Apa kerugian dari mengkonsumsi asam lemak esensial?

Dilihat 495 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Asam lemak esensial memiliki resiko peroksidasi (mutagenesis, karsinogenesis dan teratogenesis). Hal ini tidak terbatas hanya pada omega 3 saja. Omega 6 juga memiliki resiko yang resupa. Asam lemak omega 3 juag memiliki pengaruh penuaan terhadap kulit. Hal ini dapat terlihat ketika kulit terpapar cahaya frekuensi tinggi, terutama sinar ultaraviolet. Hal yang sama juga berlaku untuk omega 6.


Asam lemak omega 3 juga meningkatkan permeabilitas membran secara signifikan, yang dapat berpngaruh buruk dalam beberapa kasus. Hal yang sama juga berlaku pada omega 6. Asam lemak omega 3 meningkatkan tingkat metabolisme sehingga dapat menyembunyikan masalah hipotiroidisme atau hipometabolism.


Hal ini sering dianggap sebagai hal yang bagus, terutama pada orang yang memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh dan kelelahan kronis, tapi perawatan sampingan dari gangguan metabolisme oleh asam lemak tak jenuh ganda dapat menyebabkan efek samping, terutama:

  • Jika tingkat antioksidan yang larut dalam lemak tidak meningkat secara proporsional, dan
  • Kemampuan daur ulang antioksidan di dalam tubuh turun melebihi batas minimal. Hal ini dapat meningkatkan masalah hipometabolisme.
Asam lemak esensial menyembunyikan masalah kekurangan vitamin D yang dapat meningkatkan resiko kanker. Ini adalah skandal tersembunyi dari "pola makan yang bijaksana" yang direkomendasikan oleh pemerintah Amerika selama 50 tahun terakhir. Menggunakan minyak sayur dalam makanan sehari - hari meningkatkan kasus kanker (dan meningkatkan resiko stroke).

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang