Apa pengobatan yang terbaik untuk eksim?

Dilihat 329 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Eksim atau eksema adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan munculnya rasa gatal-gatal di kulit. Eksim merupakan kondisi kulit yang biasanya terjadi karena alergi. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan dermatitis atopik. Kondisi ini juga disertai dengan kulit yang memerah, kering, dan pecah-pecah.

Penyakit eksim dapat mengenai segala umur, mulai dari bayi sampai lanjut usia. Tampilan eksim dapat berbeda-beda. Pada anak-anak, kelainan kulit dapat basah dan gatal. Sedangkan, pada orang dewasa biasanya memberikan tampilan eksim kering pada kulit. Biasanya eksim yang baru warnanya agak lebih merah, agak basah, disertai bengkak. Sementara pada yang kronis atau sudah lama, ia bisa lebih tebal, bersisik, kering dan warnanya agak kehitaman.Ini adalah jenis penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncul kembali, kemudian menghilang. 


            

   

Penyakit eksim ini bukan merupakan penyakit yang bisa menular, hanya saja jika memiliki penyakit eksim akan menggangu sekali rasanya dan tentu saja tidak membuat nyaman, dikarenakan penyakit eksim biasanya akan meninggalkan bekas luka yang hitam dan membesar. Jadi sebelum semakin parah, sebaiknya penyakit eksim ini diatasi sejak sejak awal. Nah sekarang bagaimana sih cara mengatasi penyakit eksim itu? Dan apa pengobatan terbaik untuk penyakit eksim tersebut? 

Untuk mengetahuinya lebih jauh, yuk baca artikel yang bermanfaat ini sampai habis:)


Penanganan Eksim

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri untuk membantu meredakan gejala eksim, yaitu:

  • Menjaga kulit tetap lembab. Gunakan pelembab dan hindari mandi dengan air panas, gunakan air biasa sebagai gantinya. 
  • Menghindari benda yang menyebabkan iritasi. Sabun dan parfum yang membuat kulit kering, pakaian dan kain yang membuat kulit terasa gatal.
  • Hindari benda-benda alergen. Kutu, debu dan juga bulu binatang bisa menyebabkan alergi pada beberapa orang, cobalah menghindarinya untuk mencegah ruam bertambah parah.
  • Mengatasi rasa gatal. Eksim selalu menimbulkan rasa gatal pada kulit. Menggaruknya bisa memperburuk keadaannya dan berisiko membuat kulit terinfeksi bakteri. Pada anak-anak, potong kuku mereka untuk mengurangi risiko kerusakan kulit. Sedangkan pada bayi, berikan sarung tangan agar garukan tidak membuat kulitnya terluka.
  • Mengganti menu makanan. Makanan seperti telur, kacang-kacangan, dan susu bisa memicu munculnya gejala dermatitis atopik. Berusahalah untuk mengubah menu makanan jika kemunculan dermatitis atopik berhubungan dengan makanan Anda. Bicarakan dengan dokter sebelum melakukan perubahan menu makan dikarenakan beberapa makanan dapat menjadi pemicu, sekaligus juga penting bagi kesehatan Anda.

       


  • Mewaspadai sinar matahari. Terbakar matahari dan berkeringat bisa memperparah iritasi kulit. Meski sinar matahari bisa membantu meringankan gejala eksim, usahakan untuk menghindari kulit terbakar sinar matahari.
  • Menghindari stres. Stres juga berperan dalam membuat ruam bertambah buruk, usahakan untuk menjaga kesehatan pikiran terhindar dari stres.

Probiotik Untuk Eksim


                       

 

Saya tidak akan mengatakan bahwa pengobatan ini merupakan yang terbaik karena saya bukan seorang pakar. Akan tetapi, saya yakin bahwa probiotik bisa membantu menangani atau mengendalikan pecahnya eksim. Probiotik adalah mikroorganisme (bakteri) hidup dan sehat yang dibutuhkan oleh tubuh. Sumber alami probiotik antara lain yogurt, kefir, kombucha, keju lembut, acar dan beberapa makanan fermentasi lainnya.

Akan tetapi, ada turunan bakteri tertentu yang juga dapat membantu menghilangkan atau mengatasi eksim. Mereka antara lain adalah Lactobacillus fermentum VRI-003 PCC dan Lactobacillus rhamnosus HN001,  Keduanya benar-benar bisa membantu mengobati ruam kulit yang gatal dan bersisik. Untuk mendapatkannya anda bisa cek pada suplemen probiotik yang tersedia di pasaran apakah mengandung turunan  bekteri tersebut atu tidak.


Probiotik untuk Penyakit Tertentu

Memang probiotik bukan jawaban untuk setiap penyakit yang anda miliki.  Namun, ada turunan bakteri lain yang bisa membantu menyembuhkan anda dari beberapa penyakit. Sebelum anda memilih suplemen probiotik , cobalah untuk mengidentifikasi penyakit pribadi anda supaya anda bisa mengecek label dari turunan bakteri yang anda butuhkan .

Berikut  beberapa jenis turunan bakteri lainnya  yang diperlukan untuk penyakit-penyakit tertentu:

  1. Eksim - Lactobacillus fermentum VRI-003 PCC dan Lactobacillus rhamnosus HN001, Turunan bakteri ini benar-benar dapat membantu mengobati ruam kulit gatal dan bersisik. Sehingga penyakit eksim akan hilang.
  2. Pilek - Bifidobacterium animalis lactis Bi-07 dan Lactobacillus acidophilus NCFM adalah turunan bakteri yang membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan dari pilek
  3. Gingivitis, periodontis, atau bau mulut - Lactobacillus reuteri LR-1 atau Lactobacillus reuteri LR-2 adalah turunan bakteri yang membantu mencegah terbentuknya plak dalam mulut. Mereka juga bisa menambah kesehatan mulut dengan menempel pada gigi dan gusi.
  4. Infeksi vagina (infeksi saluran kemih dan vaginosus bakteri) - Anda harus mengkonsumsi Lactobacillus rhamnosus GR-1, Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus reuteri RC-14 yang terbukti membantu mencegah infeksi penyakit diatas. Lactobacillus reuteri RC-14 yang paling efektif untuk perlindungan terhadap infeksi jamur karena salah satu fungsi utamanya adalah berkoloni pada lingkungan vagina dan melawan bakteri dan jamur yang tidak diinginkan.
  5. Intoleransi Laktosa – Jika mengalami intoleransi laktosa suplemen probiotik yang harus dikonsumsi adalah yang mengandung Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus thermophilus. Mereka akan menghasilkan enzim laktase yang akan membantu usus manusia mencerna laktosa.
  6. Sindrom iritasi Usus/ Irritable bowel syndrome (IBS) - dikenal juga sebagai penyakit gastrointestinal (gangguan pencernaan), bisa diatasi dengan Bifidobacterium bifidum MIMBb75, Bifidobacterium infantis 35624, dan Lactobacillus plantarum 299V.

Jika anda sedang mengkonsumsi antibiotik, disarankan juga untuk mengkonsumsi probiotik, karena itu juga bisa bermanfaat bagi anda. Antibiotik memusnahkan bakteri di dalam tubuh anda, baik itu bakteri baik maupun bakteri yang buruk, yang mana dapat mengakibatkan berbagai macam infeksi atau diare, sedangkan dengan mengkonsumsi probiotik dengan turunan semacam Saccharomyces boulardii dan Lactobacillus rhamnosus GG akan membantu mencegah terjadinya hal tersebut. Sebaiknya agar anda mengkonsumsi probiotik enam jam setelah minum antibiotik. Dan setelah antibiotik dihentikan, disarankan untuk melanjutkan konsumsi probiotik selama satu hingga dua minggu.


Itulah informasi mengenai pengobatan penyakit eksim. Namun apabila eksim tidak kunjung sembuh, ada baiknya segera periksakan diri anda ke dokter. Dengan mengetahui pemicu eksim maka anda dapat menghindari penyakit ini menjadi lebih parah. Dan yang paling penting, agar eksim tidak muncul sangat dianjurkan untuk kita agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan kulit . Semoga artikel ini dapat menjadi referensi dan bermanfaat bagi anda semua. 

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang