Apa peranan bakteri di dalam usus?

Dilihat 4,09 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pertanyaanmu ini sangat menarik. Ada banyak sekali bakteri yang terdapat di dalam usus kita, baik bakteri baik maupun bakteri jahat. Bakteri baik membantu sistem pencernaan berjalan dengan baik untuk menyeimbangkan keberadaan bakteri yang berbahaya. 


Kalau kamu familiar dengan kata probiotik, kamu mungkin juga tahu bahwa probiotik adalah bakteri yang membantu dalam menyeimbangkan kondisi sistem pencernaan. 


Bakteri di dalam usus mempengaruhi keseluruhan fisiologis kita mulai dari hal yang dasar seperti apa dan berapa banyak yang kita makan, sintesis vitamin penting, fungsi sistem imunitas tubuh dan metabolisme bahkan sampai dengan suasana hati kita. 


Lalu bagaimana sebenarnya sistem imunitas kita bekerja dan apa saja peran bakteri bagi kesehatan tubuh kita? Di sini saya akan menjabarkan lebih lanjut mengenai hal tersebut.


Cara Kerja Sistem Imunitas Tubuh


cara kerja sistem imunitas


Di dalam tubuh kita, tersebut sebuah mekanisme pertahanan luar biasa yang disebut dengan sistem imunitas. Sistem imunitas atau yang juga biasa disebut dengan sistem kekebalan tubuh dirancang untuk melindungi tubuh kita dari jutaan bakteri, kuman, virus, racun, dan parasit yang siap menyerang tubuh kita. 


Sistem kekebalan tubuh kita bekerja dengan ribuan cara yang berbeda, tapi biasanya kita tidak akan menyadari hal tersebut. Umumnya, kita baru memperhatikan mengenai kekebalan tubuh kita ketika kekebalan tubuh kita tidak berfungsi seperti yang seharusnya, misalnya ketika kita terkena penyakit karena kekebalan tubuh kita berhenti berfungsi dengan baik. 


Untuk dapat mengerti kekuatan dari sistem kekebalan tubuh tersebut, coba lihat apa yang terjadi pada makhluk hidup ketika dia mati. Hal itu dapat menunjukkan kepadamu hal yang sangat penting mengenai kekebalan tubuhmu. 


Ketika makhluk hidup mati, sistem kekebalan tubuhnya juga akan mati. Hanya dalam hitungan jam, tubuh akan diserang oleh berbagai macam bakteri, mikroba, dan parasit. TIdak ada satupun dari hal tersebut yang dapat masuk ke dalam tubuhmu jika sistem kekebalan tubuhmu berfungsi dengan baik. Tapi saat sistem kekebalan tubuhmu berhenti bekerja, pintu akan terbuka lebar bagi seluruh hal tersebut. 


Setelah kita mati, hanya butuh waktu beberapa minggu bagi organisme - organisme tersebut untuk menggerogoti tubuh kita sampai yang tersisa hanya tulang belulang. Oleh karena itu, jelas sekali bahwa sistem imunitas kita melakukan suatu hal yang luar biasa dalam melindungi tubuh kita.



Probiotik dan Sistem Kekebalan Tubuh


Probiotik adalah bakteri yang baik bagi kesehatan tubuh kita, terutama bagi sistem pencernaan. Kita seringkali menganggap bahwa bakteri sebagai penyebab munculnya penyakit. Tapi sebenarnya tubuh kita penuh dengan bakteri, baik bakteri baik maupun bakteri jahat. 


Probiotik sering disebut sebagai bakteri baik yang membantu karena mereka berfungsi menjaga kesehatan usus. Probiotik sendiri baru mulai dikenal luas sejak pertengahan tahun 90-an. Para dokter sering menyarankan kepada pasien mereka untuk mengkonsumsi probiotik guna membantu dalam mengatasi masalah pencernaan. 


Karena itulah saat ini probiotik dapat ditemukan dalam berbagai macam makanan, mulai dari yogurt sampai dengan coklat.


Probiotik adalah bakteri yang memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, salah satunya adalah menstimulasi sistem pencernaan. Secara alami, probiotik dapat ditemukan dalam tubuh kita. Selain itu probiotik juga dapat ditemukan di dalam makanan dan suplemen. Probiotik yang dapat ditemukan di dalam susu fermentasi dan yogurt dalam memperbaiki sistem imunitas dalam mukosa usus dengan meningkatkan jumlah dari sel - sel IgA (+) dan sel yang memproduksi sitokin di dalam usus.


probiotik adalah


Mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita merupakan hal yang penting, terutama saat musim hujan dimana pada kita lebih rentan terkena penyakit flu. Probiotik memiliki fungsi yang penting dalam menangkal virus flu yang tersebar dimana-mana. 


Selain itu probiotik juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya peradangan di dalam usus. Usus memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Bahkan bisa dikatakan bahwa 70 - 80% dalam seluruh sistem imunitas tubuh kita berada di dalam usus.


Lapisan dari usus kecil penuh dengan kelenjar getah bening. Ketika dibutuhkan, peradangan yang terjadi di dalam usus akan menciptakan jalan bagi kekebalan tubuh kita untuk menjalankan serangan untuk melawan virus dan bakteri. 


Meski demikian, ketika terjadi peradangan yang tidak dibutuhkan, penyakit-penyakit seperti alergi, flu dan infeksi kronis dapat terjadi. Probiotik adalah bakteri yang memberikan perlindungan yang bermanfaat untuk mengatasi efek yang ditimbulkan dari peradangan tersebut.


Probiotik juga menjaga kesehatan usus untuk memastikan bahwa sistem kekebalan tubuh berjalan dengan baik. Jaringan epitel di dalam usus menbentuk rintangan terhadap mikroba patogen dan zat berbahaya lainnya. Jaringan epitel usus bergantung pada bakteri yang ada di dalam usus. Jika bakteri di dalam usus tidak mencukupi, jaringan epitel tidak akan dapat beregenerasi. 


Bagi epitel respirasi, probiotik membantu dalam kelangsungan hidup sel epitel di usus, memperkuat fungsi sel pembatas, dan menginisiasi respon perlindungan dari sel-sel epitel di usus. Probiotik juga dapat mengatur sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh bawaan. Hal tersebut membantu dalam meredakan peradangan yang berlebih di dalam usus yang kemudian akan meningkatkan fungsi imunitas tubuh.



Cara Mengembalikan dan Meningkatkan Bakteri di Dalam Usus


Ketika kita memikirkan mengenai cara meningkatkan bakteri di dalam usus, biasanya hal pertama yang akan terpikir adalam dengan mengkonsumsi suplemen probiotik. 


Tapi sebenarnya hal itu hanyalah salah satu pilihan yang dapat kita pertimbangkan. Kamu bisa mengkonsumsi probiotik dalam jumlah besar, tapi hal tersebut tidak akan banyak membantu jika kamu masih menjalani gaya hidup yang dapat merusak bakteri baik di dalam usus.


Bakteri baik yang ada di dalam tubuh kita membutuhkan lingkungan yang stabil untuk tumbuh dan berkembang. Tingkat keasaman yang ideal di dalam usus besar adalah antara 6,7 sampai 6,9. Usus harus dalam keadaan sedikit asam yang akan menghalangi pertumbuhan bakteri jahat seperti Salmonella, Shigella dan E. coli.


meningkatkan probiotik untuk sistem imunitas


Jika kamu ingin mengembalikan bakteri baik di dalam usus, cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lingkungan yang sedikit asam, yang kemudian akan membantu perkembangan bakteri Lactobacillus yang dikenal sebagai bakteri baik. 


Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan dan memperbaiki bakteri di usus adalah dengan memakan makanan yang mengandung probiotik secara rutin, terutama makanan yang difermentasi. 


Nah, sekarang kamu sudah tahun bukan betapa pentingnya peranan bakteri baik di dalam usus? Dengan meningkatkan jumlah probiotik yang ada di dalam ususmu, kamu tidak hanya dapat melancarkan sistem pencernaanmu, sistem kekebalan tubuhmu juga akan mengalami peningkatan. 


Jadi kalau kamu tidak ingin tubuhmu mudah terserang penyakit, jangan lupa untuk memasukkan makanan yang mengandung probiotik ke dalam daftar santapan harianmu.


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang