Apa perawatan terbaik untuk psoriasis?

Dilihat 877 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tahukah Anda bahwa kulit adalah organ terbesar tubuh kita. Jika kita ukur, luas permukaan kulit manusia sekitar 2 kilometer persegi. Kulit merupakan organ penting yang melindungi bagian dalam tubuh dari dunia luar. Melindungi dari bakteri dan virus, dan mengatur suhu tubuh.

Nah, sekarang apa jadinya apabila kulit mengalami suatu penyakit, beberapa contoh kondisi masalah pada kulit seperti kemerahan, bengkak, rasa terbakar, dan gatal-gatal bisa disebabkan oleh bebagai macam jenis penyakit kulit, ada diantaranya yang cukup ringan yang tidak membahayakan, namun adapula yang merupakan tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam nyawa. Salah satunya yang akan saya bahas disini adalah penyakit psoriasis yang merupakan penyakit yang menyerang kulit.


Psoriasis



Apa itu Psoriasis?


Psoriasis adalah penyakit peradangan kronis dan bersifat autoimun (penyakit yang muncul sebagai akibat dari reaksi sistem kekebalan atau sistem imun tubuh) yang terjadi pada kulit yang ditandai dengan bercak putih, perak, atau merah bersisik tebal di berbagai bagian tubuh terutama pada kaki, punggung bawah, lutut, siku, tangan, dan kulit kepala. Penyakit tidak menular ini biasanya terjadi pada orang dewasa, walaupun ada juga beberapa kasus pada anak-anak dan remaja.  

Gangguan pada kulit ini dipicu oleh faktor lingkungan, serangan kekebalan tubuh (autoimun) karena jumlah limfosit yang tidak normal, dan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Penyakit psoriasis diduga disebabkan oleh proliferasi atau penyebaran sel-sel kulit yang sangat cepat. Psoriasis dapat bersifat ringan, sedang, ataupun berat. Meskipun pasien dengan kasus ringan hampir tidak terlihat gejalanya, pasien yang menderita kasus yang lebih parah akan memperlihatkan gejala seperti kulit tebal, merah, dan bersisik pada seluruh tubuh mereka. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan psoriasis memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung, diabetes, dan penyakit darah tinggi atau hipertensi.



Apa Penyebab Psoriasis?


Penyebab pasti Psoriasis masih belum diketahui. Para ahli percaya bahwa penyakit ini merupakan penyakit turunan. Pasien dengan riwayat psoriasis dalam keluarga memiliki risiko lebih tinggi secara bermakna untuk terkena penyakit tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa seorang anak dengan orang tua yang menderita psoriasis memiliki kecenderungan sampai dengan 50 persen untuk dapat terkena penyakit tersebut.


Akan tetapi, belum dapat ditentukan apakah faktor genetik adalah satu-satunya yang menyebabkan munculnya penyakit psoriasis. Para dokter masih lebih percaya bahwa psoriasis disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif sehingga menghasilkan kulit baru yang berkembang lebih cepat dari biasanya. Karena lapisan kulit yang lama membutuhkan lebih banyak waktu untuk terkelupas, munculnya kulit baru ini menyebabkan penebalan pada kulit.

Faktor lain yang memicu psoriasis adalah cedera pada kulit, paparan langsung sinar matahari, HIV, obat-obatan tertentu seperti beta-blocker, dan infeksi streptokokus. Selain itu, kondisi ini juga dapat dipicu oleh perubahan hormon, alkohol, merokok, dan stres emosional.



Bagaimana Gejalanya?


Psoriasis tampak seperti bercak bersisik tebal berwarna merah, putih, atau perak yang muncul di bagian manapun pada tubuh. Munculnya Psoriasis berbeda menurut jenisnya, yaitu:

  • Psoriasis vulgaris, ditandai oleh bercak kulit kemerahan dengan sisik perak di atasnya. Psoriasis jenis ini menyebabkan gatal pada kulit gatal dan dalam beberapa kasus menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.
  • Guttate psoriasis, digambarkan sebagai bercak kecil bersisik merah pada setiap bagian tubuh.
  • Inverse psoriasis, ditandai oleh bercak yang kebanyakan ditemui di ketiak, selangkangan, daerah payudara, alat kelamin, dan pantat. Meskipun tidak mengakibatkan sisik, tetapi jenis ini menyebabkan peradangan merah pada kulit.
  • Pustular psoriasis, adalah salah satu jenis yang paling menyakitkan dan ditandai dengan lepuhan kekuningan penuh dengan nanah.
  • Psoriasis juga dapat muncul pada kulit kepala. Orang sering salah mengira psoriasis ini sebagai ketombe. Penebalan kulit yang muncul berbentuk serpihan bersisik merah pada kulit. 



Siapa yang harus Ditemui dan Jenis Pengobatan Apa yang Tersedia?


Psoriasis pada tahap awal mungkin hanya menyerang kulit. Namun, jika dibiarkan berkembang, psoriasis maka dapat juga mempengaruhi sendi dan organ dalam tubuh.

Jika anda curiga kalau anda menderita psoriasis, berkonsultasilah dengan dokter umum yang dapat melakukan pemeriksaan kulit atau langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Terkadang dokter akan mengambil sampel biopsi. Bergantung pada seberapa parahnya penyakit, dokter mungkin akan merujuk Anda ke spesialis, seperti :

  • Dokter kulit yang mengkhususkan diri dalam penyakit kulit 
  • Rheumatologist, jika psoriasis Anda mempengaruhi sendi Anda 
  • Ahli patologi yang memonitor perkembangan Psoriasis 
  • Ahli penyakit dalam jika psoriasismempengaruhi organ-organ vital 
  • Ahli gizi yang menyediakan rencana diet untuk mengontrol penyakit 

Akan lebih mudah untuk mengobati psoriasis ketika belum tersebar ke bagian tubuh lain yang lebih luas. Banyak produk seperti krim dan losion dapat membantu mencegah penyebaran dan mengontrol gejala penyakit ini. Steroid seringkali diresepkan sebagai pengobatan awal tetapi tidak dianjurkan untuk digunakan dalam jangka panjang karena efek sampingnya. 

Jika Psoriasis telah menyebar, dokter kemungkinan akan meresepkan obat psoriasis yang berbeda ditambah dengan pemacu sistem kekebalan tubuh. Fototerapi dengan menggunakan sinar ultraviolet juga dapat digunakan. Paparan sinar matahari dalam jangka waktu pendek juga dapat membantu mengelola kondisi tersebut.

Jika Psoriasis terjadi pada kulit kepala atau kuku, obat-obatan yang diminum (oral) akan sering diresepkan. Namun, jika sudah mulai mempengaruhi organ dalam tubuh atau sendi, pengobatan akan didasarkan pada daerah yang terkena.


Psoriasis dapat mempengaruhi seseorang secara psikologis. Jika Anda merasa bahwa penyakit ini menjadi beban yang sangat berat dan telah sangat berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari Anda, termasuk kegiatan bersosialisasi dengan teman-teman atau orang lain, Anda mungkin perlu bertemu seorang psikolog untuk membantu mengatasi kondisi emosional tersebut.

Memang tidak mudah untuk membuat perencanaan pengobatan Psoriasis yang tepat karena setiap orang merespon dengan cara berbeda terhadap berbagai macam metode pengobatan. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk memantau kemajuan Anda dan bekerja sama dengan dokter Anda.

Tidak ada obat psoriasis yang khusus hingga saat ini, tetapi anda dapat mencegah kemunculannya dengan menjauhi pemicunya seperti stres, alkohol, infeksi, serta cedera kulit.



Pengidap Psoriasis di Indonesia


Di dunia, penyakit ini sudah diketahui sejak tahun 150 SM. Namun di Indonesia baru belakangan ini tersedia cukup informasi mengenai penyakit ini. Namun demikian, sampai saat ini masih dirasakan bahwa kurangnya informasi mengenai penyakit ini di Indonesia menyebabkan masih sedikit sekali orang yang mengetahui penyakit ini, baik tentang pendeteksian awal ataupun cara pengobatannya. Ketidaktahuan mengenai penyakit psoriasi membuat banyak penderitanya menebak-nebak penyebab timbulnya penyakit itu dan mencari pengobatan sendiri.


Saat ini penderita Psoriasis di Indonesia terlihat meningkat dan mulai banyak dibicarakan masyarakat karena telah beberapa kali Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia melakukan seminar dan symposium serta melakukan Pelatihan Kader Psoriasis bekerja sama dengan Kelompok Studi Psoriasis Indonesia yang telah diliput oleh media massa serta adanya pengakuan dari beberapa figure terkenal yang menderita psoriasis.


Dengan kenyataaan tersebut maka dibentuklah Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia (YPPI). YPPI adalah sebuah komunitas online yang didirikan oleh ODPA (orang yang hidup dengan psoriasis/psoriatik arthritis) dengan dukungan beberapa ODPA lainnya serta didukung oleh beberapa orang dokter juga masyarakat yang perduli dengan penyakit autoimune kronis di Indonesia.


YPPI di deklarasikan bertepatan dengan peringatan World Psoriasis Day 2006 dan telah mendapatkan persetujuan Menteri Kesehatan Indonesia sebagai “HARI PSORIASIS NASIONAL”.

Dengan terbentuknya wadah Peduli Psoriasis, diharapkan ODPA menyadari bahwa mereka tidak sendiri namun ada komunitas yang mewadahi para ODPA di Indonesia. Psoriasis “tidak menular” karena tidak di karenakan oleh virus melainkan faktor genetik dan gangguan autoimun, yang tampak dipermukaan kulit dengan warna kemerahan dan bersisik.

YPPI juga memiliki Koperasi kecil dengan menyediakan beberapa produk perawatan kulit psoriasis yang tidak terdapat di Indonesia, dan khusus hanya ODPA yang terdaftar sebagai anggota YPPI guna memperoleh obat topikal dan obat lainnya dengan harga terjangkau.


YPPI bernaung dibawah payung International Federation of Psoriasis Association (IFPA) sebuah organisasi nirlaba bagi organisasi pasien psoriasis diseluruh dunia yang berpusat di Swedia. IFPA dan WHO telah sepakati untuk menyuarakan pentingnya perhatian dalam pengobatan dan perawatan psoriasis dan psoriatic arthrithis.

Seiring dengan perjalanan YPPI hingga saat ini, YPPI terus memotivasi ODPA agar bangkit dari keterpurukan mental, membangun kepercayaan diri kembali, tidak mengurung diri, bahkan pihak keluarga ODPA diberikan informasi agar tidak mengucilkan ODPA dari keluarga maupun masyarakat dan tidak pula mengasihani ODPA dengan tidak memberikan kegiatan baik di dalam maupun di luar rumah, karena ini tidak akan menyelesaikan masalah bagi ODPA bahkan dapat memperburuk kondisinya jika dibebas tugaskan.


WPA-IFPA


Sebagai anak bangsa, YPPI ingin memberikan sumbangsih kepada negara dan masyarakat dengan mengupayakan pemuda pemudi Indonesia menjadi penerus bangsa yang sehat, memiliki kedamaian di hati dalam mengendalikan psoriasis dan psoriatika artitis agar dapat menjadi bangsa yang maju dan makmur.


Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang