Apa manfaat evolusi dari vertigo?

Dilihat 485 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Menanyakan keuntungan evolusi adalah hal bodoh. Evolusi adalah proses, bukan tujuan. Untuk setiap mutasi acak ada tiga kemungkinan:


Tidak ada keuntungan/kerugian

Keuntungan

Kerugian


Dengan yang terakhir (kerugian) lingkungan hampir membunuh makhluk itu untuk beberapa generasi. Sifat negatif bisa menetap dalam beberapa keadaan untuk beberapa waktu, tapi jarang lama. Itu dianggap “merugikan” juga berubah dengan lingkungan. Maka dari itu, apapun mutasi yang terjadi pada organisme dahulu, di 99,99% dari mereka, semua mutasi merugikan (mereka semua mati sebagaimana lingkungan berubah dan mereka tidak punya “hal” yang benar untuk tetap hidup).


Keuntungan tidak selalu ada sejauh pandangan lama yang bersangkutan. Kita semua mati, setiap bintik dari kehidupan di waktu tertentu, tapi bisa mencegah kepunahan untuk sementara. Selama itu, dianggap menguntungkan. Satu mutasi menguntungkan bisa memungkinkan keturunan untuk bertahan hidup cukup lama di suatu lingkungan untuk berakumulasi. Akumulasi dari mutasi itu disebut adaptasi dan adaptasi adalah evolusi.


Terkadang mutasi tidak menguntungan maupun merugikan. Mari asumsikan kalau vertigo adalah salah satu dari itu. Jika itu kasusnya, tidak ada alasan kalau itu tidak tersebar di garis keturunan kita. Pertanyaan yang paling penting hanyalah , “bagaimana vertigo mencegah, membantu, atau tidak ada efek di keberhasilan reproduksi?” Jika kamu bisa mengidentifikasikan bagaimana vertigo berefek pada keberhasilan vertigo, maka kamu memiliki pemikiran yang bagus.


Tapi kenyataannya semua hanya spekulasi. Vertigo mungkin pernah terjadi dahulu kalah dan membuatnya tetap di darat, membuatnya lebih baik untuk berurusan dengan makhluk darat. Garis keturunannya, takut pada ketinggian dan tetap di darat, memiliki keunggulan di lingkungan di mana pohon menghilang tiba-tiba karena siklus glasiasi. Sementara –untuk beberapa waktu- saudara darinya mungkin masih lebih banyak, memakan semua hadiah dari pohon. Adaptasinya tetap menguntungkan, tapi apa yang akan terjadi kalau lingkungan berubah dan membunuh pohon?


Saudara dekatnya akan kekurangan kemampuan untuk berada di darat. Bayinya akan baik-baik saja dan sudah memiliki semua pengalaman untuk mengatasi bahaya, di mana yang tinggal di pohon dimakan dengan cepat. Keuntungan lalu berujung dengan bergantinya lingkungan. Saudaranya punah, anaknya makmur di padang rumput.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang