Apa perbedaan utama antara matematika terapan dan teknik?

Dilihat 475 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pertama - tama, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak tahu banyak tentang matematika terapan.Tapi saya ingin menjawab pertanyaan ini dari perspektif ilmu teknik vs ilmu terapan / penelitian. Menurut saya, perbedaan terbesar antara ilmu teknik dan ilmu terapan / penelitian adalah satu kata "keseimbangan".


Keseimbangan merupakan hal yang penting karena tidak ada yang sempurna di dunia ini. Kita harus selalu berkompromi dan itulah kehidupan nyata. Saya akan menjelaskannya dengan sebuah contoh. Saya mengerjakan sebuah masalah sensor fusi, dimana kami ingin menggunakan nilai sensor dari sekelompok sensor yang berbeda untuk membuat sebuah prediksi (ini merupakan sebuah proyek pengenalan ekspresi wajah di CMU). Jadi dalam kehidupan nyata, kami selalu memiliki skenario dimana beberapa nilai sensor hilang / salah, beberapa sensor lebih penting dibanding yang sensor lain, sehingga nilainya lebih dipertimbangkan dibanding sensor lain, dll.

Tapi sistem yang dibuat harus menghadapi berbagai hal tersebut dan membuat prediksi. Jadi untuk memecahkan masalah ini, cara yang terkenal (dan mungkin naif) adalah dengan memberi bobot yang berbeda untuk setiap sensor.

  1. Cara teknik untuk melakukan ini adalah: memberi bobot yang berbeda (menggunakan intuisi kami) untuk masing - masing sensor dan membandingkan pembobotan mana yang memberikan hasil yang terbaik. 
  2. Cara terapan / penelitian untuk melakukannya adaalah: menggunakan persamaan yang berbeda dan berbagai macam rumus matematika untuk menemukan kombinasi terbaik dari pembobotan sensor untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Metode 2 menggunakan jauh lebih banyak perhitungan matematika yang intensif dan membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha dibandingkan metode 1. Metode 1 merupakan cara teknik untuk melihat sesuatu - cara yang praktis dan dapat dicapai dalam kehidupan nyata. Terlebih lagi, metode 1 memiliki keseimbangan yang tinggi - kamu mungkin tidak mendapatkan hasil yang paling akurat, tapi kamu bisa mendapatkan hasil yang paling dekat dengan akurat. 


Jadi bagaimana hal ini diterapkan di industri? Semuanya bergantung pada seberapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk menemukan setiap solusi. Misalnya, metode satu bisa digunakan dan membutuhkan waktu satu minggu serta memberikan keakuratan hasil sebesar 95% dibanding metode 2 yang memakan waktu satu bulan, banyak tenaga, dan memberikan keakuratan sekitar 97%. Jadi pertanyaan sebenarnya, apakah 2% itu layak diperjuangkan untuk tambahan waktu dan tenaga selama 1 bulan? Jadi intinya adalah keseimbangan.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang