Apa perbedaan demokrasi dan republik?

Dilihat 41,6 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pengertian demokrasi yang kita kenal adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dalam kata lain demokrasi adalah sistem pemerintahan suatu negara memiliki kedaulatan, kekuasaan, dan keputusan tertinggi yang berada ditangan rakyatnya.

 

Sedangkan pengertian republik adalah sebuah bentuk pemerintahan sebuah negara, pusat pemerintahan berada di tangan rakyat dan bukan berdasarkan pada keturunan bangsawan atau yang lebih kita kenal sebagai bentuk kerajaan.


Selain dalam bentuk pengertian, bagaimanakah perbedaan yang lebih mendalam antara demokrasi dan republik?


demokrasi pancasila



Perbedaan Republik dan Demokrasi di Indonesia


Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi, baik pada sistem pemerintahan maupun sistem politik Indonesia. Jika anda hidup di Indonesia, anda sebagai warga negaranya memiliki hak yang sama yaitu kebebasan dalam mengeluarkan pendapat. 


Perbedaan antara demokrasi yang dianut Indonesia dengan negara lainnya adalah landasan demokrasi kita yang berdasarkan pancasila sebagai dasar negara. Karena itu, demokrasi yang berlaku di Indonesia dinamai sebagai demokrasi pancasila


Artinya, demokrasi yang berjalan di Indonesia harus berlandaskan pada pancasila, baik dalam perkembangannya maupun penerapannya.


Indonesia juga merupakan negara kesatuan yang berbentuk republik atau dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia dipimpin oleh satu kepala negara saja yaitu presiden. Bersama wakil presiden, seorang presiden memimpin negara dan mengatur pemerintahan ke dalam dan keluar. 


Dengan begitu, sistem dan bentuk pemerintahan Indonesia menganut keduanya, yaitu demokrasi dan republik.





Perbedaan Demokrasi dan Republik Secara Umum



Pengertian demokrasi secara umum dalam suatu negara adalah sebuah bentuk pemerintahan suatu negara yang bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat yang dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. 


Salah satu ciri dari pemerintahan demokrasi adalah kebebasan berpendapat yang dimiliki oleh setiap warga negaranya. Kebebasan berpendapat tidak dibatasi, bisa melalui melalui media langsung ataupun tidak langsung.

 

Salah satu pilar demokrasi dikenal dengan prinsip Trias Politica yang membagi kekuasaan politik negara menjadi tiga jenis lembaga negara yaitu: legislatif, eksekutif dan yudikatif yang bersifat independen dan berada dalam peringkat yang sejajar antara yang satu dengan yang lainnya. 


Ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar dapat saling mengawasi dan saling mengontrol satu dengan yang lainnya.


Sementara pengertian republik secara umum adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin bukan berdasarkan pada prinsip kerajaan atau keturunan bangsawan namun dikepalai oleh seorang presiden. 


Istilah republik berasal dari bahasa latin res publica yang artinya kerajaan yang dimiliki atau dikawal oleh rakyat. Pemerintahannya diwakili oleh rakyat yang menunjuk salah satu perwakilan dari setiap daerah mereka untuk mewakilinya.



Yang begitu mengherankan,


Ketika orang-orang bercanda dengan anak-anak atau karyawan mereka bahwa "ini bukan demokrasi!" saat makan malam keluarga atau sebagai bentuk yang akan dipakai untuk beberapa laporan, mereka menggunakan kata tersebut dalam arti yang paling murni. 

Dalam sebuah demokrasi, setiap pemilih akan memiliki satu suara, dan pernyataannya akan diputuskan oleh jumlah suara yang mendukung dari setiap perwakilan. 


Ada banyak cara untuk mendefinisikan sistem yang menentukan posisi yang menang, apakah itu keragaman pemilih (menjadi suara tunggal yang terburuk yang tidak bisa dipindahtangankan) atau 50% + 1, 


Lalu berapa putaran pemungutan suara yang dibutuhkan? 


Perhatikan bahwa dalam praktiknya, tidak semua orang memiliki suara. Bayi tidak memiliki suara (tidak peduli seberapa lucunya dia) dan staf rumah tangga (tidak peduli seberapa dihormatinya dia) tidak akan memiliki suara. Ada sangat sedikit contoh yang berjalan seutuhnya sesuai dengan pengertian demokrasi.








Dalam republik, perwakilan negara bekerja atas nama seluruh rakyat. Hal Ini mungkin tidak sesuai dengan pengertian demokrasi.


Ketika anda menggabungkan dua gagasan tersebut, seperti yang berlaku di Indonesia dan Amerika Serikat, republik yang berlaku merupakan bentuk politik yang diatur oleh orang yang bertindak mewakili kita semua, dan demokrasi yang berlaku memungkinkan kita (yang memiliki hak memilih) berkesempatan untuk memilih orang-orang yang mewakili kita. 


Mereka menyebutnya republik demokratis. 


Walau kedua negara ini memiliki sistem pemerintahan yang sama yaitu republik demokratis, Indonesia dan Amerika Serikat juga memiliki perbedaan bentuk negara yang sangat jelas. Indonesia saat ini berbentuk negara kesatuan sedangkan Amerika Serikat berbentuk negara serikat.


Lalu apa perbedaannya?


Negara kesatuan adalah negara yang menjalankan pemerintahannya bedasarkan sistem sentralisasi yaitu menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku pada pemerintahan pusat, walaupun tetap menggunakan pemerintahan desentralisasi dari setiap daerahnya. 


Sedangkan negara serikat lebih mengutamakan kepentingan pada setiap negara bagian masing-masing dan hanya mennyesuaikan sebagian peraturan dengan pemerintahan pusat. Masing-masing negara dalam negara serikat juga memiliki undang-undang dasarnya sendiri. 


Indonesia pernah menganut sistem pemerintahan republik serikat atau disebut dengan RIS (Republik Indonesia Serikat) yang berlaku pada 27 Desember 1949-17 Agustus 1950. Saat itu juga Indonesia sudah menganut negara hukum yang bersifat demokratis dan berbentuk federal.




Saya pikir, diskusi tentang apakah Indonesia dan Amerika Serikat adalah negara demokrasi atau republik rasanya seperti berdebat tentang apakah kedua negara tersebut adalah 'negara yang luas' atau 'negara yang bervariasi'. 


Lain halnya jika kita membandingkan perbedaan demokrasi dengan kapitalisme, terdapat perbedaan yang besar di antara keduanya.


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang