Apa pendapat anda tentang lukisan pemandangan Cina?

Dilihat 3,26 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Lukisan pemandangan alam merupakan lukisan umum namun memiliki nilai artistik yang berbeda dengan jenis lukisan yang lainnya. Jika kita disuruh untuk membuat lukisan pemandangan alam, beberapa dari kita pasti membuat berbagai jenis gambar pemandangan yang berbeda.


Kita ambil contoh saja seperti lukisan pemandangan yang pernah kita buat sewaktu kita masih duduk dibangku sekolah dasar dulu. Pastinya yang sering kita gambar adalah lukisan pemandangan gunung dengan jalan raya, rumah, serta sawah. 


Sekarang pun jika berbicara tentang lukisan pemandangan, yang pertama kali terpikirkan oleh kita adalah menggambarnya gunung dengan rumah atau sawah. Seperti gunung merupakan hal yang paling utama dari sebuah pemandangan.


lukisan pemandangan


Banyak negara yang memiliki pemandangan indah, seperti misalnya Cina. Cina merupakan salah satu negara yang memiliki pemandangan yang indah. Bahkan keindahan pemandangan alam Cina itu dinilai indah bukan hanya saat kita melihatnya langsung, keindahan itu juga bisa dilihat lewat sebuah lukisan Cina.



Lukisan Pemandangan Cina


Jika berbicara tentang seni melukis, pasti yang ada di bayangan adalah menggambar. Banyak yang sering menyamakan antara seni lukis dan menggambar, dan pada kenyataannya kedua hal tersebut merupakan hal yang berbeda. 


Keduanya memang sama-sama jenis seni yang mengaplikasikan sebuah objek benda, orang, gambar alam, atau yang lainnya ke dalam suatu media, entah itu kanvas, kertas, dinding atau itu bisa media lainnya. Namun ada beberapa perbedaan yang perlu anda ketahui tentang melukis dan menggambar. 


Perbedaan melukis dan menggambar pada umumnya terdapat pada teknik dan alat yang digunakan. Untuk melukis lebih dominan dengan warna serta garisnya semu antara pertemuan dua warna yang berbeda. Selain itu, melukis merupakan karya seni yang bebas dan lebih mengutamakan perasaan sang pelukis dalam karya tersebut. 


Sedangkan untuk menggambar, unsur garis lebih dominan dan bentuk serta bidang terbentuk dari garis linear. Kemiripan dengan objek yang digambar pun merupakan hal yang utama. Jelas sekali bukan perbedaan antara keduanya? 


Lukisan secara umum merupakan salah satu karya seni menggunakan kanvas sebagai media dan dipoles dengan cat lukis, memadukan berbagai macam warna hingga membentuk suatu objek yang memiliki suatu nilai keindahan dan dapat dinikmati oleh banyak orang. 


Dalam suatu lukisan, sang pelukis mencurahkan segala ide, gagasan dan perasaannya dalam lukisan. Objek yang dilukis pun tidak harus sama dengan objek yang sesungguhnya. Sang pelukis bisa memasukkan segala kreativitasnya kedalam lukisan tersebut.


Setiap negara memiliki sejarah yang panjang mereka akan seni lukisan. Selain itu, tiap daerah tersebut memiliki keunikannya tersendiri akan seni lukis, salah satunya adalah lukisan dari negeri tirai bambu ini. Lukisan Cina memiliki sejarah dan warisan yang panjang serta asal-usul budaya mendalam yang tentu saja berbeda dengan negara lainnya. 


Untuk masalah seni lukisan, Cina memiliki nilai estetika yang diterapkan pun berbeda dengan negara lainnya. Lukisan Cina merupakan suatu seni oriental yang memiliki nilai estetika tersendiri bagi masyarakat Cina itu sendiri. Dalam lukisan cina ini juga menekankan konsep artistik dan alam lain yang diwujudkan kedalam suatu objek. Lukisan cina sendiri memiliki popularitas yang besar bukan hanya oleh masyarakat Cina saja, tapi juga di mata dunia yang memiliki nilai budaya dan bagus untuk hiasan dinding rumah anda. Jika anda bertanya tentang pendapat lukisan Cina, lukisan tersebut merupakan karya seni kesukaan saya, tanpa bermaksud memberi pengaruh apapun.


lukisan cina


Pada zaman Cina tua, kita tidak memiliki banyak warna yang berbeda karena kurangnya bahan untuk membuatnya. Jadi sebagian besar dibuat dengan beberapa warna kebanyakan dalam warna-warna hitam. Jika anda ingin memahaminya anda perlu tahu Budaya Cina tentang hal itu, kita menggunakan warna sederhana dan desain untuk mengungkapkan banyak hal yang bermakna. 


Sama saja dengan puisi Cina, jika anda telah membacanya, anda akan menemukan puisi-puisi itu sangat sederhana dan sulit untuk dipahami. Jadi benar-benar rumit untuk menunjukkan penyebab kami berbagi budaya yang berbeda.


Dari lukisan tersebut ada beberapa jenis gaya yang berbeda, tapi yang sangat menarik adalah pemandangan yang digambar tidak hanya menampakkan bagian depan dan belakang, hanya perspektif datar, terkadang terlihat dengan penampakkan isometrik sehingga memudahkan mata kita untuk melihat kearah sekeliling pemandangan, seperti sedang berjalan disekitarnya.

Setiap pelukis memasukkan ide, perasaan, dan kreatifitas yang berbeda tergantung jenis aliran yang dianutnya. Para pelukis tersebut juga mengikuti aliran seni lukis yang mereka ikuti untuk menghargai standar estetika yang tepat serta batas-batas moralitas. Hal ini dimaksudkan agar para penikmat seni lukis dapat menangkap maksud yang ditunjukkan dari pelukis tersebut. 


Dalam lukisan cina pun, ada tiga konsep artistik yang diterapkan, antara lain:


  • Terbuka dan jujur, alami dan tenang, serta harmonis
  • Mulia, elegan, megah, dan khidmat
  • Tenang, namun serius.


Secara historis, ketiga konsep gaya artistik inilah merupakan fondasi utama dari seni lukis cina. Suatu karya seni lukis dinilai memiliki nilai keindahan serta artistik yang tinggi jika memiliki satu dari ketiga konsepsi artistik tersebut.


Subjek yang dituangkan dalam lukisan Cina seringkali merupakan hal-hal yang berkaitan dengan keindahan alam, seperti lukisan pemandangan gunung, bunga serta hal-hal yang berkaitan dengan sekitarnya. Hal ini erat kaitannya dengan nilai keindahan yang ditekankan dalam lukisan cina yaitu hubungan antara manusia dan alam semesta. 


Bagaimana lukisan membentuk suatu dinamika antara manusia dan semesta, cara penyampaian pesan yang mengatakan bahwa dalam lukisan tersebut terdapat nafas, bahwa keindahan dari lukisan tersebut hidup. Seperti yang diterapkan oleh para pelukis pemandangan dari Dinasti Song (960-1279), beberapa dari mereka menerapkan hal baru berdasarkan generasi sebelumnya. 


Mengikuti selera dari para kaisar, khususnya Zhao Ji, para pelukis istana mulai fokus untuk mengamati alam serta menggabungkannya dengan "sentimen puitis" agar mendapatkan ekspresi yang tepat sesuai dengan subjek dan seniman. Fokus terhadap sentimen puisi ini yang memunculkan kombinasi antara seni lukis, puisi, dan kaligrafi dalam satu karya yang dikenal dengan "The Three Perfections".  


Para pelajar dari Dinasti Song kemudian berpendapat bahwa lukisan dalam sebuah seni itu merupakan sesuatu yang lebih dari sekedar "bentuk penampilan" untuk menggambarkan ide dan pengembangan seorang seniman. Hal ini kemudian menjadi sebagai sebuah pergerakan yang dikenal dengan literati painting.


galena seni lukis, puisi, dan kaligrafi


Pada dasarnya, lukisan pemandangan memiliki nilai estetika keindahannya sendiri saat kita melihatnya. Tidak masalah itu lukisan cina ataupun lukisan pemandangan pada kebanyakannya, semua itu tergantung bagaimana cara pelukisnya menyampaikan nilai keindahan dari lukisan tersebut.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang