Apa perbedaan Kristen Ortodox dengan aliran Kristen lainnya?

Dilihat 298 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Sebagai penganut sebuah agama yang diturunkan oleh Tuhan semesta alam, kita sepatutnya mengetahui bagaimana dasar sebuah agama itu terbentuk dan untuk apa agama itu diturunkan. Sehingga kita sebagai pemeluk agama yang taat, bisa memegang teguh keyakinan agama yang kita imani tanpa harus terombang ambing berbagai macam aliran yang lain.


Dalam agama kristen dikenal berbagai macam aliran di dalamnya, salah satunya adalah Kristen Ortodoks. Aliran ini merupakan suatu bentuk faham yang dibawa oleh lembaga keagamaan bernama Gereja Ortodoks timur. Lembaga ini termasuk salah satu lembaga keagamaan tertua di dunia, yang mengajarkan bahwa gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik didirikan oleh Yesus Kristus dalam amanat agung-Nya kepada para Rasul, dan mempraktikkan apa yang dipahami sebagai iman asli yang diwariskan dari para Rasul.


Sama halnya dengan Katolik dan Protestan, penganut Kristen Ortodoks percaya pada Tritunggal, Alkitab sebagai firman Allah, Yesus sebagai Allah anak, dan banyak doktrin Alkitabiah lainnya. Namun demikian, dalam hal doktrin, mereka lebih serupa dengan Katolik Roma dibandingkan dengan Kristen Prostestan.


                 


Akan tetapi lembaga Gereja Ortodoks mengklaim diri sebagai kelanjutan dari jemaah kristiani perdana, yang didirikan oleh Yesus Kristus sendiri serta para rasul-Nya. Namun, perlu diperhatikan bahwa ada dua persekutuan ortodoks yang berbeda. Persekutuan ortodoks yang pertama dan yang terbesar adalah yang disebut gereja ortodoks Timur, yakni gereja-gereja ortodoks yang menerima hasil ketujuh Konsili ekumenis seperti gereja katolik roma. Komunitas ortodoks yang lain dibedakan dari ortodoksi timur dengan menggunakan sebutan gereja ortodoks oriental. Ortodoksi oriental hanya menerima hasil dari 3 Konsili Ekumenis yang pertama, yaitu Konsili Nicea I, Konsili Konstantinopel I, dan Konsili Efesus. Komunitas ini terpisah setelah beberapa Uskup peserta Konsili Khalsedon memutuskan untuk tidak menerima hasil Konsili tersebut.


Ciri Khas Kristen Ortodoks



Mengenai perihal perbedaan aliran Kristen Ortodoks dengan aliran kristen yang lain adalah dari ciri khas ajaran tersebut yang mempercayai bahwa “pengilahian” itu merupakan hasil progresif dari keselamatan, sebagai buah keselamatan, bukannya syarat untuk mendapatkan keselamatan. Pengajaran Ortodoks lainnya yang bertentangan dengan Alkitab mencakup :

  • Kesetaraan otoritas antara tradisi gereja dan Alkitab
  • Menganjurkan pribadi-pribadi untuk tidak menafsirkan Alkitab secara berbeda dari tradisi.
  • Keperawanan kekal Maria.
  • Doa untuk orang mati.
  • Baptisan bayi tanpa merujuk pada tanggung jawab dan iman pribadi.
  • Kemungkinan untuk mendapatkan keselamatan setelah meninggal dunia.
  • Kemungkinan kehilangan keselamatan.

Setiap agama memiliki ajaran dan juga keyakinan masing-masing, begitu pula aliran dalam sebuah agama. Meskipun terkadang keyakinan terhadap suatu aliran terselip sesuatu yang menyimpang, tetap yakinlah bahwa manusia yang ber-Tuhan senantiasa dalam kebaikan. Untuk itu marilah kita hargai sebuah perbedaan sebagai rahmat Tuhan yang Esa, serta senantiasa saling mengingatkan dalam kebenaran dan senantiasa mengingatkan dalam kesabaran.

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang