Apa saja gejala - gejala dari HIV? Kapan gejala pertamanya muncul?

Dilihat 253 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Di bawah ini adalah gejala - gejala dari HIV:


  • Demam. Salah satu gejala yang pertama muncul ketika seseorang terinfeksi virus HIV adalah demam, hal demam tersebtu disertai dengan rasa kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan tenggorokan yang kering. Pada titik ini, virus masuk ke dalam aliran darah dan mulai bereproduksi dalam jumlah besar.
  • Kelelahan. Karena adanya respon peradangan dari sistem kekebalan tubuh yang dikepung oleh HIV yang dapat terus bereproduksi, pasien akan merasa kelelahan dan lesu. Kelelahan adalah gejala yang terlihat pada awal infeksi dan juga pada tahap akhir dari penyakit. Ron Midwest, seorang ahli humas mulai mengkhawatirkan kesehatannya ketika dia menyadari bahwa aktifitas fisik yang tidak terlalu berat seperti bersepeda dapat membuatnya sangat kelelahan. Dia didiagnosa terkena HIV 25 tahun yang lalu, tapi baru setelah itu mengalami kelelahan kronis.
  • Nyeri otot, persendian dan kelenjar getah bening yang bengkak. Gejala HIV Primer yang muncul setelah seseorang terinfeksi virus HIV sering menyerupai mononukleosis, infeksi virus lainnya, bahkan sipilism atau hepatitis. Hal ini tidak mengherankan karena hampir seluruh penyakit tersebut memiliki gejala yang serupa:nyeri otot dan sendi, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Tenggorokan kering dan sakit kepala. Dr. Horberg memperingatkan bahwa tenggorokan kering dan sekit kepala sering diasosiasikan dengan HIV Primer, dan kalau kamu melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom atau pernah menerima transfusi darah, akan lebih baik bagimu untuk mengunjungi dokter dan menjalani pemeriksaan.
  • Iritasi kulit. Iritasi kulit biasanya terjadi pada tahap akhir dari AIDS. Hal tersebtu berarti virusnya sudah kuat.
  • Mual, muntah dan diare. Antara 30-60% dari orang - orang yang terinfeksi HIV, dalam waktu yang belum terlalu lama mengalami rasa pusing, muntah dan menderita diare. Dokter Horberg memperingatkan, "Tapi diare tidak merespon terhadap obat apapun yang kamu konsumsi".
  • Penurunan berat badan. Ketika berat badanmu mulai menurun, penyakit sudah mencapai tahap lanjutan. Dr. Malvestutto mengatakan, "Kalau kamu mengalami penurunan berat badan tanpa melalukan perubahan apapun pada pola makanmu, berarti sistem kekebalan tubuhmu kelelahan dan kalah dalam pertarungan melawan virus". Para ahli mengatakan bahwa kehilangan 10% dari berat tubuhmu dalam waktu satu bulan ketika kamu merasa lelah dan kamu menderita diare merupakan gejala dari HIV.
  • Batuk. Gejala awal yang dialami Ron adalah batuk kering yang merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuhnya. Awalnya dia mengira bahwa batuk tersebut disebabkan oleh alergi tapi kemudian dia menyadari bahwa batuk sudah berlangsung selama satu tahun dan akhirnya dia pergi ke dokter. 
  • Pneumonia. Batuk dan penurunan berat badan juga bisa merupakan gejala dari pneumonia. Penyakit ini muncul di tengah - tengah melemahnya sisem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.
  • Berkeringat saat malam. Sekitar setengah dari orang - orang yang terkena HIV berkeringat di malam hari yang tidak ada hubungannya dengan suhu ruangan.
  • Perubahan pada tekstur kuku. Gejala lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku yang menjadi berwarna lebih gelap, pecah - pecah atau berubah warna. Hal tersebut disebabkan oleh adanya jamur dan bakteri kuku yang berada di area tersebut dan sistem kekebalan tubuh kelelahan menghadapi virus HIV sehingga tidak dapat melawan jamur dan bakteri tersebut.
  • Candidaisis. Candidaisis merupakan salah satu infeksi yang sering muncul pada tahap lanjutan dari penyakit HIV. Candida merupakan salah satu penyakit yang seringkali tidak menimbulkan gejala. Merupakan infeksi yang biasanya cukup mudah untuk diobati, kebanyakan orang tidak pernah berpikir bahwa mereka dapat terkena sesuatu yang lebih serius. Jika kamu terkena sariawan berulangkali yang sulit untuk diobati, kemungkinan hal itu terjadi di tengah - tengaih tubuh yang melemah karena HIV.
  • Kebingungan dan masalah dalam berkonsentrasi. Dalam tahap lanjutan, masalah kognitif seperti dementia dapat muncul. Selain kebingungan, pasien juga akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi pada masalah tertentu.
  • Herpes. Salah satu gejala pada HIV primer yang juga muncul pada AIDS tahap lanjutan adalah herpes di mulut dan alat kelamin. Virus herpes dapat menyebar dengan lebih mudah dan lebih sering terjadi pada orang - orang yang terinfeksi virus HIV.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang