Apa opsi-opsi yang tersedia bagi orang yang tak suka pergi dugem/clubbing?

Dilihat 1,66 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika pergi dugem adalah satu-satunya cara untuk menemukan pasangan, saya akan menjadi seorang pria yang hidup paling kesepian, yang pernah ada, sepanjang waktu. Saya membenci "clubbing". Apakah masih selalu ada sekelompok pria-pria berkeringat memakai celana hitam dan baju bowling yang berkilauan yang mencoba menarik "tolakan lembut" dari wanita agar membelikan mereka minuman, sehingga secara paradoks menciptakan semacam "perasaan penghambaan" dalam semacam populasi laki-laki yang mengubah realitas misoginistik? Ini jawaban saya: tidak ada tempat "satu-satunya" untuk bertemu wanita. Faktanya, saya akan berusaha mengatakan pada anda bahwa tak ada banyak tempat yang lebih baik atau bahkan lebih buruk untuk bertemu wanita. Saya sama sekali tak suka "bertemu" wanita dalam suasana dimana ada semacam alasan yang dibuat-buat.


Mengapa kita harus begitu aneh tentang ini? Mari menjauh dari klub dan bar dan tempat hiburan para jomblo dan peminum alkohol. Bisakah kita sekedar pergi bersama? Saya rasa perubahan pola pikir adalah kuncinya disini. Bersama teman-teman saya, saya memperhatikan bahwa semakin mereka mengatur "pertemuan" dengan wanita di tempat tertentu, mereka semakin gagal. Terlalu banyak ketakutan, terlalu banyak tekanan. Saya harus bilang apa? Apa kalimat pembukanya? Bagaimana saya memainkannya? Aduh! Apa yang sedang kita lakukan disini? Mereka itu orang-orang biasa, apakah kita sedang mencoba menemui seorang "partner" atau kita sedang bermain Axis & Allies?


Saran saya adalah seperti ini, bepergian ke sebuah "tempat" dimana tujuan utamanya adalah untuk "mencari wanita" (atau pria, untuk alasan yang sama), besar kemungkinannya untuk gagal. Jika tidak dalam jangka pendek, maka sudah pasti jangka panjang. Anda akan mengarang beberapa aksi, disitu akan sangat berisik dan anda tak bisa mendengar satu sama lain, anda mungkin akan saling tertarik hanya karena penampilan kalian saja, dll. Maksud saya, hei, jika anda benar-benar ingin pergi clubbing, ya semoga beruntung.


Dalam pikiran saya, jika anda sangat-sangat menginginkannya, anda hanya akan berujung dengan perasaan kalah bagaimanapun caranya. Akan tetapi, jika anda bisa membuat diri anda terbuka untuk bertemu dengan orang-orang baru dan menarik kemanapun anda pergi, mungkin anda hanya perlu berusaha pada diri anda sendiri, dan setidaknya nanti anda akan bertemu teman baru, dan bahkan mungkin menemukan "dia" (merinding).

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang