Apa rahasia pernikahan bahagia?

Dilihat 498 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Aku belum pernah memberi saran dalam pernikahan. Aku memberi nasihat pada banyak hal, tapi nikah bagiku adalah pengalaman individual. Sangat menantang karena yang kita kebanyakan tidak sadari ketika kita menikah kita merelakan kebebasan kita, dan kita tak sepenuhnya mengerti. Jika aku punya partner ideal, aku ingin dia juga bebas, menghargai kebebasan orang lain, dan tetap menyukai orang yang dinikahi.

Kamu tak perlu partner menikah supaya bahagia. Sebenarnya, orang lain tidak bisa membuatmu bahagia jika kamu tidak bahagia pada hak mu. Jadi hormati kebebasan pasanganmu. Hal lainnya adalah, bermain-mainlah.  Lakukan sesuatu yang disukai pertnermu dan sebaliknya. Jika kamu berbagi momen kebahagian bersama, itu akan merekatkan hubungan. Pernikahan ideal harus seperti pertemanan yang sangat dekat dengan saling hormat, lalu cinta akan muncul secara otomatis. Jika kamu punya sifat menyayangi dan membimbing mereka akan muncul paling awal .

Kendalanya adalah jika salah satu sakit, ketika salah satu perlu bantuan dan satunya harus menolong. Itu semua akan muncul dalam hubungan. Bagaimana kamu mengatasinya? Jangan terlalu membimbing dan menolong. Jadi cari tahu bagaimana partnermu ingin disayang, dan tentunya, pengampunan memainkan segalanya dalam pernikahan. Selama pernikahan, orang mudah terluka. Jadi jika seseorang melukai perasaanmu, kamu harus memberitahunya.

Perasaan mudah terluka saat menjalin hubungan, dan dan lebih lagi jika orang itu penyayang. Ada pepatah mengatakan "jika kamu mencitaiku, kamu harus mengerti" Kubilang tidak, itu tak berlaku! Kamu katakan apa yang kamu katakan. Tak ada yang bisa membaca pikiran orang lain, bahkan kamu mencintai dan dekat sekali dengan orang itu. Kamu harus terus berkomunikasi, jika gagal, ampuni. Pengampunan akan terus membawamu maju.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang