Apa manfaat kesehatan dari mengkonsumsi suplemen minyak ikan?

Dilihat 239 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Asam lemak Omega 3 yang dapat ditemukan dapat asam ikan dan beberapa kacang - kacangan dan biji- bijian membantu melindungi hatimu. Penelitian menunjukkan minyak ikan membantu menjaga fungsi otak. Para ahli juga mencari tahu seberapa baik minyak ikan dalam melindungi kita terhadap penyakit mata, radang sendi, serta kondisi - kondisi lainnya. Beberapa ahli berpikir bahwa omega 3 dapat membantu mencegah kanker. "Asam lemak omega 3 dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan berbagai jenis kanker berhubungan dengan peradangan kronis". 


Dalam 10 tahun terakhir, banyak orang Amerika yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Suplemen minyak ikan memiliki banyak manfaat kesehatan dan juga membantu dalam penyakit jantung. Minyak ikan omega 3 mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA). 
Minyak ikan omega 3 sangat penting dalam mencegah dan mengelola penyakit jantung. 


Bagaimana minyak ikan omega 3 dapat membantu? Minyak ikan menurunkan tekanan darah dan trigliserida, memperlambat perkembangan plak pada pembuluh darah, mengurangi resiko detak jantung tidak normal, mengurangi resiko serangan jantung dan stroke, dan mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung.


Seberapa banyak minyak ikan yang aman untuk dikonsumsi? Berdasarkan AHA, mengkonsumsi sampai dengan 3 gram suplemen minyak ikan per hari dianggap aman. Jangan konsumsi lebih dari itu sebelum berkonsultasi dengan doktermu.  Apakah ada efek samping dari mengkonsumsi minyak ikan omega 3? Efek samping dari mengkonsumsi minyak ikan omega 3 yaitu, rasa amis di mulut, bau nafas yang kurang sedap, perut terasa tidak nyaman, dan mual. 


Kalau kamu ingin mengkonsumsi minyak ikan dalam dosis tinggi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dkotermu. Minyak ikan juga bagus untuk kanker yang berhubungan dengan inflamasi seperti kanker hati, paru - paru, dan prostat. Minyak ikan omega 3 juga dapat melawan pertumbuhan sel kanker dan menyebabkannya menghancurkan diri.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang