Apa perbedaan antara sinusitis dan septum deviasi? Bagaimana cara mengobati septum deviasi selain dengan melakukan operasi?

Dilihat 2,98 rb • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kita mengenal banyak sekali penyakit gangguan pernapasan yang bisa dialami oleh manusia. Seperti pneumonia, asma, bronkitis, sinusitis, influenza dll. Diantara penyakit gangguan pernapasan tersebut memiliki gejala yang sama, yang terkadang membuat orang salah mendiagnosa penyakit tersebut. Diagnosa dokter adalah diagnosa yang tepat untuk mengetahui penyakit gangguan pernapasan yang anda alami. 

Terkadang banyak orang yang sering menyangka penyakit sinusitis itu sama dengan penyakit septum deviasi, padahal keduanya adalah penyakit yang sangat berbeda. Keduanya memang dikenal sebagai penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, untuk itu banyak orang yang bertanya-tanya apa perbedaannya. 

Perbedaan yang sangat mencolok adalah gejala yang timbul pada kedua penyakit ini. Seseorang yang menderita sinusitis biasanya akan menunjukkan gejala seperti seseorang yang terkena flu berat sehingga mengganggu saluran pernapasannya. Sedangkan septum deviasi berkaitan dengan keadaan fisik yaitu tulang hidung yang bengkok sehingga menyebabkan gangguan pernapasan pada penderitanya.


Penyakit Gangguan Pernapasan

Mari kita bahas perbedaan mendasar antara penyakit sinusitis dan septum deviasi, mulai dari penyebab, gejala dan cara mengobati sinusitis.



Apa Itu Sinusitis?


Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus. Sinus adalah bagian dari tubuh kita yang berupa rongga kecil berisi udara yang berada di belakang tulang pipi dan dahi. Sinusitis adalah penyakit yang bisa menyerang semua umur, mulai dari anak-anak hingga lansia. Sinusitis terbagi atas beberapa macam bedasarkan lamanya perjalanan penyakit yaitu sinusitis akut, subakut, kronis dan kambuhan. Pada sinusitis kronis ditandai dengan gejala yang tidak sembuh dalam waktu 12 minggu atau lebih. Sinusitis bisa disebabkan oleh tiga hal: virus, bakteri, dan jamur.

Penyebab utama sinusitis adalah terjadinya pembengkakan dinding dalam hidung. Hal ini disebabkan oleh virus flu atai pilek yang disebarkan pada sinus dari saluran pernapasan atas.

 
                        


Gejala utama sinusitis antara lain sebagai berikut:

  • Hidung berair atau tersumbat
  • Rasa sakit atau rasa tertekan di bagian kepala dan wajah
  • Keluar cairan berwarna kuning atau kehijauan dari hidung atau ke tenggorokan. Rasa sakit yang kamu rasakan tergantung pada sinus mana yang terkena.

Gejala sinusitis lainnya termasuk:

  • Sakit kepala
  • Napas menjadi bau
  • Batuk berdahak
  • Demam
  • Rasa sakit pada gusi
  • Fungsi indera perasa yang menurun

Infeksi sinus yang disebabkan oleh virus biasanya akan sembuh dalam waktu 10-14 hari. Pengguaan antibiotik sebenarnya tidak diperlukan pada sinus yang disebabkan oleh infeksi. 



Cara Terbaik mengobati Sinusitis


Ada beberapa cara mengobati sinusitis, di antaranya seperti minum cukup banyak air, meletakkan handuk basah yang hangat  pada wajah selama 5-10 menit beberapa kali sehari, menghirup uap panas, berendam air hangat, menggunakan tetesan atau semprotan air garam untuk menjaga kelembaban rongga hidung dan menggunakan air garam untuk membersihkan rongga hidung dan mengeluarkan lendir dan bakteri. 


Anda juga bisa membeli obat di apotik untuk meringankan rasa sakit dan rasa menekan pada kepala dan wajah. Beberapa perawatan tersebut dapat membantu mengeluarkan lendir dari sinus dan mencegah infeksi bakteri atau jamur yang lebih serius. 


Cara terbaik mengobati sinusitis yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Anda akan merasa lebih baik dalam beberapa hari, tapi mungkin ada gejala yang masih akan terasa selama beberapa minggu kedepan. Anda mungkin harus meminum obat untuk waktu yang cukup lama kalau anda menderita sinusitis kronis. 


Kalau sinusitis anda disebabkan oleh infeksi jamur , namun hal ini cukup jarang terjadi. Antibiotik tidak bisa digunakan untuk menyembuhkannya. Untuk menangani infeksi jenis ini, anda harus menggunakan obat anti jamur, obat steroid, atau melakukan operasi. Ada juga beberapa bahan alami yang dapat mengobati sinusitis salah satunya adalah madu yang memiliki sifat anti bakterial yang cukup efektif.


    Septum Deviasi



Septium Deviasi


Septum deviasi adalah ketika septum nasal, tulang hidung dan tulang rawan yang membagi rongga hidung menjadi dua bengkok dan membuat anda menjadi sulit untuk bernapas (sisi kanan normal sementara sisi kiri sakit). Sekitar 80% orang memilki posisi rongga hidup yang salah tanpa mereka ketahui. Hanya ketidakseimbangan yang parah yang menyebabkan kesulitan bernapas dan membutuhkan perawatan.


Beberapa orang memiliki kondisi ini sejak lahir atau sebagai akibat dari kecelakaan atau trauma pada hidung. Selain kesulitan bernapas, gejala septum deviasi lainnya dari kondisi ini antara lain, mimisan, sakit kepala, rasa sakit pada wajah, sleep apnea (kondisi di mana napas seseorang terhenti ketika sedang tidur). Berbeda dengan cara mengobati sinusitis, cara mengobati septum deviasi yang peling ampuh adalah dengan cara operasi septum deviasiGejala-gejala tersebut dapat dikurangi dengan obat-obatan tapi tidak bisa disembuhkan sepenuhnya kecuali dengan melakukan operasi. Operasi bedah (Septoplasty) dibutuhkan ketika gejala tidak dapat diringankan dengan obat-obatan. 


Itulah perbedaan antara sinusitis dan septum deviasi yang terlihat dari gejala penyakitnya. Semoga dengan artikel ini anda tidak akan keliru mengenai perbedaan kedua jenis penyakit pada sistem pernapasan ini dan tidak akan kebingungan bagaimana cara mengobatinya. 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang