Apa nama pasukan khusus dalam militer indonesia?

Dilihat 1,89 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Dapat dipastikan bahwa di semua negara memiliki pasukan militer tersendiri, begitu pun dengan Indonesia. Indonesia memiliki pasukan militer yang disebut dengan TNI. Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki tiga cabang utama yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. 


Masing-masing memiliki pasukan elitnya tersendiri dan beberapa operasi pasukan khusus. Sebagai sebuah bangsa yang terobsesi dengan militer, dapat dimengerti bahwa indonesia memiliki banyak pasukan khusus dengan berbagai macam spesialisasi dan tentunya memiliki kekuatan yang tak perlu diragukan.



3 Pasukan Elit dan 9 Pasukan Khusus Militer Indonesia


Militer Indonesia telah mendapat reputasi buruk karena kejam dan brutal, meskipun begitu kekuatan oraganisasi ini sangat mengagumkan. Selain itu, pasukan elit Indonesia memiliki beberapa perkembangan selama 10 tahun belakangan ini


Berikut ini adalah pasukan elit yang dimiliki oleh Indonesia :


1. Kopasus (Pasukan elit Angkatan Darat)


Dikenal sebagai baret merah dianggap sebagai yang paling bertanggung jawab atas kekejaman yang terjadi di Timor Leste selama tiga dekade. Hal ini mendapat perhatian seluruh dunia setelah beberapa operasi sukses seperti pencaplokan Timur Leste dan pelepasan sandera pesawat Garuda Indonesia 206. Diperkirakan setengah juta orang tewas dalam pembersihan anti komunis, dan Kopasus (Sebelumnya disebut RPKAD) adalah aktor dibalik musnahnya seluruh desa, seperti di Kesiman Bali. 


Indonesia jarang mengerahkan pasukan elit ini kedalam tindakan. Jika mereka melakukannya, maka keburukannya akan terlihat. Meskipun memiliki sejarah kelam, Kopasus sangat dikagumi di Indonesia, terutama karena reputasi mereka menjadi prajurit yang sangat terampil. Mantan wakil presiden Indonesia, Prabowo Subianto, adalah komandan Kopasus sebelum masuk ke politik Indonesia.


2. Denjaka (Pasukan Elit Angkatan Laut)


pasukan khusus Indonesia

Sama seperti Kopasus, ini terkenal dengan baret ungu untuk alasan yang salah. 


Salah satu den jaka tentara itu terlibat dalam pembunuhan seorang pengusaha dan membunuh seorang pengawalnya. Pembunuh sudah tertangkap, dipenjara, tapi melarikan diri sebanyak dua kali. Dibutuhkan seluruh batalion untuk menangkap orang ini. 

Selama serangan untuk menangkapnya, dia masih berhasil menembak dua marinir, untungnya keduanya selamat. Insiden ini membuat den jaka terkenal dalam semalam, karena pasukan elit itu digunakan untuk disembunyikan dari mata publik sebelumnya (link). Den jaka melakukan pelatihan kejam sebelum diakui. 


Angkatan laut Indonesia memiliki dua divisi besar, angkatan laut dan kelautan, baik pasukan khusus tersendiri yaitu Kopaska (angkatan laut) dan Yontaifid (kelautan). Kopaska dan Yontaifid terbaik akan "lulus" untuk bergabung dengan Denjaka kemudian. Singkatnya, Denjaka adalah pasukan elit angkatan laut utama di Indonesia

.

3. Paskhas (Elit Pasukan angkatan laut)


militer Indonesia

Yang paling termuda dari ketiganya, dikenal sebagai baret orange masih "berdarah bebas". Pasukan ini adalah tambahan baru dari pasukan elit. Paskhas mampu beroperasi di darat, laut dan udara. 


Tentara Paskhas dilatih untuk merebut dan mempertahankan lapangan udara dari pasukan musuh, dan kemudian menyiapkan lapangan udara untuk dapat memfasilitasi pesawat medarat dengan baik. Mereka juga memiliki banyak pertempuran udara - yang mengorientasi kemampuannya, seperti tim kontrol tempur, kontrol lapangan udara, pertempuran SAR, menguasai melompat, atau kontrol udara tanah maju. 


Masing-masing anggota Paskhas harus memiliki kualifikasi para komando, ditambah aspek kualifikasi udara bedasarkan spesialisasinya. Sejak Paskhas beroperasi sebagai komando, mereka jarang melibatkan banyak personel dalam operasi.


pasukan keamanan Indonesia

Di luar pasukan elit, Indonesia masih memiliki beberapa pasukan operasi khusus. Kadang-kadang organisasi saling tumpah tindih, sehingga kebersamaan sulit untuk digambarkan, biarkan sebagai perbandingan saja, untuk setiap unit. 


Berikut adalah beberapa operasi pasukan khusus di Indonesia:


  • Kopaska (Unit angkatan laut SEAL)

Unit ini pada dasarnya adalah kekuatan elit angkatan laut tidak termasuk marinir. Tugas utama Kopaska adalah pembongkaran dibawah laut, merazia kapal musuh, menangkap tahanan, dan sebelumnya sebagai operasi amfibi angkatan laut. Unit ini meningkat secara meyakinkan selama pertempuran melawan Belanda di Papua Barat. Para lulusan terbaik dari Kopaska biasanya akan bergabung dengan den jaka.


  • Yontaifid (Unit kelautan amfibi), kelautan yang setara dengan Kopaska. 

Yontaifid pada dasarnya adalah unit pengintaian khusuh di Laut Indonesia. Salah satu tantangan yang terkenal sebelum menjadi tentara yang diakui Yontaifid adalah berenang sepanjang 3 KM sedangkan tangan terikat di belakang punggung dan kaki mereka diikat bersamaan. 


Sertifikasi menjadi pengintai amfibi begitu sulit sehingga tingkat kelulusan dari calon tentara ini masing-masing hanya sepuluh persen setiap kelasnya.


  • Satgultor (Angkatan Darat Anti Teror) 

Satuan Kopasus yang mengkhususkan diri dalam melawan teroris, juga dikenal sebagai Densus 81 (Satuan 81/ Gultor). Tidak banyak yang mengetahui tentang unit ini karena Kopasus cenderung untuk menjaga segala tentang unit rahasia ini, termasuk keterampilan, persenjataan, dan personil, yang tercermin dalam pernyataan slogan unit ini: "Tidak diketahui, tidak terdengar, dan gaib".


  • Tontaipur (Angkatan Darat Peleton Intai).

Tidak seperti Satgultor, unit khusus ini merupakan bagian dari Kostrad (Komando Strategi Angkatan Darat). Tentara Tontaipur harus menyelesaikan pelatihan militer selama tujuh bulan. Unit ini khusus pada pengintaian militer dan penghancuran objek vital, serta hutan dan pantai tempur, yang benar-benar cocok dengan medan geografis di Indonesia.


  • Raiders (Angkatan Darat Batalion Raider)

Pada dasarnya tentara ini adalah pembaruan dari batalion infanteri standar. Sebagai acuan praktis, hal ini diklaim bahwa salah satu Raider Batalion memiliki kekuatan sama dengan tiga batalion infanteri standar. Ada sekitar dua puluh batalion di Indonesia yang berhak disebut sebagai "Raider". Batalion ini memiliki kemampuan khusus dalam perang gerilya dan pertempuran darat dengan durasi panjang.


tentara Indonesia

  • Den Bravo 90 ( Unit Angkatan Udara Anti Teror)

Unit ini adalah satu pasukan terpisah dari Paskhas yang mengkhususkan diri dalam merazia bandara, meniadakan fasilitas penerbangan, pembajakan pesawat, dan penyelamatan sandera. Personil Den Bravo 90 direkrut dari lulusan kubu terbaik Paskhas di Angkatan Udara. Sultan Brunei Hassana Bolkiah, menjadi anggotan kehormatan dari unit ini.


  • Paspamres (Pasukan Pengamanan Presiden) 

Sebelumnya, Paspamres itu adalah Tjakrabirawa. Tjakrabirawa dibubarkan karena keikutsertaannya dalam sebuah percobaan kudeta yang gagal pada tahun 1965 dan membunuh sembilan perwira tinggi. Personil Paspamres direkrut dan dipilih dari semua cabang militer Indonesia, biasanya dari elit pasukan. Ada beberapa pasukan dari pasukan militer khusus lain yang belum saya sebutkan. Tidak hanya terbatas pada militer, Polisi Nasional Indonesia juga mengelola beberapa unit operasi khusus. Tapi hanya ada dua yang perlu disebutkan.


  • Brimob (Brigade mobil) 

Brimob adalah pasukan khusus yang pada dasarnya polisi satuan paramiliter, dilatih bersama dengan jalur militer dan digunakan terutama dalam keadaan darurat dan mendukung polisi dalam setiap operasi untuk melakukan respon cepat. Pasukan yang terkenal dengan baret biru ini biasanya ditempatkan di unit kecil, masing-masing unit memiliki keahlian khusus mulai dari menjinakkan bom (Anggota Gegana), pencarian dan penyelamatan, penanganan kerusuhan.


  • Pasukan 88 (Pasukan Anti Terorisme) 

Pasukan ini selain terbaru dan dibilang sebagai salah satu unit yang paling kontroversial. Pasukan ini dibentuk pada tahun 2000 dan didanai oleh Amerika Serikat dan Australia untuk memerangi jaringan terorisme Islam di seluruh Asia Tenggara. Pasukan ini dilatih oleh agen rahasia Amerika Serikat. Sejauh ini, mereka berhasil mengeksekusi beberapa pemimpin dan menetralisir jaringan teroris. 


den bravo


Itulah pasukan-pasukan militer yang akan berjuang untuk Indonesia. Meskipun keadaan industri militer ini tidak sebanding dengan negara hebat lainnya, mereka pasukan yang cukup tangguh. Jika mereka tidak cukup kuat, mana mungkin pasukan militer Indonesia disegani oleh Amerika, bukan? :)

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang