Apa olahraga terbaik untuk menyembuhkan hipertensi (darah tinggi)?

Dilihat 300 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Cara bebas obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi

Mengalami tekanan darah tnggi dan tidak melakukan olahraga cukup itu sangat berhubungan. Temukan bagaimana perubahan kecil dalam rutinitas harian bisa membuat perbedaan besar. 3 Olahraga Mudah Menurunkan Tekanan Darah Dibawah 120/80 - Dimulai dari Hari Ini! Mencegah Penyakin seperti Stroke, Serangan Jantung, dan Gagal Ginjal tekan link ini

Hidup dengan Jantung Sehat
Resiko tekanan darah tinggi (hipertensi) meningkat sesuai umur, tapi melakukan beberapa olahraga bisa membuat perbedaan besar. Dan kalau tekanan darahmu itu sudah tinggi, olahraga bisa membantumu mengontrolnya. Jangan pikir kamu harus lari maraton atau bergabung kedalam gym. Sebagai gantinya, mulai pelan-pelan dan lakukan aktivitas fisik lebih dalam rutinitas harianmu.

Bagaimana olahraga bisa menurunkan tekanan darah
Bagaimana hubungan tekanan darah tinggi dengan olahraga? Aktivitas fisik biasa membuat jantungmu menjadi lebih kuat. Jantung yang lebih kuat bisa memompa darah lebih dengan usaha yang lebih sedikit. Kalau jantungmu bisa bekerja sedikit saja untuk memompa, teknan pada arteri mu akan berkurang, menurunkan tekanan darahmu. Menjadi lebih aktif bisa menurunkan tekanan darah sistolik — anka atas dalam membaca tekanan darah — rata-ratanya 4sampai 9 milimeter raksa (mm Hg). Itu sebaik obat medis tekanan darah. Untuk beberapa orang, melakukan beberapa olahraga itu cukup untuk mengurangi keperluan obat tekanan darah. Kalau tekanan darahmu itu ada pada tingkat yang kamu ingini — kurang dari 120/80 mm Hg — olahraga bisa membantu mencegahnya supaya tidak meningkat sesuai dengan umurmu. Olahraga biasa juga membantumu menjaga berat badan yang sehat — cara penting lain untuk mengontrol tekanan darah. Tapi untuk menjaga tekanan darahmu supaya tetap rendah, kamu perlu tetap berolahraga secara rutin. Olahraga ini akan memakan waktu sektiar satu sampai tiga bulan untuk memberi dampak pada tekanan darahmu. Keuntungannya hanya berlangsung kalau kamu terus melanjutkan olahragamu.

Seberapa banyak olahraga yang kamu butuhkan?
Aktivitas aerobik bisa menjadi cara yang efektif untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Tapi olahraga fleksibilitas dan menguatkan seperti mengangkat bebas juga merupakan bagian penting dalam rencana kebugaran. Kamu tidak perlu menghabiskan berjam-jam di gym setiap hari untuk mendapatkan keuntungan dari aktivitas aerobik. Cukup menambahkan aktivitas fisik  yang cukup pada rutinitas harianmu itu akan membantu. Aktivitas fisik apapun yang meningkatkan tingkat jantung dan pernafasan itu dikatakan aktivitas aerobik, seperti:

  • Kegiatan rumah tangga, seperti memotong rumput, menyapu daun, berkebun atau menyikat lantai
  • Olahraga aktif, seperti basket atau tenis
  • Menaiki tangga
  • Berjalan
  • Jogging
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Berdansa

Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat menganjurkan melakukan paling tidak 150 menit aktivitas aerobik moderat atau 75 menit aktivitas aerobik kuat selama seminggu, atau gabungan aktivitas moderat dan kuat. Tujukan paling tidak 30 menit aktivitas aerobik selama seminggu. Kalau kamu tidak bisa mengatur waktu sebanyak itu, ingat  kalau aktivitas semburan pendek juga dihitung. Kamu bisa membagi olahragamu menjadi tiga sesi, 10 menit olahraga aerobik per sesi dan mendapatkan keuntungan yang sama dengan satu sesi 30 menit. Dan juga, kalau kamu dudk beberapa jam sehari, coba kurangi waktu mu duduk. Penelitian menemukan kalau terlalu banyak waktu duduk bisa memberi banyak kondisi kesehatan. Tujukan untuk lima sampai 10 menit melakukan aktivitas fisik ringan — seperti berdiri untuk mengambil segelas air atau jalan-jalan singkat — setiap jam. Pertimbangkan mengatur pengingat di kalender email atau di smartphone mu.

Latihan beban dan tekanan darah tinggi
Latihan beban bisa menyebabkan peningkatan dalam tekanan darah sementara saat olahraga. Tekanan ini bisa meningkat sangat dramatis, tergantung pada seberapa besar beban yang kamu angkat. Tapi, mengangkat beban juga bisa memiliki keuntungan jangka panjang pada tekanan darah yang mengalahkan resiko peningkatan tinggi sementara bagi banyak orang. Dan mengangkat beban juga bisa meningkatkan aspek kesehatan kardiovaskular lainnya yang bisa membantu mengurangi resiko kardiovasklar. Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat menganjurkan menggabungkan latihan olahraga kekuatan semua kelompok otot utama kedalam rutinitas kebugaran paling tidak dua kali semingu. Kalau kamu memiliki tekanan darah tinggi dan ingin memasukkan latihan beban dalam program kebugaranmu, ingat:

  • Belajar dan gunakan posisi yang tepat. Gunakan posisi dan teknik yang tepat ketika melakukan latihan beban untuk mengurangi resiko cedera.
  • Jangan tahan nafasmu. Menahan nafas saat mengerahkan tenaga bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berbahaya. Jadi, bernafaslah dengan mudah dan terus-menerus pada setiap olahraga.
  • Sering angkat beban yang lebih ringan. Beban yang lebih berat membutuhkan lebih ketegangan, yang bisa menyebabkan peningkatan dalam tekanandarah yang lebih tinggi. Kamu bisa menantang ototmu dengan beban yang lbih rendah dengan meningkatkan angka pengulangan yang kamu lakukan.
  • Dengarkan tubuhmu. Hentikan aktivitasmu langsung kalau kamu berasa kehabisan nafas atau pusing, atau kalau kamu mengalami rasa sakit di dada atau tekanan.

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang