Apa perbedaan antara bench barbel dan bench dumbell ?

Dilihat 871 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Maskulinitas amat penting di mata seorang pria, salah satu cara untuk menunjukkannya dengna memiliki tubuh yang sehat dan macho. Maka tak heran banyak sekali pria yang rajin nge-gym atau fitness untuk mendapatkan tubuh ideal mereka. Salah satu bentuk latihan gym yang cukup populer adalah bench press. Tak hanya sebagai latihan otot dada, melakukan bench press baik dengan barbel maupun dumbell merupakan cara membesarkan otot lengan yang sangat efektif. Bench press adalah latihan yang menargetkan pectoral (dada), deltoid (bahu) dan trisep. Sehingga dengan melakukannya Anda bisa mendapatkan torso yang kuat dan otot lengan yang ideal.




Latihan otot dada semacam bench press adalah salah satu jenis latihan yang wajib dilakukan para pria jika ingin memiliki fisik yang terlihat maskulin dan gagah. Terlebih lagi, dada adalah salah satu bagian tubuh yang mudah terlihat walaupun Anda mengenakan pakaian. Memiliki dada yang bidan dan otot lengan yang terbentuk merupakan impian para pria dan hal ini wajar karena fisik yang menarik mendukung penampilan Anda juga. Latihan bench press ini biasa dilakukan dengan bantuan dumbell atau barbel, tergantung pada preferensi Anda. Dengan begitu selain melatih dada, latihan ini pun bisa menjadi opsi cara membesarkan otot lengan yang sangat efektif dan efisien. Otot dada Anda menjadi kuat di saat bersamaan otot lengan Anda pun terbentuk. Ini seperti pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, bukan?


Di bawah ini saya akan membahas mengenai perbedaan bench press dengan menggunakan barbel dan dumbell.


Perbedaan Bench Press Dengan Menggunakan Barbel dan Dumbell

Bench press dengan menggunakan barbel sering dilakukan oleh para body builder untuk melatih dan membentuk otot dada mereka di saat bersamaan memanfaatkannya sebagai cara membesarkan otot lengan. Apakah latihan bench press dengan menggunakan barbel ini efektif untuk melatih otot dada? Tentunya iya dan latihan dengan barbel ini cocok untuk dimasukkan ke dalam jadwal rutin Anda untuk membentuk otot dada Anda. 


Tapi bukan berarti penggunaan dumbell dalam latihan bench press untuk menggantikan barbel menjadikannya tidak efektif. Di awal, Anda lebih baik menggunakan dumbell untuk melakukan bench press, kemudian Anda dapat menggantinya dengan barbel. Flat dan decline menggunakan dumbell dapat mengaktifkan banyak serat otot yang sebagian besar adalah serat yang aktif dalam pembentukan otot dada.




Saat Anda melakukan bench press dengan memanfaatkan barbel, jumlah tekanan horizontal dapat menghambat gerakan Anda karena kedua tangan Anda terkunci pada barbel dan lengan Anda dipaksa untuk melakukan gerakan naik turun dengan beban berat di atasnya. Sementara dengan dumbell, sangat memungkinkan bagi Anda untuk melakukan gerakan melengkung secara natural yang meningkatkan aduksi horizontal dan meningkatkan total range gerakan Anda. Hal ini adalah keunggulan dengan pemanfaatan dumbell dalam bench press karena dapat mengurangi resiko cidera terutama pada bahu. Ini terjadi karena dengan menggunakan dumbell posisi tangan Anda saat melakukan gerakan bench press berada dalam kondisi nyaman dan memiliki gerakan lengkung yang lebih natural, ini mengurangi tekanan pada sendi bahu dan juga lengan Anda.


Kelemahan barbel press adalah sulitnya membentuk keseimbangan kekuatan pada tubuh. Bagimana maksudnya? Ketika Anda melakukan latihan bench press atau gerakan fitness apa pun, tubuh Anda akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan gerakan dan mengambil jalan yang paling efisien untuk melaksanakannya. Karena gerakan bench press dengan menggunakan barbel merupakan gerakan bilateral di mana kedua sisi tubuh Anda harus bekerja sama untuk mengangkat beban dalam hal ini barbel tersebut, di sini sisi tubuh yang kuat akan melakukan upaya untuk menyeimbangkan sisi yang lemah. Saat hal ini terjadi secara berkelanjutan, hasilnya adalah otot yang tidak seimbang atau besar sebelah karena sebelah sisi terlatih dengan lebih berat dibanding dengan sisi yang satunya lagi. 


Meski membuat tubuh Anda terlihat kurang sempurna karena tidak seimbang, masalah lain yang lebih utama adalah bahwa hal ini dapat menurunkan stabilitas dan kekuatan otot dada Anda. Di sini, menggunakan dumbell adalah solusi yang tepat untuk Anda. Anda dapat mengganti barbel dengan dumbell saat melakukan bench press karena dengan dumbell Anda dapat melakukan gerakan unilateral di mana masing-masing lengan Anda melakukan gerakannya sendiri. Anda juga bisa menyesuaikan berat dumbell Anda sesuai dengan kebutuhan masing-masing sisi tubuh Anda. Dengan begitu, ini akan merangsang pertumbuhan otot Anda secara seimbang baik otot dada maupun kedua lengan Anda. Kalau Anda sudah melakukan gerakan bench press dengan barbel dalam jangka waktu yang lama, cobalah untuk menggantinya dengan dumbell dan Anda bisa merasakan sendiri perbedaannya.


Namun semua itu kembali lagi kepada Anda sendiri. Latihan macam apa yang lebih nyaman untuk Anda lakukan dan hasil seperti apa yang ingin Anda dapatkan. Karena setiap gerakan memiliki fungsi yang berbeda dan hasil yang didapat pun akan berbeda pula. Jika Anda memiliki tujuan utama untuk hipertrofi otot Anda, saya akan merekomendasikan menggunakan dumbell daripada barbel karena mampu meningkatkan fleksibilitas gerakan Anda, keseimbangan otot, dan juga mengurangi resiko cidera pada lengan dan bahu Anda. Di sisi lain, sebagian orang akan tetap lebih memilih menggunakan barbel untuk melakukan bench press karena dapat memberikan tekanan (press pada bench press mengacu pada tekanan ini) yang lebih besar. Tapi, menurut saya, untuk membentuk otot, yang penting bukanlah seberapa berat beban yang berhasil Anda angkat, tapi bagaimana melatih dan menyebarkan kontraksi secara seimbang pada bagian tubuh yang menjadi target Anda.




Biasanya, lebih mudah menggunakan barbel dengan berat lebih tanpa membutuhkan sebanyak stabilitas saat melakukan gerakan karena barbel akan menekan tubuh Anda dan Anda tidak perlu menyesuaikan gerakan kedua tangan Anda. Lebih berat artinya resisten lebih besar, di mana pada progres Anda perlu mengerahkan kekuatan yang lebih besar. 


Di sisi lain, dumbell memiliki manfaaat memaksa trainee untuk menstabilkan berat dengan bahu, lengan, pergelangan tangan, dan lain-lain. Idealnya, seseorang akan memilih salah satu di antara dua opsi tersebut, kecuali jika Anda berlatih untuk hasil khusus, maka tidak akan menjadi masalah mana yang Anda pilih. 

Silahkan lakukan latihan apa pun yang Anda inginkan untuk menjaga kesehatan, menambah kekuatan, dan membentuk otot yang solid. Jika Anda berlatih untuk mendapatkan tubuh atletis latihan bench press yang mana pun akan memberikan hasil terbaik pada Anda jika Anda melakukannya dengan rutin. 

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa Anda mengonsumsi suplemen yang tepat. Karena latihan yang intens dapat menyebabkan tekanan yang besar pada otot Anda, nutrisi yang pas dan seimbang sangat Anda butuhkan untuk membantu meningkatkan massa otot Anda dan juga membantu pencegahan over training. Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang