Apa perbedaan lukisan potret dan pemandangan? Bagaimana bisa orientasinya mempengaruhi arti dari sebuah lukisan?

Dilihat 2,51 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Setiap mahluk yang diciptakan tuhan menyimpan suatu keindahan tersendiri didalamnya. Keindahan yang terpacar dari suatu obyek yang sulit hilang dalam memori orang yang melihatnya. Untuk mengenang suatu bentuk keindahan tersebut, nenek moyang kita dahulu melukis setiap obyek (sosok mahluk ataupun lukisan alam) yang ada dalam fikiran mereka pada dinding-dinding batu ataupun goa. Hal tersebut dilakukan untuk memberitahukan kepada generasi selanjutnya bahwa mereka pernah menjumpai sesuatu hal yang istimewa dalam masa hidupnya.

Lukisan yang awalnya berupa sebuah oyek minimalis, secara bertahap manusia belajar cara menggambar pemandangan untuk mengekspresikan kekaguman terhadap keindahan alam ciptaan Sang Maha Esa. Pada orientasinya, lukisan dibedakan dalam dua mode, yakni mode potret dan pemandangan (landscape). Hal tersebut dikarenakan pada setiap orientasi lukisan terkandung makna dan tujuan khusus yang ingin disampaikan pelukisnya.


Perbedaan Makna Dalam Orientasi Lukisan Potret dan Pemandangan


Lukisan potret adalah salah satu genre lukisan yang bertujuan untuk menggambarkan subjek lukisan secara visual. Istilah ini biasanya diterapkan pada penggambaran subjek lukisan berupa manusia. Selain dalam lukisan, potret juga bisa diterapkan pada media lainnya seperti sketsa, litografi, fotografi, video, dan media digital.

Secara historis, lukisan potret telah mengabadikan banyak wajah orang-orang yang kaya dan berkuasa. Seiring berjalannya waktu, lukisan potret juga bisa dimiliki oleh warga kelas menengah, dan kini semua lapisan masyarakat bisa memiliki lukisan potret mereka sendiri.


                 


Sedangkan untuk lukisan pemandangan adalah suatu lukisan yang menceritakan harmoni mengenai keindahan alam (lukisan alam), baik pegunungan, pantai, sungai, panen padi dan lain sebagainya yang masih asri dan belum terjamah oleh hiruk pikuk kota atau modernisasi. Lukisan pemandangan diutamakan untuk memancarkan kedamaian dan keharmonisasian alam yang jauh dari keramaian kota.




Untuk membuat lukisan pemandangan yang baik tentu saja diperlukan suatu cara menggambar pemandangan khusus yang terlatih untuk menciptakan suatu harmoni pada setiap objek yang tertuang di dalamnya. Selain itu, lukisan pemandangan yang bagus adalah lukisan yang mampu memikat hati orang yang melihatnya, membuatnya masuk dan terpukau dengan indahnya suasana asri yang ditorehkan oleh kuas sang penciptanya.


Pada dasarnya orientasi dalam sebuah lukisan bertujuan untuk membedakan karakteristik objek lingkungan itu sendiri. Jika lukisan itu dibuat dalam mode potret, maka secara umum lukisan itu digunakan untuk menampilkan sebuah sosok karakter atau kewibawaan seseorang. Sedangkan jika lukisan itu dibuat dalam bentuk pemandangan (landscape), maka lukisan itu dibuat dengan tujuan memasukkan nuansa harmoni pada kondisi batin orang yang melihatnya.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang