Mukolitik

Mukolitik adalah jenis obat pengencer dahak yang digunakan untuk membantu membersihkan dan mengencerkan dahak dari saluran pernapasan, sehingga mudah dikeluarkan. Obat ini bekerja dengan mengurangi kekentalan dahak. Dahak seringkali menyebabkan penyempitan atau bahkan menutup saluran napas hingga menyesakkan dan membuat sulit bernapas. Contoh obat mukolitik adalah acetylcysteine, bromhexine, dan ambroxol. 



  • Ekspektoran

Ekspektoran adalah jenis obat yang digunakan untuk membantu mengeluarkan dahak. Obat ini bersifat merangsang terjadinya batuk dan merangsang keluarnya cairan sehingga dahak menjadi lebih encer dan mudah untuk dikeluarkan. Salah satu contoh expectorant adalah ipekak, glycerol guaiacolate, dan ammonium chloride. Sebagai tambahan, untuk menunjang kerja obat ini agar dapat memberikan hasil yang maksimal maka harus disertai dengan minum air yang cukup 




Menghilangkan Dahak Secara alami



Menggunakan obat pengencer dahak di tenggorokan, merupakan salah satu cara efektif untuk mengobati batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Dahak yang sulit dikeluarkan pada tenggorokan tentu saja akan membuat rasa tidak nyaman dan sebaiknya harus segera diatasi. Untuk mengatasinya Anda dapat menggunakan jenis obat-obatan seperti yang telah dijelaskan di atas yang dapat Anda peroleh di apotik. 


Namun sebenarnya terdapat beberapa cara mudah dan alami untuk menghilangkan dahak/lendir yang mengganggu tenggorokan. Dengan menggunakan bahan tersebut tentunya jauh lebih aman, lebih ekonomis dan relatif tanpa efek samping. Anda dapat menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan sehari-hari untuk mengatasi batuk dan lendir yang mengganggu. 


Berikut ini adalah cara menghilangkan dahak/lendir di tenggorokan secara alami yang dapat Anda lakukan di rumah, yaitu:




  • Minum jahe

Jahe telah lama dikenal sebagai rempah yang ampuh untuk mengatasi penyakit pada saluran pernafasan, termasuk untuk mengeluarkan lendir/dahak di tenggorokan. 

Cara membuatnya sangat mudah, yaitu siapkan dua ruas jahe, dicuci sampai bersih, gepengkan atau tumbuk jahe tersebut, kemudian masukkan ke dalam segelas air panas. Anda dapat mencampurkan madu atau beri sedikit gula sebagai pemanis. Minum secara teratur 2 atau 3 kali dalam sehari..


  • Ramuan jeruk nipis 

Ramuan jeruk nipis efektif digunakan untuk menghilangkan lendir di tenggorokan, termasuk melawan bakteri atau virus penyebab radang pada tenggorokan. 

Caranya sangat mudah, yaitu siapkan 1 buah jeruk nipis, kemudian peras untuk mendapatkan airnya dan campurkan pada segelas air hangat. Anda dapat mencampurkan madu sebagai pemanis.


  • Ramuan kunyit

Dengan mengkonsumsi ramuan kunyit secara teratur dapat membantu mengeluarkan lendir di tenggorokan dengan efektif. 

Cara membuatnya yaitu, siapkan beberapa ruas kunyit, kupas, lalu cuci sampai bersih kemudian parut. Lalu peras parutan tersebut untuk diambil airnya dan campurkan pada setengah gelas air panas. Campurkan madu sebagai pemanis.


  • Berkumur dengan air garam

Siapkan segelas air hangat kemudian tambahkan 1 sendok garam. Aduk hingga rata, lalu gunakan larutan tersebut untuk berkumur beberapa kali. .Jika Anda mau, Anda dapat menambahkan 1 sendok makan kunyit pada larutan garam ini ini.


  • Bawang putih

Anda dapat menghilangkan lendir di tenggorokan menggunakan bawang putih dengan cara memakan langsung beberapa siung bawang putih mentah-mentah atau mencampurkannya pada makanan sebagai lalapan mencampur bawang dengan lemon. Pertama kupas bawang, kemudian masukkan di dalam juicer. Kemudian peras lemon ke dalam ramuan bawang tersebut. Lalu tuangkan secangkir air mendidih ke dalam ramuan tersebut dan diamkan selama 2-3 menit. Setelah cukup dingin, tambahkan 1 sendok teh madu dan minumlah ramuan tersebut 3x sehari sehingga dahak menghilang.


  • Terapi uap

Cara menghilangkan lendir di tenggorokan melalui terapi uap yaitu dengan menyiapkan wadah berisi air panas. Kemudian campurkan dalam air panas tersebut beberapa tetes minyak kayu putih atau dapat juga ditambah dengan rebusan rempah-rempah, seperti jahe cengkeh, kunyit dan kencur. Dekatkan muka Anda ke dalam wadah tersebut, lalu hirup uap yang keluar. Uap yang bercampur minyak kayu putih atau ramuan tersebut akan meresap ke tenggorokan dan hidung sehingga dapat menghilangkan lendir dan melegakan pernafasan.


  • Perbanyak konsumsi buah
  • Perbanyak Minum Air Putih


  • Lada 

Anda dapat mencampurkan ½ sendok teh lada putih dengan 1 sendok makan madu. Seduh ramuan tersebut dengan menggunakan air hangat dan konsumsi sebanyak 3x sehari. Ramuan ini juga dapat ditambah dengan lemon dan sedikit garam.




Itulah beberapa cara untuk menghilangkan lendir di tenggorakan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang dapat dengan mudah Anda lakukan dirumah. Tentunya cara yang paling baik adalah dengan melakukan pencegahan sebelum penyakit datang. Cara pencegahannya antara lain dengan menghindari rokok, memakai masker di tempat-tempat umum, berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan. Jika dalam waktu yang lama batuk Anda tidak kunjung sembuh, maka langkah terbaik adalah segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang