Apa obat yang dapat digunakan dalam pengobatan anhedonia?

Dilihat 409 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1


Bisa menjalani hidup dengan penuh rasa suka cita, kebahagiaan, keceriaan, adalah impian setiap orang. Namun, satu hal yang pasti, tidak ada kehidupan di dunia ini yang mulus, yang dijalani tanpa menemui masalah dan hambatan. Masalah merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam kehidupan kita. Berat ataupun ringan, setiap orang pasti memiliki masalah dalam kehidupannya. 

Ada sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa “yang menjadi masalah bukanlah masalah itu sendiri, namun bagaimana cara kita untuk menyelesaikan masalah tersebut”. Dengan kata lain sulit ataupun mudahnya menghadapi suatu masalah akan sangat bergantung kepada kemampuan seseorang dalam menyikapinya. Tidak sedikit orang yang mengalami tekanan batin ataupun perubahan emosional ketika tertimpa masalah. Bahkan, banyak akhirnya mereka menderita tekanan kejiwaan ataupun gangguan depresi, akibat dari ketidakmampuan tidak mengatasi masalahnya.

Nah, berbicara tentang depresi, jadi sebenarnya apa itu depresi ? Dan apa hubungannya dengan anhedonia ?

Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk kita baca uraian di bawah ini :)


Apa itu Depresi ?

Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-hari maka hal itu disebut sebagai suatu gangguan depresi. Beberapa gejalanya adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas dan gangguan pola tidur.

Depresi merupakan dampak lebih lanjut dari tekanan atau stress yang tidak berhasil diatasi dan sudah mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh, dan mempengaruhi kehidupan sosial seseorang

    

    


Apa itu Anhedonia ?

Sedangkan anhedonia merupakan salah satu ciri utama dari Depresi. Anhedonia adalah suatu kondisi di mana seseorang kehilangan minat terhadap kegiatan yang dahulu disukai/menyenangkan baginya dan terjadi penurunan kemampuan untuk merasakan kesenangan. Hal yang dulunya membuat bahagia dan menyenangkan, tiba-tiba berubah menjadi hampa dan tidak berarti.


Pengobatan Anhedonia

Anhendonia tidak bersifat fatal dan tidak mengancam hidup secara langsung. Selain itu, anhedonia bisa disembuhkan. Apalagi, zaman sekarang pengobatan anhedonia sudah berkembang pesat. Namun, kepatuhan pemberian obat tetap penting.

Semua obat antidepresi dapat mengobati anhedonia, karena Anhedonia merupakan salah satu ciri utama dari depresi. Namun jika obat -obatan yang telah anda coba hanya dapat meringankan gejala depresi tetapi masih mengalami anhedonia, maka bupropion (Wellbutrin), merupakan pilihan obat yang paling populer, sejauh yang saya tahu. Bupropion jarang digunakan sendiri, kecuali untuk pengobatan untuk mengatasi kecanduan merokok dan sebagai alternative pengobatan pada ADHD.

Selain bupropion, ada pilihan obat-obat lain termasuk obat-obatan anti adrenergik, seperti venlafaxine (Efexor). Kedua obat tersebut dapat dikonsumsi secara bergantian, tetapi jangan meminumnya bersamaan.

Beberapa jenis obat dopaminergik non-stimulan juga dapat digunakan. Jika tidak ada obat yang berhasil, beberapa psikiater yang berpengalaman menggunakan MAO Inhibitor

MAO Inhibitor memang sangat efektif, tetapi efek samping juga dapat membuat masalah, seperti terjadinya perubahan pola makan atau bahkan bisa juga efek samping yang lebih fatal.

Jadi secara umum psikiater tidak akan menggunakan MAOI (ataupun stimulan sebenarnya), dan meskipun beberapa diantaranya dibuat untuk mengobati penyakit Parkinson, para ahli saraf juga tidak menggunakannya, jadi saya tidak memiliki informasi yang cukup mengenai obat ini.

Obat-obat tersebut sering menjadi bagian dari gambaran depresi klinis, jadi jika anda pergi ke psikiater mungkin anda akan mendapatkan obat-obat seperti itu, tetapi mungkin juga psikiater anda tidak menganjurkannya.

Di samping pengobatan secara medis ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk pengobatan anhedonia, yaitu dengan melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Dekatkan diri pada Tuhan 
  • Ambil waktu untuk rekreasi, sesibuk apapun anda, manusia bukan mesin yang bisa dipacu tanpa henti, ada saat dimana anda harus beristirahat dan rekreasi untuk me "refresh" pikiran anda yang penat.
  • Lakukan olah raga secara rutin

              


  • Bersosialisasi  - Salah satu yang memperberat dan dapat memicu depresi adalah perasaan sendirian, ditinggalkan, dan kesepian. Bersosialisasilah, anda akan tahu bahwa bukan hanya anda sendiri yang mempunyai masalah, dengan begitu anda akan bisa lebih bersyukur.
  • Sebaiknya jangan mendengarkan lagu-lagu sentimental, gantilah dengan lagu-lagu yang bisa membangkitkan semangat.

Demikianlah uraian singkat mengenai gangguan depresi dan anhedonia, intinya semuanya kembali lagi pada diri kita masing – masing. Cobalah selalu berpikir positif, miliki keinginan untuk mencari hal-hal baru dan wawasan yang dapat membuat kita bahagia. Lihatlah depresi dan anhedonia sebagai sebuah pintu baru menuju kehidupan yang lebih baik dan menyenangkan. (Baca: Apa cara paling efektif dalam melawan depresi?)

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang