Apa manfaat teh hijau untuk kesehatan?

Dilihat 1,69 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Inilah 10 keuntungan kesehatan yang diberikan teh hijau yang sudah dibuktikan dalam studi penelitian manusia.

  1. Teh Hijau Mengandung Komponen Bioaktif yang Meningkatkan Kesehatan
    Teh hijau itu lebih dari cairan hijau saja. Banyak komponen bioaktif dalam daun teh yang dimasukkan pada minuman terakhir, yang mengandung nutrisi penting yang berjumlah besar.Teh ini mengandung sistem polifenol seperti flavonoid dan katekin, yang berfungsi sebagai antioksidan yang sangat kuat. Zat-zat ini bisa mengurangi formasi radikal bebas dalam tubuh, melindungi sel-sel dan molekul dari serangan. Radikal bebas ini dikenal untuk memainkan perannya dalam penuaan dan berbagai jenis penyakit. Salah satu komponen teh hijau yang lebih kuat adalah antioksidan Epigallocatechin Gallate (EGCG), yang sudah dipelajari untuk mengobati berbagai penyakit dan bisa menjadi salah satu alasan utama teh hijau memiliki bahan pengobatan yang kuat. Teh hijau juga memiliki sejumlah mineral yang penting untuk kesehatan. Cobalah untuk memilih kualitas merk yang bisa mengandung tingkat florida yang berlebihan. Walaupun begitu, bahkan kalua kamu memilih kualitas merk yang lebih rendah, keuntungannya masih jauh mengurangi segala resiko. 

    Teh hijau itu mengandung komponen-komponen bioaktif yang bisa memiliki beragam pengaruh kesehatan yang menguntungkan.

  2. Komponen dalam Teh Hijau Bisa Meningkatkan Fungsi Otak dan Membuatmu Lebih Pintar
    Teh hijau memang memiliki bahan yang lebih dari hanya membuatmu tetap terbangun, bisa juga membuatmu pintar. Kunci bahan-bahannya adalah kafein, yang merupakan stimuulan yang sudah dikenal. Kandungan kafeinnya tidak sebanyak kopi, tapi cukup untuk memproduksi respon tanpa menyebabkan efek "gelisah" karena terlalu banyak kafein. Apa yang kafein lakukan dalam otak adalah menyumbat inhibisi neurotransmiter yang disebut sebaga Adenosin. Dengan begitu, kafein sebenarnya meningkatkan penembakan neuron dan konsentrasi neurotransmiter seperti dopamin dan norepinefin. Kafein sudah dipelajari sebelumnya dan menunjukkan peningkatan dalam beragam aspek fungsi otak, seperti meningkatkan mood, kewaspadaan, waktu reaksi dan ingatan. Namun... teh hijau mengandung lebih dari hanya kafein. Teh hijau juga mengandung asam amino L-theanine, yang dapat melewati perlindungan darah dalam otak. L-theanine meningkatkan aktivitas inhibisi neurotransmiter GABA, yang memiliki eefek anti-cemas. L-theanine ini juga meningkatkan dopamin dan produksi gelombang alfa dalam otak. Studi memperlihatkan kalau kafein dan L-theanine bisa memiliki efek yang sinergis. Gabungan keduanya itu ampuh dalam meningkatkan fungsi otak. Karena L-theanine dan kafein yang memiliki dosis lebih kecil, teh hijau bisa memberimu "penyegaran" yang berbeda dan lebih ringan daripada kopi. Banyak orang melaporkan memilki energi yang tabil dan bisa lebih produktif ketika mereka meminum teh hijau, dibandingkan dengan kopi.

    Teh hijau mengandung kafein yang lebih sedikit daripada kopi, tapi cukup memberikan efeknya. Teh hijau juga mengandung asam amino L-theanin, yang bekerja secara sinergis dengan kafein untuk meningkatkan fungsi otak.

  3. Teh Hijau Meningkatkan Pembakaran Lemak dan Meningkatkan Performa Fisik
    Kalau kamu melihat adftar bahan-bahan untuk suplemen pembakaran lemak, ada kemungkinan teh hijau akan tertulis disitu. Ini dikarenakan teh hijau telah memperlihatkan untuk meningkatkan pembakaran lemak dan mendotok tingkat metabolisme, dalam percobaan pengontrollan manusia. Dalan salah satu studi pada 10 pria sehat, teh hijau meningkatkan pengeluaran energi sebanyak 4%. Studi lain memperlihatkan kalau oksidasi lemak meningkat sebanyak 17%, menunjukkan kalau teh hijau bisa meningkatkan pembakaran lemak. Namun, aku ingin menunjukkan beberapa studi pada teh hijau yang tidak memperlihatkan peningkatan apapun dalam metabolisme, jadi pengaruhnya itu mungkin tergantung pribadi masing-masing. Kafein itu sendiri juga memperlihatkan dapat meningkatkan performa fisik dengan memobilisasikan asam lemak dari jaringan lemak dan membuatnya dapat digunakan sebagai energi. Dalam dua pandangan studi yang terpisah, kafein telah memperlihatkan peningkatan performa fisik sebanyak 11-12%, rata-ratanya.

    Teh hijau telah memperlihat dapat mendorong tingkat metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak dalan jangka waktu yang singkat, walaupun tidak semua studi setuju akan hal ini.

  4. Antioksidan dalam Teh Hijau Dapat Menurunkan Resiko Beragam Tipe Kanker
    Kanker itu disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Kanker adalah salah satu penyebab kematian utama di dunia. Kanker juga terkenal kalau serangan oksidatif membreikan pembentukkan pada kanker dan antioksidan bisa menjadi efek pelindungnya. Teh hijau adalah sumber antioksidan kuat yang sangat baik, jadi masuk akal kalau teh hijau bisa mengurangi resiko kanker, yang terlihat melakukan:
    Kanker payudara: Studi observasi meta-analisis menemukan kalau wanita yang meminum teh hijau terbanyak memiliki resiko 22% lebih rendah dalam membentuk kanker payudara, kanker paling umum pada wanita.

    Kanker prostat: Salah satu studi menemukan kalau pria yang meminium teh hijau memiliki resiko 48% lebih rendah dalam membentuk kanker prostat, yang merupakan kanker paling umum pada pria.

    Kanker kolorektar: Studi 69.710 wanita Chinese menemukan kalau peminum teh hijau memiliki resiko kanker kolorektal 57% lebih rendah.

    Beberapa studi observasional lainnya menunjukkan kalau peminum teh hijau itu lebih tisedikit terkena berebagai tipe kanker. Penting untuk diingat kalau menuang susu dalam teh mu adalah hal buruk, karena dapat mengurangi nilai antioksidannya

    Teh hijau memiliki antioksidan yang sangat kuat dan bisa melindungimu dari kanker. Beberapa studi memperlihatkan peminum teh hijau memiliki resiko kanker yang lebih rendah.

  5. Teh Hijau Bisa Melindungi Otakmu di Umur Tua, Menurunkan Resiko Alzheimer dan Parkinson
    Teh hijau tidak hanya bisa meningkatkan fungsi otakmu dalam jangka waktu singkat, tapi juga bisa melindungi otakmu pada umur tua. Penyakit Alzheimer itu merupaka penyakit neurodegeneratif paling umum pada manusia dan menyebabkan dementia. Penyakit Parkinson adalah penyakir neurodegeneratif paling umum kedua dan melibatkan kematian produksi dopamin syaraf dalam otak. Beberapa studi menunjukkan kalau komponen catechin dalam teh hijau bisa memiliki efek protektif beragam pada sayaraf dalam tabung reaksi dan model hewan, berpotensi dalam menurunkan resiko Alzheimer dan Parkinson.

    Komponen bioaktif dalam teh hijau bisa memiliki pengaruh protektif yang beragam pada syaraf dan bisa mengurangi resiko baik Alzheimer maupun Parkinson, dua penyakit neurodegeneratif paling umum.

  6. Teh Hijau Bisa Membunuh Bakteri, yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Gigi dan Menurunkan Resiko Infeksi
    Catechin dalam teh hijau memiliki efek biologis lainnya juga. Beberapa studi menunjukkan kalau catechin dapat membunuh bakteri dan menghalangi virus seperti virus influenza, berpotensi menurunkan resiko infeksimu. Mutan streptococcus itu merupakan bakteri dimulut yang berbahaya primer. Streptococcus ini menyebabkan formasi plak dan merupakan penyebab utama kerusakan rongga dan gigi. Studi menunjukkan kalau catechin dalam teh hijauh bisa menghambat pertumbuhan mutan streptococcus. Konsumsi teh hijau dihubungkan dengan peningkataan kesehatan gigi dan penurunan resiko karies. Keuntungan lain dari teh hijau yang menakjubkan... beberapa studi menunjukkan kalau teh hijau bisa mengurangi bau mulut.

    Catechin dalam teh hijau bisa menghambat pertumbuhan bakteri dan beberapa virus. Hal ini bisa menurunkan resiko infeksi dan bisa meningkatkan kesehatan gigi, menurunkan resiko karies dan mengurangi bau mulut.

  7. Teh Hijau Bisa Menurunkan Resiko Diabetes Tipe II
    Diabetes tipe II adalah penyakit yang mencapai proporsi epidemik beberapa abad lalu dan sekarang menimpa sekitar 300 juta orang diseluruh dunia. Penyakit ini melibatkan peningkatan tingkat gula darah dalam konteks resistensi insulin atau ketidakbisaan memproduksi insulin. Studi memperlihatkan kalau teh hijau bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi tingkat gula darah. Salah satu studi di Jepang menemukan kalau siapapun yang meminum teh hijau terbanyak memiliki resiko membentuk diabetes tipe II yang lebih rendah sebanyak 42%. Menurut ulasan dari 7 studi dengan total 286,701 individu, peminum teh hijau memiliki resiko menjadi diabetees yang lebih sedikit sebanyak 18%.

    Beberapa percobaan terkontrol menunjukan teh hijau bisa menyebabkan pengurangan yang ringan pada tingkat gula darah. Teh hijau juga bisa menurunkan resiko pembentukkan diabetes tipe II dalam waktu yang lama.

  8. Teh Hijau Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Kardiovaskular
    Penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan strike, merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Studi menunjukkan kalau teh hijau bisa meningkatkan beberapa faktor resiko utama penyakit-penyakitini. Hal ini termasuk total kolesterol, kolesterol LDL dan trigliserida. Teh hijau juga meningkatkan kapabilitas antioksidan dalam darah secara tajam, yang melindungi partikel kolesterol LDL dari oksidasi, yang merupakan salah satu bagian jalan menuuj penyakit hati. Dengan adanya keuntungan efek pada faktor resiko, tidak mengejutkan untuk melihat peminum teh hijau memiliki 31% resiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

    Teh hijau telah terlihat dapat menurunkan total dan LDL kolesterol, dan juga melindungi partikel LDL dari oksidasi. Studi pengamatan menunjukkan kalau peminum teh hijau memiliki resiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

  9. Teh Hijau Bisa Membantumu Mengurangi Berat Badan dan Menurunkan Resiko Obesitas
    Teh hijau bisa membantumu kehilangan berat badan. Beberapa studi memperlihatkan kalau teh hijau dapat mengurangi lemak tubuh, terutama pada area perut. Salah satu studi ini melakukan percobaan terkontrol pada 240 pria dan wanita yang dilakukan selama 12 minggu. Dalam studi ini, kelompok teh hijau memiliki pengurangan persentase lemak tubuh, berat badan, lingkar pinggang dan lemak perut yang signifikan. Namun, beberapa studi tidak menunjukkan peningkatan dalam kehilangan berat badan yang sinifikan secara statistik dengan teh hijau, jadi hal ini perlu diambil dengan segandum garam.

    Beberapa studi memperlihatkan kalau teh hijau mengarah ke peningkatan kehilangan berat. Hal ini terutama efektif dalam mengurangi lemak perut yang berbahaya.

  10. Teh Hijau Bisa Mengurangi Resiko Kematian dan Membantumu Hidup Lebih Panjang
    Tentu saja, kita semua nantinya akan mati. Hal itu tidak bisa dihindari. Namun, peminum teh hijau terlihat memiliki resiko penyakit kardiovaskular dan kanker yang lebih rendah. Dalam studi 40,530 orang dewasa, yang meminum teh hijau terbanyak (5 gelas atau lebih per hari) secara signifikan memiliki kemungkinan tidak mati dalam waktu 11 tahun kedepan:
    - Kematian dari semua penyebab: 23% lebih rendah pada wanita, 12% lebih rendah pada pria.
    - Kematian karena penyakit jantung: 31% lebih rendah pada wanita, 22% lebih rendah pada pria.
    - Kematian karena stroke: 42% lebih rendah pada wanita, 35% lebih rendah pada pria.
    Studi lain pada 14,001 orang Jepang yang lebih tua berumur 65-84 tahun menemukan kalau mereka yang meminum teh hijau paling banyak, 76% nya memiliki kemungkinan tidak mati dalam 6 tahun kedepan.
Pesan untukmu
Supaya kamu dapat merasa lebih baik, kehilangan berat badan dan menurunkan resiko penyakit kronis, berarti kamu mungkin ingin mempertimbangkan membuat teh hijau sebagai bagian rutinitas dalam hidupmu

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang