Apa perbedaan antara nasi goreng yang dibuat orang Cina dan orang Jepang?

Dilihat 437 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

nasi goreng cina


Nasi goreng adalah sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan diaduk dalam minyak goreng atau margarin, biasanya ditambah kecap manis, bawang merah, bawang putih, asam jawa, lada dan bumbu-bumbu lainnya, seperti telur, ayam, dan kerupuk. 

Cara membuat nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi nasi goreng di tiap negara ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut. 

Sama halnya dengan nasi goreng Cina dan Jepang, masing-masing mempunyai keunikannya masing-masing. Nah, mau tau lebih lanjut apa saja perbedaannya? Simak terus, ya! Nanti kalian akan menemukan link resep nasi goreng yang sangat enak di akhir artikel ini :)


Perbedaan Nasi Goreng Cina dengan Jepang?

Sebenarnya tidak jauh berbeda. Baik orang Jepang maupun orang Cina akan mencuci beras sebelum memasaknya, lalu menggunakan rice cooker untuk memasak nasi selama kurang lebih 30 menit. Perbedaan utamanya terletak pada jumlah air yang digunakan, yang bergantung pada jenis beras yang digunakan da, peralatan memasak nasi.


Apa Bedanya Beras Cina dengan Jepang?


nasi goreng jepang


Di Cina, ketika membuat nasi goreng, beras yang digunakan adalah beras long grain. Beras ini membutuhkan sekitar 1 cangkir air untuk setap cangkir beras yang digunakan untuk menghasilkan tekstur nasi yang bagus dan lembut. Setelah dimasak di rice cooker atau periuk (ya, menggunakan periuk yang ditutup), nasi akan disajikan hangat - hangat tanpa ada tambahan apapun lagi. Nasi tersebut kemudian mungkin akan dicampur dengan saus daging, atau disimpan semalaman di dalam lemari pendingin agar menjadi kering dan siap untuk digoreng. Mungkin saja nasi dimasak bukan menggunakan air melainkan kaldu sup yang gurih. Tapi ini sifatnya opsional dan tidak selalu dilakukan ketika memasak nasi.

Beras yang digunakan ketika memasak nasi goreng di Jepang adalah beras short grain yang lebih pulen dibandingkan long grain dan membutuhkan lebih banyak air. Tergantung tipe beras yang digunakan, beras jepang membutuhkan sekitar 20 - 30% lebih banyak air dibanding beras long grain. Contohnya 1 1/4 cangkir air untuk setiap 1 cangkir beras.  Selain itu, orang jepang juga merendam beras terlebih dahulu sebelum dimasak untuk memastikan berasnya mengembang ketika dimasak. Baru kemudian memasaknya selama kurang lebih 30 menit - sejam tergantung kelembaban cuaca saat itu. Orang cina tidak merendam berasnya terlebih dahulu sebelum dimasak, karena hal tersebut tidak berpengaruh terhadap beras long grain.
Beras jepang biasanya akan ditambahkan beberapa bahan seperti daun bawang, biji wijen, telur rebus, teh panas, dan kacang yang difermentasi (納豆 nattou yang terkenal) atau campuran dari rumput laut, wijen, wasabi, dan ikan salmon yang diiris halus atau dibuat menjadi bubuk yang dikenal dengan furikake (ふりかけ). Tapi hal ini juga bersifat opsional. Nasi putih bisa tetap dinikmati dengan polos tanpa bumbu - bumbu tersebut.


Hal Lain yang Membuat Perbedaan


resep nasi goreng cina


Tapi satu hal yang menjadi perbedaan mendasar antara persiapan membuat nasi goreng oleh orang Cina dan Jepang adalah peralatan yang digunakan. Rice cooker buatan Jepang merupakan salah satu rice cooker yang paling canggih di dunia. Rice cooker tersebut memiliki banyak pilihan program yang bisa dijalankan, yang dapat menentuka suhu memasak dengan akurat, dan mengatur uap air untuk menghasilkan nasi dengan kelembutan dan kekenyalan yang sempurna. 

Rice cooker tersebut juga bisa menjaga nasi tetap hangat dan lembut selama berjam - jam, bahkan sampai lebih dari satu hari. Para insinyur di Jepang membuat rice cooker tersebut menjadi sangat canggih. Harga peralatan tersebut memang tidak murah, tapi kamu bisa menemukanna di hampir semua dapur di Jepang: semakin mahal dan canggih rice cooker yang dimiliki, semakin kaya dan berkelas keluarga tersebut.

Orang Cina juga menggunakan rice cooker untuk memasak nasi, tapi biasanya rice cooker tersebut hanya bisa melakukan perintah - perintah dasar. Kalau kamu mengintip dapur dari sebuah restoran Cina, kamu akan merasa malu saat melihat betapa tuanya rice cooker yang mereka gunakan. Beberapa orang bahkan masih menggunakan periuk untuk memasak nasi. Mungkin perbedaan yang paling jelas bisa dilihat dari cara mereka menyikapi nasi dengan cara yang berbeda. Bagi orang Cina, nasi merupakan makanan pokok. Sedangkan bagi orang Jepang, nasi merupakan bagian dari hidangan yang harus disajikan dengan sempurna. 

Begitulah kira-kira perbedaan nasi goreng Cina dengan nasi goreng Jepang. Selain itu kamu bisa lihat 10 Nasi Goreng dari Berbeda Negara untuk melihat perbandingan-perbandingan nasi goreng negara lainnya :)

Kalau kamu ingin memasak nasi goreng, baca Tips-tips Nasi Goreng Enak, biar nasi goreng mu semakin mantap!

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang