Apa saja lagu-lagu daerah terbaik Indonesia?

Dilihat 6,22 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Dengan wilayah terbentang luas dari Sabang sampai Merauke, Indonesia merupakan tanah air kita yang memiliki beragam budaya, mengingat banyaknya suku dan ras yang mendiami bumi Nusantara ini. Di sekolah dasar pasti ada saatnya di mana kita wajib menghafal lagu daerah dan asalnya, bahkan pada pelajaran kesenian tak jarang murid mendapat tugas untuk menyanyikan salah satu lagu daerah di Indonesia. Indonesia sangat kaya dengan lagu-lagu rakyat atau lagu-lagu tradisional, sehingga banyak sekali pilihannya saat mendapatkan tugas semacam itu. Namun, banyak sekali budaya tradisional terlupakan karena tergilas modernisasi. Terlepas dari budaya populer masa kini, sangat disayangkan bahwa budaya tradisional negeri ini sedikit demi sedikit mulai terlupakan dan tergantikan, seperti lagu-lagu daerah di Indonesia yang mungkin tidak banyak diketahui anak-anak zaman sekarang. Di bawah ini saya telah mendaftar beberapa lagu daerah di indonesia favorit.


Berikut beberapa lagu daerah dan asalnya beserta liriknya yang Anda mungkin akan tertarik untuk mendengarnya, terutama jika Anda bukan orang Indonesia dan Anda tidak pernah mendengar lagu-lagu tersebut sebelumnya.


Lagu-Lagu Daerah di Indonesia beserta Lirik

1. Janger dari Bali

Janger merupakan lagu rakyat Bali yang dinyanyikan secara bersahut-sahutan pada pertunjukan Tari Janger dengan ceria dan bersemangat.




Berikut di bawah ini adalah liriknya.


don, dap dape don dap dap lum lum gading,

dap dape don dap dap lum lum gading, 

panak,panak biu panak biu di kedaton,

panak biu di kedaton, titiang,

nembe titian nembe tuun mengending,

nembe titian nembe tuun mengending,

anak anak, liu anak liu rawuh menonton,

anak-anak liu menonton,

nring mangkin nring mangkin,

masuka rena masuka rena,

ampura ugi para semeton sareng sami kecak


2. Yamko Rambe Yamko dari Papua

Yamko Rambe merupakan lagu tradisional Indonesia yang berasal dari Provinsi Papua. Walaupun lagu ini memiliki irama yang terkesan menyenangkan, pada faktanya syair lagu ini berisi kesedihan karena perang, terutama perlawanan dan perjuangan bangsa Indonesia melawan para penjajah yang terjadi sebelum tahun 1945. Berikut di bawah ini adalah liriknya.


Hee Yamko Rambe Yamko

Aronawa Kombe

Hee Yamko Rambe Yamko

Aronawa Kombe

Temino Kibe Kubano Ko Bombe Ko

Yuma No Bungo Awe Ade

Temino Kibe Kubano Ko Bombe Ko

Yuma No Bungo Awe Ade

Hongke Hongke, Hongke Riro

Hongke Jombe, Jombe Riro

Hongke Hongke, Hongke Riro

Hongke Jombe, Jombe Riro


Arti:

Hai jalan yang dicari sayang perjanjian

Hai jalan yang dicari sayang perjanjian

Sungguh pembunuhan di dalam negeri

Sungguh pembunuhan di dalam negeri -sebagai bunga bangsa

Bunga bangsa, bunga bangsa, bunga bangsa - bunga bertaburan - di taman pahlawan

Bunga bangsa, bunga bangsa, bunga bangsa - bunga bertumbuh - di taman pahlawan

Bunga bangsa, bunga bangsa, bunga bertaburan

Bunga bangsa, bunga bangsa, bunga bertumbuh


3. Ondel-Ondel dari Jakarta 

Lagu ini merupakan lagu dari orang-orang Betawi yang juga memperkenalkan salah satu budaya Jakarta yakni ondel-ondel.




Berikut di bawah ini adalah liriknya.


Nyok kita nonton ondel-ondel ... Nyok

Nyok kita ngarak ondel-ondel ... Nyok

Ondel-ondel ade anaknya nye ... Boy

Anaknya ngiger ter iteran ... Soy


Mak bapak ondel-ondel ngibing ... Ser

Ngarak penganten disunatin ... Ser

Goyangnya asik ndut-ndutan ... Dut

E nyang ngibing ige-igelan ... Gel


Plak dumblang dumblang plak-plak

Gendang nyaring ditepak

Yang ngiringin nandak

Pade surak-surak


Tangan iseng jailin

Kepale anak ondel-ondel

Taroin puntungan

Rambut kebakaran


Anak ondel-ondel jijikrakan ... Krak

Kepale nyale berkobaran ... Bul

Yang ngarak pada kebingungan ... Ngung

Disiramin air cecomberan ... Byur


4. Bungong Jeumpa dari Aceh 

Bungong Jeumpa merupakan lagu yang berasal dari Aceh. Dalam bahasa Aceh kata 'bungong jeumpa' memiliki arti 'bunga cempaka'. Berikut di bawah ini adalah liriknya.


Bungong jeumpa, bungong jeumpa meugah di Acèh

Bungong teuleubèh, teuleubèh indah lagoë na

Putéh kunèng meujampu mirah

Keumang siulah cidah that rupa

Lam sina buleuën, lam sina buleuën angèn peuayôn

Rurôh meususôn, meususôn, nyang mala-mala

Mangat that mubèë meunyo tatém côm

Leupah that harôm si bungong jeumpa


Arti dalam Bahasa Indonesia


Bunga cempaka, bunga cempaka terkenal di Aceh

Bunga indah sekali

Putih kuning bercampur merah

Mekar sekuntum indah rupawan

Dalam sinar bulan, dalam sinar bulan angin ayunkan

Gugur bersusun, bersusun, yang sudah layu

Harum baunya kalau dicium

Alangkah harum si bunga cempaka


5. Ampar Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan

Lagu yang berasal dari Kalimantan Selatan ini menceritakan mengenai pisang yang diampar (dibiarkan) dan dikerubuti oleh serangga kecil bersayap yang sangat menyukai aroma pisang dan dikenal masyarakat Kalimantan sebagai bari-bari. Pisang yang dimaksud dalam lagi ini merupakan makanan khas Kalimantan Selatan yang disebut rimpi. Cara pembuatannya adalah pisang diampar sampai hampir matang dan mendekati busuk. Setelah itu pisang dijemur dan diampar di bawah sinar batahari sampai mengeras dan menguarkan aroma manis yang khas. Konon, lagi ini dinyanyikan oleh orang tua untuk mengingatkan anak-anak yang gemar mencuri pisang atau jajanan rimpi yang masih dalam proses penjemuran.




Berikut di bawah ini adalah liriknya.


Ampar ampar pisang

Pisangku balum masak

Masak bigi di hurung bari-bari

Masak bigi di hurung bari-bari

Manggalepak manggalepok

Patah kayu bengkok

Bengkok dimakan api

apinya cang curupan

Nang mana batis kutung

Dikitipi dawang (2x)

Ampar ampar pisang

Pisangku balum masak

Masak bigi di hurung bari-bari

Masak bigi di hurung bari-bari


6. Anak Kambing Saya dari NTT (Nusa Tenggara Timur)

Meskipun berasal dari Nusa Tenggara Timur, lagu ini populer di kalangan masyarakat Indonesia. Terkenalnya lagu ini tak luput dari iramanya yang menyenangkan dan hal ini membuat para guru Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar untuk mengajarkannya pada murid-muridnya. Namun, terlepas dari iramanya yang girang, menurut beberapa orang, lagu ini bermakna orang tua yang mencari anaknya yang hilang. Keriangan yang ditunjukkan dalam lagu ini melambangkan kebersamaan dan persahabatan antara anak dengan orang tuanya. Lagu ini memiliki bentuk seperti sebuah sesi tanya jawab. Ciri ini tercermin pada baris kesatu dan kedua yang berisi pertanyaan, sedangkan barisan kedua berisi kalimat pernyataan yang bekaitan seperti menjawab baris pertama. Hal ini juga terjadi pada kalimat ketiga dan kalimat keempat. Berikut di bawah ini adalah liriknya.


Mana di mana anak kambing saya?

Anak kambing tuan ada di pohon waru

Mana di mana jantung hati saya?

Jantung hati tuan ada di kampung baru

Caca marica he hey

Caca marica he hey

Caca marica ada di kampung baru

Caca marica he hey

Caca marica he hey

Caca marica ada di kampung baru


Di atas adalah lagu-lagu daerah di Indonesia yang berasal dari bermacam-macam provinsi. Beberapa di antaranya merupakan lagu-lagu tradisional klasik yang sering dinyanyikan oleh anak-anak dan sebagian besar orang Indonesia tumbuh dewasa dengan lagu-lagu ini. Sebenarnya masih banyak sekali lagu-lagu yang tidak saya sebutkan dan ini hanyalah sebagian yang sangat kecil dari banyak lagu tersebut mengingat Indonesia terdiri dari 33 provinsi dan 13466 pulau. Meski banyak lagu pop Indonesia yang bagus dan populer, ada kalanya kita mengingat kembali pada budaya tradisional murni Nusantara. Saya harap dari beberapa lagu tradisional di atas dapat membuat Anda semakin ingin mengetahui tentang budaya Indonesia dan bagi warga Indonesia agar semakin mencintai budaya dalam negeri yang tak kalah menarik dengan budaya asing. Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang