Apa perasaan Indonesia tentang Israel?

Dilihat 1,31 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kemarahan dan kebencian. Jika kami menyamakan Israel dengan Yahudi -- sebagaimana kebanyakan orang Indonesia melakukannya -- mudah melihat mengapa ini bisa terjadi.


Tentang Yahudi

Orang Indonesia membenci Yahudi. Mereka menganggap Yahudi adalah sumber semua permasalahan di dunia -- dan permasalahan kami. Tidak jarang mendengar "Yahudi sedang menguasai dunia", "konspirasi Yahudi", dan semua hal-hal yang tak masuk akal tentang Zionis. Saya rasa hal ini tumbuh dari didikan Islam, tentang bagaimana Yahudi akan menjadi salah satu kru dari Setan di akhir jaman. Ada sebuah cerita yang wajib didengar setiap orang Indonesia di sekolah, tentang bagaimana, pada masa-masa akhir dunia sebelum Kiamat, Yahudi akan bersembunyi di bawah pohon yang dinamakan pohon ghorqod. Ada sebuah hadis Islam yang menyebutkan bahwa bebatuan pun bahkan akan berseru jika ada Yahudi yang bersembunyi di baliknya saat para Muslim memburu mereka. Semuanya akan melakukan hal itu, kecuali pohon ghorqod, karena pohon itu adalah pohonnya orang-orang Yahudi. Pencarian di google dengan cepat akan memberitahukan bahwa kisah ini berakar dari hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, dalam Shahih Jami' Ash-shaghir no. 7427.

Sama halnya seperti Putin yang menganggap tidak ada orang gay di Rusia, kebanyakan dari kami menganggap bahwa Yahudi tidak ada di Indonesia. Dan mereka tampaknya, atau mereka sepertinya hanya, anda tahulah, bersembunyi demi keamanannya. Tak ada pertukaran budaya berarti ini adalah penghakiman satu arah. Sebanyak inilah yang bisa saya katakan tentangnya.


Tentang Israel

Orang-orang Indonesia cenderung memandang konflik Israel-Palestina sebagai konflik religius. Tak banyak yang mengetahui ada 1,5 juta penduduk Muslim di Israel, sedikit lebih banyak daripada yang ada di wilayah Palestina. Dan ada kira-kira sekitar 12-14% orang Palestina merupakan Yahudi. Dan sebenarnya itu lebih tentang politik daripada agama. Perlakuan Israel kepada Palestina dianggap tidak manusiawi -- Saya sendiri harus mengakui bahwa saya pernah memiliki pandangan ini sesaat, tapi saya sekedar melaporkan situasinya disini -- dan tidak adil. Pendudukan wilayah Palestina dilihat sebagai kekejaman. Oleh sebab itu banyak orang membenci Israel. Posisi pemerintah tidak kunjung membaik, dengan jawaban-jawaban lainnya menunjukkan paspor yang membatasi masuk ke Israel. Sebenarnya, sebagaimana yang ditunjukkan pada artikel Wikipedia ini, orang-orang Indonesia masih diijinkan untuk bepergian secara berkelompok ke Israel untuk tujuan ziarah, tapi jumlahnya kecil. Kira-kira hanya 11.000 orang Indonesia per tahun yang berkunjung ke Israel.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang