Apa kesalahpahaman terbesar tentang kesehatan dan kesejahteraan?

Dilihat 987 • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ada banyak sekali kesalahpahaman kesehatan dan kesejahteraan, tapi saya rasa yang terbesar adalah bahwa hanya ada satu cara untuk sehat. Kebenarannya adalah ada banyak cara untuk "mencapai" pada kesehatan, dan kuncinya adalah membuat keputusan yang benar berdasarkan sistem penilaian anda. Beberapa yang lain:


Kesalahpahaman: Persentase RDA (Recommended Dietary Allowance) pada label makanan adalah yang terpenting. Diperlukan setara 100% atau lebih!

Kebenaran: Makan makanan yang sebenarnya, bukan membaca label. Cara terbaik untuk menyimpulkan kebutuhan dari aturan ini adalah cukup dengan perkataan dari Michael Pollan dalam bukunya In Defense of Food: "Bahwa setiap orang seharusnya perlu untuk menulis sebuah buku yang menyarankan masyarakat untuk 'makan makanan' bisa dianggap sebagai ukuran alienasi dan kebingungan kami." Fokus dengan mengkonsumsi makanan sealami mungkin, yang juga akan membantu anda menghindari bahan-bahan bermasalah yang bisa jadi anda sensitif terhadapnya. Dan apa yang merupakan makanan sebenarnya? Dengan pengecualian buah-buahan beku dan sayuran, dan betapa ironinya hal ini akan terdengar, segala makanan yang tidak berlabel atau memiliki label FDA-approved Nutrition Facts sangat mungkin menjadi makanan yang "sebenarnya". Jika anda berkeliling di toko bahan makanan anda (bagian produksi, tukang daging, tukang ikan), anda akan menemukan makanan sebenarnya. Hindari toko-toko yang berisi tumpukan boks dan botol-botol serta makanan tipuan lainnya yang dijual dengan kemasan cantik. Jika anda membaca label yang berisi daftar bahan-bahan yang tidak bisa anda lafalkan atau definisikan tanpa buku kuliah kimia, kembalikan saja ke rak dan pergilah!


Kesalahpahaman: Vitamin, suplemen, dan "jalan pintas" lainnya untuk sehat seperti minum jus itu baik untuk anda.

Kebenaran: Berbagai penelitian besar dan acak (standar emas dalam studi ilmiah) sekarang telah menunjukkan tak ada manfaatnya bagi seseorang untuk mengkonsumsi vitamin dan suplemen. Sebagian bahkan menunjukkan bahayanya. Episode CBS this Morning baru-baru ini melakukan review terhadap beberapa data yang lebih baru: http://www.cbsnews.com/videos/vitamins-could-be-causing-harm-doctor-panel-says/


Kesalahpahaman: Jika anda tak mengalami kondisi kesehatan apapun, obat-obatan tak ada manfaatnya.

Kebenaran: Data yang mendukung penggunaan obat seperti aspirin dan statin sebagai strategi pencegahan bagi orang-orang usia lebih dari 40 tahun. Jika anda berusia lebih dari 40 tahun, bicarakan dengan dokter anda tentang manfaat serta risiko mengkonsumsi statin dan aspirin dosis-rendah setiap hari jika anda belum mengkonsumsinya. Pengobatan dengan biaya murah ini telah menunjukkan dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke dan bahkan kanker, tapi mereka juga memiliki efek samping yang perlu anda pertimbangkan dengan hati-hati. Perlu ada diskusi!


Kesalahpahaman: Satu jam di gym adalah olahraga yang cukup dalam sehari.

Kebenaran: Satu jam di gym itu fantastis, tapi itu tidak mencakup sisa dalam sehari itu. Data menunjukkan bahwa duduk selama 5 jam sehari itu setara dengan, dalam hal kesehatan, merokok satu pak setiap hari!. Mudah sekali meremehkan berapa lama anda duduk dalam satu hari. Saya terkejut betapa sedikitnya gerakan saya setelah saya memakai sebuah perangkat (Nike Fuel Band) yang mengukur aktifitas saya. Dengan mengetahui bahwa saya selalu duduk tak bergerak selama tiga jam setiap hari, saya termotivasi untuk membeli headset ponsel nirkabel yang mengijinkan saya untuk berjalan-jalan selama panggilan konferensi, hasilnya ada peningkatan 35% dalam jumlah langkah yang saya lakukan per hari. Resep saya: tetapkan sebuah target selama satu jam untuk olahraga moderat (yang singkat juga dihitung) dan coba dan bergeraklah (meski hanya berjalan) selama 3-5 menit setiap setengah jam atau lebih. Kita diciptakan untuk bergerak!


Kesalahpahaman: Makanlah saat anda lapar.

Kebenaran: Data menunjukkan bahwa orang-orang yang makan saat mereka lapar, atau makan camilan saat siang hari memiliki peningkatan risiko diabetes dan kondisi kesehatan lainnya. Cobalah untuk makan kira-kira pada waktu yang sama setiap hari termasuk akhir minggu, dan tak makan lagi diantara waktu-waktu makan anda. Itu akan membuat perbedaan besar dalam risiko penyakit jangka panjang anda, sebagaimana performa fisik dan mental anda dalam jangka pendek.


Kesalahpahaman: Vaksin flu tidak diperlukan jika anda sehat.

Kebenaran: Setiap orang perlu vaksinasi flu. Terkena flu dapat memicu inflamasi, yang bisa membuat tubuh rentan terhadap masalah-masalah serius seiring berjalannya waktu termasuk kanker. Vaksin flu bekerja tanpa efek samping yang signifikan. Saya ingin agar masyarakat memikirkan vaksin flu sebagai sesuatu yang tidak hanya mempengaruhi kesehatannya hari ini tapi juga kesehatannya satu dekade dari sekarang.


Jawaban diadaptasi dari buku The End of Illness and A Short Guide to a Long Life

http://www.amazon.com/A-Short-Guide-Long-Life/dp/1476730954/ref=sr_1_1?ie=UTF8&qid=1389030841&sr=8-1&keywords=david+agus


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang