Apa perbedaan utama antara injeksi IV dan IM?

Dilihat 1,09 rb • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Metode pemberian (administrasi) obat pada tubuh individu terdiri dari bermacam-macam tipe, salah satunya adalah melalui cara perenteral. Metode ini didefinisikan sebagai metode administrasi obat tanpa melalui saluran pencernaan dan langsung masuk ke pembuluh darah. Contohnya yaitu melalui injeksi atau suntikan.

          

Pada dasarnya, injeksi memberikan efek yang lebih cepat dan kuat daripada metode administrasi obat lainnya. Efek tersebut juga bisa segera didapatkan hanya dengan dosis kecil. Injeksi tampaknya menjadi metode pemberian obat yang paling efektif dari segi biaya. Ada berbagai tipe injeksi, salah satunya ialah IV dan IM. IV dan IM memiliki kesamaan dan perbedaan dari berbagai segi. 


Perbedaan rute injeksi IV dan IM

1. Injeksi Intravena

 Injeksi IntraVena (IV) memasukkan suatu cairan langsung ke dalam pembuluh darah vena atau ke dalam aliran darah seseorang

2. Injeksi Intramuskular

injeksi IntraMuskular (IM) adalah tipe suntikan yang dilakukan ke dalam suatu bagian otot. 


Rute yang berbeda akan memberikkan efek yang berbeda. Keduanya memiliki cara penyuntikkan dan teknik yang berbeda (bisa dilihat pada gambar 1. 


        

Gambar 1.. Perbedaan cara penyuntikkan pada IV dan IM


Dosis dan tempat penyuntikkan IV dan IM

Biasanya dosis untuk IV dan IM kurang lebih sama, dan secara umum lebih rendah daripada dosis pengobatan oral. Akan tetapi, rute IV membawa obat langsung ke dalam aliran darah yang menyebabkan 100% ketersediaan hayati secara instan sedangkan untuk rute IM, obat diinjeksi ke dalam jaringan otot, yang menahan obatnya sementara dan perlahan dilepaskan ke dalam aliran darah melalui jaringan kapiler yang mengaliri atau mengelilingi jaringan otot tersebut. Oleh sebab itu, ketersediaan hayati mungkin berada di bawah 100% dari seharusnya karena dispersi obat dari otot harus melalui cairan jaringan terlebih dahulu, baru masuk ke darah. 


Untuk tempat penyuntikkan, biasanya sejumlah injeksi IM diberikan kepada otot-otot deltoid, seperti vaksin, atau di pantat, sedangkan injeksi IV diberikan pada jalur IV yang sudah tertata atau ke dalam pembuluh darah di lengan. Terapi-terapi IV menggunakan vitamin yang dosisnya relatif tinggi, mineral, homeopati dan botanik yang diberikan kepada seseorang melalui jarum suntik langsung masuk ke dalam sirkulasi darah. Beberapa vitamin dan mineral lainnya diyakini lebih efektif ketika diberikan melalui rute IM. Artikel lain juga menyebutkan efek IM yang kurang tahan lama jika dibandingkan dengan IV. .


Meski rute IM dan IV cenderung memberikan efek yang lebih cepat daripada obat oral, mereka juga memiliki resiko seperti infeksi pada tempat penyuntikkan, kerusakan pembuluh darah, tertusuknya arteri dan banyak juga hal lainnya. 

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang