Apa masalah-masalah yang staf perawatan intensif hadapi dan bagaimana cara untuk mengatasinya?

Dilihat 193 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

5 kategori khusus dari pasien, masing-masing dengan karakteristik dan keanehannya masing-masing:

  • Pasien lansia, yang merupakan sebagian besar dari pasien kami sekarang;
  • Pasien sirosis dengan kestabilan (homeostasis) yang rapuh dan tingkat kematian tinggi;
  • Pasien alkoholik, yang mungkin sama sekali tidak dikenali;
  • Pasien hamil dengan sindrom-sindrom langka dan keadaan fisik yang unik;
  • Dan pasien HIV dengan obat-obatan ajaib mereka yang baru serta kerapuhan yang muncul.

Kemungkinan besar mereka mengalami gagal hati, karena kurangnya autoregulasi dan variasi yang signifikan dari aliran darah hepatik mungkin terjadi pada pasien septis yang diresusitasi dan stabil secara hemodinamis. Tes fungsi hati tidak membantu, dan hanya bilirubin yang terkait dengan tingkat luka hati yang terlihat di septis. Sepsis sangatlah parah pada pasien dengan CLD, dan patofisiologi dari kerapuhan ini harus dijabarkan jika kita ingin mengembangkan strategi terapi yang efektif kedepannya. Penyalahgunaan alkohol adalah penyakit, bukan manifestasi dari niat yang buruk. Selagi hal ini berlanjut sebagai stigma sosial, seringkali penyakit ini disembunyikan dari penyedia kesehatan, sehingga pasien dengan penyalahgunaan alkohol yang parah bisa jadi tidak dikenali. Pasien yang hamil sangat jarang dan aneh sehingga lebih baik ada tim khusus yang menanganinya. Meskipun dasar dari perawatan kritis tetap sama, asal yang tidak biasa dari kegagalan pernapasan dan sepsis pada pasien hamil akan membutuhkan keahlian yang khusus. Embolisme cairan amniotik dan hati yang berlemak dalam kehamilan merupakan penyakit yang tidak lazim, namun berpotensi fatal yang mempengaruhi pasien hamil di ICU. Dua kondisi lain yang lebih umum dan membutuhkan perhatian khusus serta tidak bisa dihiraukan adalah pre-eklampsia dan sepsis listeria. Teratogenicity dan oncogenity tidak dapat menunda prosedur diagnosis di ICU (dengan pengecualian pelvic computed tomography), karena pengeksposannya kepada janin hanya sedikit. Meskipun HAART telah merubah keadaan AIDS dan telah menutup bangsal-bangsal ICU di RS, pasien HIV di ICU terus menjadi rentan terhadap sepsis parah dan menunjukan tingkat kematian yang meningkat. Meskipun kontribusi HAART yang besar dalam membuat pasien HIV hidup lebih lama, perannya dalam pasien HIV di ICU tidak cukup baik.

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang