Apa saja cara terbaik untuk mencegah kehamilan?

Dilihat 760 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Bagi sebagian besar orang, kehamilan memang merupakan hal yang sangat menggembirakan dan dirayakan kehadirannya. Namun bagi pasangan yang belum siap, baik secara mental maupun secara finansial, kehamilan tentu menjadi semacam ketakutan dan beban yang cukup berat.


Jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang belum siap untuk memiliki anak, maka ada baiknya jika Anda dan pasangan mengetahui beberapa cara agar tidak hamil secara lebih terperinci selain menggunakan kondom.


Mengapa demikian?

Penggunaan kondom terkadang tidak efektif dan banyak pria yang seringkali menolak penggunaan kondom, karena mitos mengatakan bahwa kondom mengurangi kenikmatan ketika berhubungan seks.


Cara mencegah kehamilan yang akan saya uraikan di bawah ini juga sebaiknya menjadi pengetahuan umum, khususnya bagi wanita, karena juga dapat menjadi perlindungan diri dari kehamilan yang tidak diinginkan.


Apa sajakah cara-cara tersebut? Mari lihat penjelasannya.



cara mencegah kehamilan


Cara Terbaik Mencegah Kehamilan




Memang orang-orang berkata bahwa kehamilan dan anak adalah berkah dari Tuhan. Tapi bukan berarti manusia tidak bisa berusaha, bukan? Bukannya hendak menyalahkan amanah dan takdir dari Yang Kuasa, namun manusia hanya merencanakan.


Maka dari itu, meskipun cara-cara di bawah ini efektif dan terpercaya, jangan pernah harapkan 100% keberhasilan.


Cara-cara agar tidak hamil tersebut adalah:



1. Jangan Berhubungan Ketika Masa Subur


Masa subur tiap wanita berbeda, namun pada umumnya adalah 12-16 hari sebelum periode haid yang selanjutnya. Atau bisa juga dikatakan berada di sekitar hari ke 10 sampai hari ke 17, jika dihitung dari hari pertama menstruasi. Tapi harap diingat, perhitungan tersebut hanya bisa diterapkan oleh wanita yang memiliki siklus haid teratur dan rutin 28 hari.


 Apabila siklus menstruasi Anda berantakan, Anda bisa mencoba mempelajari dan menghitung kapan kira-kira masa subur Anda. Namun cara ini cukup riskan karena ada kemungkinan perhitungan Anda salah. Maka untuk amannya, cobalah konsultasikan masalah tersebut ke dokter yang terpercaya.


Tapi jika Anda dan pasangan memiliki uang lebih, silakan beli alat yang bisa digunakan untuk mengecek masa subur dengan cukup akurat, misalnya Ovutest Scope.



cara mencegah kehamilan


2. Menggunakan Alat Kontrasepsi


Alat kontrasepsi yang paliang banyak diketahui oleh orang-orang muda mungkin adalah kondom, tapi sebenarnya ada banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa didapatkan dengan cukup mudah. 

Kontrasepsi ini terbagi dua kategori, yaitu permanen dan sementara (temporer).


Alat kontrasepsi permanen terdiri dari:

  • Vasektomi (pria)
  • Tubektomi
  • Implan Tuba

Jika Anda memutuskan untuk tidak memiliki anak, maka ketiga cara tersebut mungkin adalah pilihan yang terbaik. Perlu diketahui, kontrasepsi permanen membutuhkan operasi dalam prosedurnya dan tidak ada yang bisa dilakukan dokter jika Anda berubah pikiran di masa depan.



Sementara itu, alat kontrasepsi temporer adalah:


  • Pil KB

Meskipun mudah didapatkan, obat ini harus dikonsumsi setiap hari dan memiliki beberapa efek samping seperti menaikkan berat badan dan menyebabkan darah tinggi.


  • Koyo Ortho Evra

Cara mencegah kehamilan satu ini mungkin tidak terlalu populer di masyarakat umum. Cara penggunaannya adalah dengan ditempel di perut bagian bawah, bokong, atau lengan. Alat ini bekerja dengan melepaskan hormon estrogen dan progestin ke dalam tubuh.


  • Kondom Pria dan Wanita

Mungkin yang paling banyak diketahui adalah kondom untuk pria, namun sebenarnya tersedia juga kondom untuk wanita. cara kerjanya hampir mirip dengan kondom pria, namun harus dipasang sekitar 8 jam sebelum berhubungan. Alat ini tidak terlalu efektif, karena masih ada resiko kerusakan dan rasanya tidak nyaman.



mencegah kehamilan


  • Spermisida

Spermisida adalah jenis obat yang berbentuk seperti gel atau krim dan harus diaplikasikan di vagina setidaknya 30 menit sebelum berhubungan seks. Gel ini bekerja dengan mematikan sel-sel sperma.


  • Suntik KB

Suntik KB harus dilakukan rutin setiap 3 bulan sekali dan memiliki efek samping yang hampir serupa dengan pil KB.


  • Spiral/IUD 

Alat ini berbentuk seperti huruf T dan dipasang di dalam rahim. Ada yang terbuat dari tembaga (bertahan 10 tahun) dan ada yang mengandung hormon (bertahan 5 tahun).


  • Cervical Cap

Alat ini diletakkan di mulut rahim untuk menghalangi jalur masuknya sperma. Yang merepotkan adalah, cervical cap hanya boleh dipasang oleh dokter dan hanya bisa digunakan selama 2 hari.



3. Jangan Melakukan Penetrasi


Cara agar tidak hamil yang paling mudah dan murah tentu saja: jangan melakukan hubungan seks. Tapi tentu cukup sulit, bukan? Maka cobalah untuk menghindari penetrasi. Coba ganti dengan melakukan petting (menggesekkan alat kelamin), oral, menggunakan tangan, atau apapun sesuai kesepakatan Anda dengan pasangan. 



4. Konsumsi Makanan Pencegah Kehamilan


Ada beberapa makanan yang katanya bisa mencegah kehamilan, tapi menurut saya, makanan-makanan tersebut lebih baik kita anggap sebagai makanan yang mengurangi kesuburan Anda dan pasangan. 


Misalnya adalah lemon dan daun sirih. Sudah lama orang-orang tua mengatakan bahwa gadis sebaiknya tidak mengonsumi terlalu banyak air lemon dan air sirih karena dapat menyebabkan rahim kering dan sulit untuk hamil. 


Sebaliknya, pria sebaiknya menghindari kikil dan kuning telur karena kedua makanan tesebut memperkuat sperma.



5. Pil KB Darurat


Pil KB satu ini sebaiknya tidak digunakan sembarangan dan hanya digunakan oleh orang-orang yang membutuhkan, misalnya korban pemerkosaan.

BKKBN menyebut pil KB ini sebagai Pil KB 72 Jam atau pil khusus pencegah kehamilan (PKPK), nama obat ini yang paling banyak dikenal adalah Pil Postinor.


Pil ini harus dikonsumsi paling lambat 72 jam setelah kejadian, dan pil kedua harus diminum 12 jam setelah pil pertama.


Meskipun obat ini mudah didapatkan di apotek, jangan terlalu sering menggunakannya tanpa aturan karena obat ini juga memiliki efek samping seperti:

  • Mual dan muntah
  • Pendarahan vagina
  • Sakit kepala
  • Payudara berubah
  • Lemas dan lelah



Tindakan Pencegahan Kehamilan yang Harus Dihindari



Beberapa cara mencegah kehamilan yang telah saya uraikan di atas adalah beberapa cara yang paling efektif dan aman yang telah banyak dilakukan oleh orangh-orang tedekat saya, dan telah teruji secara medis keefektifannya.


Namun ada beberapa hal yang harus dihindari dalam melakukan tindakan pencegahan kehamilan, karena akan berdampak tidak baik kepada diri Anda sendiri.


Yang harus Anda hindari adalah beberapa hal berikut ini:



cara agar tidak hamil




  • Konsumsi Nanas dan Pepaya Muda dan Daging Setengah Matang

Nanas dan pepaya muda bukanlah sebuah tindakan pencegahan, namun pengguguran atau pembunuhan. Kedua jenis buah tersebut panas dan berbahaya bagi janin, dan jika anda tidak hamil, tidak ada yang terjadi dengan kesuburan anda,


Jika berhasil, maka anda akan keguguran. Namun jika gagal, sangat tinggi kemungkinan bayi terlahir cacat hingga risiko kematian sang ibu.

Risiko yang sama dapat terjadi dengan konsumsi daging mentah.




  • Melumuri Kepala Penis dengan Air Liur


Cara mencegah kehamilan satu ini banyak beredar di kalangan anak muda. Mitos ini mengatakan bahwa dengan melumuri ujung penis dengan air liur dapat menahan sperma agar tidak masuk ke dalam rahim pasangannya.


Meskipun banyak yang mengatakan bahwa cara ini efektif, tapi tidak ada pembuktian nyata mengenai hal tersebut. Lagi pula jika memang benar bisa semudah itu, kenapa masih banyak kasus anak-anak yang hamil di luar nikah?




  • Mengeluarkan Sperma di Luar Vagina

Walaupun cukup populer, namun sebenarnya cara ini cukup riskan karena ada kemungkinan pasangan Anda terlambat melakukannya. Selain itu, penelitian membuktikan bahwa sperma bisa masuk ke dalam rahim sebelum pria ejakulasi.




  • Meminum Obat Puyer Bintang Toedjoe

Tidak jelas siapa yang memulainya, tapi cara ini banyak beredar di kalangan anak muda, terutama anak sekolahan. Sama seperti nanas muda, obat ini bertujuan untuk menggugurkan dan bukannya mencegah.


Apabila Anda ingin mengonsumsinya sebagai obat, harap konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.



-


Demikianlah beberapa alternatif yang bisa Anda lakukan sebagai cara agar tidak hamil setelah melakukan hubungan seksual. Ingatlah untuk selalu melakukan hubungan yang aman dan jangan berganti-ganti pasangan sembarangan, demi kesehatan diri Anda sendiri.


Untuk pil KB darurat, sebaiknya kita sebarkan informasi mengenai keberadaan pil ini kepada teman-teman dan sanak saudara kita agar dapat bermanfaat ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seringnya kejadian wanita yang hamil karena kasus pemerkosaan salah satunya adalah dikarenakan ketakutan dan ketidaktahuan mereka akan obat ini.


Namun harap jangan disalahgunakan. Jika Tuhan sudah berkehendak, cara apa saja yang anda lakukan tidak akan berhasil. Semoga bermanfaat!

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang