Apa perbedaan berlibur di Indnesia, Vietnam, Kamboja, dan Filipina?

Dilihat 4,28 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ada banyak perbedaan tentunya, dari geografis, agama, dan kebudayaan. Indonesia adalah kepulauan dengan 17000 pulau dan kebudayaan yang beragam dari pulau ke pulau. Ada banyak pulau terisolasi dan pantai yang bagus, tetapi kepulauannya sendiri punya kelemahan. Butuh waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun untuk menjelajahi Indonesia keseluruhan, ditambah aksesibilitas yang rendah karena geografis kepulauan, yang membutuhkan kapal untuk berpindah-pindah ke pulau kecil. Di sisi lain di perbedaan dan kekayaan kebudayaan, juga ada sesuatu yang ditinggalkan Belanda di negara ini. Hutan, Pantai, Gunung berapi, dan keragaman biologis, Indonesia adalah untuk yang mencari petualangan. Jangan lupa borobudur dan prambanan, Indonesia lebih dari yang ada di Bali.


Filipina punya 7000 pulau, kebudayaan juga beragam tapi terasa lebih homogen dari Indonesia. Peninggalan Spanyol ada dimana-mana dan pantai yang indah ada banyak. Pengaruh barat membayangi budaya asli, tapi bukan berarti tidak ada. Seperti Indonesia, punya banyak gunung berapi, tetapi ketertarikan Filipina lebih bisa diakses karena ukurannya. Walaupun begitu negara dengan suasana asia, dirasai dengan latar belakang mexico dan amerika. Palawan adalah salah satu pulau yang paling bagus yang pernah kulihat. Hati-hati dengan infrastruktur turis yang jelek.


Kamboja dan Vietnam adalah mantan koloni Prancis, ada sesuatu yang berbau Prancis tentang mereka. Kamboja memiliki reruntuhan dan kuil dimana-mana, angkor wat adalah alasan utama mengunjungi negara ini. Lebih bagus daripada borobudur walaupun lebih muda. Pantainya tidak kalah dibandingkan pantai Indonesia ataupun Filipina, ataupun juga dengan keragaman pemandangan. Vietnam dianggap bagus karena masakannya, menjadi yang paling sehat dan yang paling enak di daerah. Sebagus Halong bay, masih di belakang keindahan alam Indonesia dan Filipina. Biasanya turis mau mengunjungi dari selatan ke utara dengan kereta, jadi keseluruhan gampang untuk berkeliling. Pasar yang bersemangat dan makanan jalanan, jalanan motor dengan latar belakang Prancis. Walaupun Vietnam lebih ke arah Cina, dengan kuil model asia timurnya. Orang cham dekat Danang dan kuil kunonya menarik juga.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang