Apa pendapatmu tentang redenominasi rupiah?

Dilihat 358 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1


Redenominasi rupiah sendiri merupakan penyederhanaan jumlah digit pada denominasi atau pecahan rupiah tanpa mengurangi daya beli, harga atau nilai rupiah terhadap harga barang atau jasa. Dan beberapa negara tercatat telah sukses melakukan redenominasi namun tak sedikit juga yang gagal.


Beberapa waktu yang lalu sering terdengar rencana pemerintah utuk melakukan redenominasi nilai mata uang. Akan tetapi hingga sampai saat ini rencana tersebut masih belum jelas kelanjutan pengimplementasiannya. Namun ternyata pemerintah masih tetap berencana untuk merealisasikan rencana tersebut dalam waktu beberapa tahun yang akan datang.


Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1 untuk menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih kecil. Sehingga penulisan dolar ke rupiah juga akan berubah, nilai tukar 1 USD yang dulunya senilai dengan 13.000 IDR penulisannya akan berubah menjadi 1 USD senilai dengan 13 IDR. Dengan penyederhanaan itu maka hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan proses ini tidak merubah daya beli masyarakat.


nilai rupiah

Banyak sekali pro dan kontra yang muncul di masyarakat terhadap rencana penyederhanaan nilai mata uang ini. Banyak sekali orang yang setuju dengan adanya hal tersebut tapi tak sedikit juga yang tidak mendukung bahkan memprotes terhadap kebijakan pemerintah tersebut.


Menurut saya pribadi memang redenominasi rupiah ini dapat memberikan beberapa keuntungan terhadap perekonomian Indonesia, namun juga bisa jadi memberikan beberapa kerugian bila tidak dilakukan di waktu dan situasi perekenomian yang tepat.


salah satu keuntungan dengan adanya redenominasi yakni dapat mencegah terjadinya kendala teknis akibat jumlah digit yang besar dalam sistem non tunai. Yang ujung-ujungnya adalah meningkatkan efisiensi transaksi dalam perekonomian. Intinya masyarakat tak perlu membawa rupiah dalam jumlah yang banyak jika ingin menukarkan ke mata uang lain yang nilainya lebih tinggi.


Image orang mengenai negara kita juga akan terpengaruh. Kalau orang datang misalnya turis saja jika ingin menukar uang dollar ke rupiah bisa kaget karena 100 dollar AS dapat Rp 1,3 juta.


redenominasi rupiah

Implikasi redenominasi juga berdampak pada efisiensi dalam pencatatan nilai mata uang karena pencatatan nol akan lebih sedikit seperti pada transaksi jual beli, label harga, laporan akuntansi, catatan statistik, dan perangkat lunak pengolahan data. Memudahkan sistem perhitungan karena jumlah digitnya berkurang tak hanya itu penyebutannya pun menjadi lebih singkat, contohnya dollar ke rupiah 1 USD sama dengan 13 rupiah.


Disamping praktis, aspek psikologis berupa tingkat kepercayaan terhadap mata uang tersebut diharapkan lebih tinggi karena nilainya terlihat lebih kuat terhadap mata uang lain. Sehingga masyarakat yang memegang rupiah merasa seolah-olah mata uangnya menjadi lebih kuat yang juga berdampak pada persepsi nilai tukar mata uang asing, seperti pada nilai tukar dollar ke rupiah.

 

Tak hanya itu redenominasi juga bisa membawa dampak yang negatif jika diberlakukan di saat yang kurang tepat, yakni adanya tekanan inflasi karena pembulatan harga. Dampak negatifnya yang lain ada pada biaya yang dikeluarkan untuk pergantian sistem, misalnya di perusahaan dan perbankan.


Hal penting untuk keberhasilan redenominasi rupiah ini adalah menjaga inflasi tetap rendah dan stabil. Tak hanya itu, sosialisasi dari BI dan pemerintah menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mengartikan redenominasi sebagai sanering atau pemotongan nilai mata uang sehingga masyarakat tidak berbondong-bondong membeli barang.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang