Apa pentingnya histologi dalam ilmu kedokteran?

Dilihat 652 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Ilmu anatomi masuk dalam golongan ilmu pasti yang bersifat dinamis, yang artinya ilmu ini akan terus berkembang serta berubah jika memang ada penelitian terbaru yang dapat menyanggah teori maupun konsep lama, dengan catatan hal tersebut telah diuji, dibuktikan dan diakui. 

Banyak mahasiswa menganggap ilmu anatomi dan cabang-cabangnya termasuk histologi adalah momok bagi mereka. Beberapa sebab seperti ketidakpahaman dengan materi yang diberikan, persiapan belajar yang tidak memadai, hingga masalah kurangnya literatur atau referensi. Belajar histologi adalah susah merupakan anggapan yang tidak tepat. Hanya perlu sedikit ketekunan dan kejelian sehingga kita akan bisa menikmati nikmatnya belajar histologi. 

Mempelajari histologi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mempelajari ilmu lain. Persiapan, target belajar, dan konsistensi merupakan kunci utama dari proses pembelajaran. 


Histologi dan Ilmu Kedokteran

Histologi adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang membahas masalah jaringan tubuh manusia untuk mengetahui struktur dan sifat jaringan secara detail sehingga dapat membantu dalam mendiagnosis penyakit dan mengantisipasi perubahan jaringan akibat penambahan usia. Pemahaman yang kuat mengenai pentingnya histologi akan diperoleh ketika anda mempelajari tentang patologi di kuliah kedokteran.

     

Sel dan Jaringan Jaringan Tubuh

Histologi mempelajari mengenai jaringan, termasuk peran mereka dalam tubuh, anatominya, interaksinya dengan sistem tubuh dan bagaimana jaringan tersebut dipengaruhi oleh penyakit. Level mikro dari perspektif mengenai biologi dan ilmu kedokteran mungkin terlihat membosankan, dan beberapa mahasiswa mungkin akan tidak sabar untuk melanjutkan ke pelajaran selanjutnya yang membahas pendekatan umum terhadap anatomi tubuh. Akan tetapi tanpa mempelajari histologi, akan sedikit sulit memahami biologi.

Jaringan terbuat dari sekelompok sel-sel yang besar yang saling berkelompok untuk berbagi fungsi yang sama. Selain jaringan juga terdapat organ–organ yang menjalankan fungsi tubuh. Mempelajari histologi dapat membantu mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai tingkah laku dan reproduksi dari sebuah sel, yang akan sangat membantu dalam memahami biologi seluler. Karena jaringan membangun hampir semua yang ada dalam tubuh. Memahami pentingnya pengertian histologi akan memungkinkan mahasiswa untuk memprediksi dan mengerti prilaku serta fungsi organ tubuh.

Beberapa organisme yang ada dalam tubuh tidak memiliki organ dan bahkan ada yang seluruhnya terbuat dari jaringan. Dengan mempelajari pengertian histologi, membantu mahasiswa memahami mengenai perkembangan organ dan sistem organ yang kompleks. Ketika mahasiswa mengevaluasi jaringan dari manusia dan hewan dengan organ yang kompleks, mereka akan lebih banyak mendapatkan wawasan tentang bagaimana organ serta sistem organ berkembang dan mengalami perubahan.

Banyak penyakit yang menyerang jaringan tubuh. Misalnya, kanker. Kanker seringkali disebabkan oleh perkembangan jaringan yang tidak terkendali dan terjadinya infeksi menyebabkan jaringan berubah menjadi nekrotik. Bagi para calon dokter, histologi akan memberikan wawasan penting mengenai perkembangan suatu penyakit. Bahkan jika seandainya anda hanya mengikuti kelas pengenalan biologi, histologi dapat membantu anda memahami mengapa beberapa jenis pengobatan bekerja lebih efektif dibanding yang lain dan mengapa pilihan gaya hidup tertentu dapat membahayakan tubuh anda dari waktu ke waktu.



Histologi adalah selalu melibatkan komponen laboratorium . Mikroskop merupakan alat utama yang diperlukan untuk mempelajari histologi. Para mahasiswa dapat melihat contoh-contoh jaringan melalui mikroskop atau diminta untuk menandai (memberi label) berbagai jaringan untuk menentukan berasal dari organ manakah sebuah jaringan tersebut. Bagi beberapa siswa, itu bisa merupakan pengalaman pertama berada di laboratorium dan ukuran jaringan yang besar yang berhubungan dengan sel-sel dapat membuat pengalaman tersebut menjadi lebih menarik. Mahasiswa yang berencana untuk berkarir di bidang kedokteran dan ilmu pengetahuan (sains) akan mempelajari ketrampilan laboratorium dasar dan belajar bagaimana mengenal berbagai jenis jaringan dengan mudah.


Pada akhirnya, belajar ilmu kedokteran adalah sebuah proses panjang, dan bukan hanya tentang histologi. Kondisi tersebut menuntut disiplin dan pengorbanan. Jangan pernah malas membuka jurnal, buku, diktat atau dari referensi lainnya, bahkan setelah anda lulus menjadi seorang dokter, karena Ilmu kedokteran akan terus berkembang dari waktu ke waktu .



Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang